<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz &#187; windows</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/tag/windows/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 02:55:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Menginstall ADB (Android Debug Bridge)</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/menginstall-adb-android-debug-bridge.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/menginstall-adb-android-debug-bridge.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2010 04:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[*NIX]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[ADB atau Android Debug Bridge adalah alat yang diciptakan oleh pengembang Android untuk mempermudah mengelola perangkat Android atau Emulator Android. ADB sebuah tools client &#8211; server dimana ADB akan berjalan dikomputer anda dan kemudian setelah ADB berjalan, anda bisa melakukan koneksi ke client (disini bisa perangkat Android atau Emulator Android) untuk kemudian melakukan banyak perintah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ADB atau Android Debug Bridge adalah alat yang diciptakan oleh pengembang Android untuk mempermudah mengelola perangkat Android atau Emulator Android.</p>
<p>ADB sebuah tools client &#8211; server dimana ADB akan berjalan dikomputer anda dan kemudian setelah ADB berjalan, anda bisa melakukan koneksi ke client (disini bisa perangkat Android atau Emulator Android) untuk kemudian melakukan banyak perintah. Maaf apabila pengertian saya mengenai posisi client-server masih agak rancu, silahkan baca-baca lebih lengkap di</p>
<blockquote><p>http://developer.android.com/guide/developing/tools/adb.html</p></blockquote>
<p>Sekarang langkah-langkah untuk menginstall ADB.</p>
<p>Pertama silahkan download Android SDK dari link berikut.</p>
<blockquote><p>http://developer.android.com/sdk/index.html</p></blockquote>
<p>Sesuaikan dengan Operating System anda, kemudian Install seperti anda menginstall aplikasi-aplikasi yang lain baik itu di Windows, Linux atau OS X.</p>
<p>Setelah diinstall anda akan mendapatkan satu folder bernama android-sdk-xxxxx dimana xxxxx adalah nama operating system anda.</p>
<p>Sekarang supaya anda tidak harus memanggil full path setiap kali mau menggunakan ADB kita masukan PATH dimana ADB berada ke system environment kalau di Windows atau export PATH kalau di *nix.</p>
<p>di Windows 7 anda klik Computer -&gt; Properties -&gt;  pilih Advanced System Setting -&gt; Klik Environment Variables -&gt; Pilih PATH -&gt;dan klik Edit</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/system.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-570" title="system" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/system-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/system-properties.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-569" title="system properties" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/system-properties-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/envariables.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-567" title="envariables" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/envariables-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/path.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-568" title="path" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/path-300x128.jpg" alt="" width="300" height="128" /></a></p>
<p>Kemudian anda tambahkan Path menuju android sdk di saya lokasi nya adalah <strong>C:\android-sdk-windows\tools</strong> dan ingat setiap path dibatasi dengan ; (titik koma) jadi apabila path tadi disisipkan dibagian awal maka yang anda ketikan adalah <strong>C:\android-sdk-windows\tools;</strong></p>
<p>Close dengan klik tombol OK dan seterusnya.</p>
<p>Untuk menjalankan ADB di Windows anda tinggal klik start -&gt; run &#8211; dan ketikan cmd kemudian enter.</p>
<p>Apabila tidak menjalankan prosedur diatas setiap kali anda mau menjalankan perintah adb anda harus mengetikan full path c:\android-sdk-windows\tools\adb.exe cukup panjang kan? nah sekarang setelah prosedur diatas dilakukan maka anda bisa mengetikan <strong>adb</strong> dimana saja dan hasilnya sama seperti mengetikan full path.</p>
<p>Untuk di Linux dan OS X cara memasukan path paling gampang memang dengan perintah export PATH cara nya bisa dengan mengetikan langsung</p>
<blockquote><p>export PATH=$PATH:/home/Giest/android-sdk/tools</p></blockquote>
<p>Sesuaikan path nya dengan lokasi android sdk yang anda miliki, tetapi perintah export tersebut hanya berjalan sementara, setiap kali restart PATH tersebut akan kembali hilang dan harus diketikan kembali.</p>
<p>Supaya permanen untuk satu user tertentu silahkan edit file .bash_profile di folder home user anda dan masukan path tersebut.</p>
<p>Ok sekarang anda sudah menginstall Android SDK dan selanjutnya adalah memastikan bahwa USB debugging sudah berjalan.</p>
<p>Klik tombol Menu -&gt; Pilih Settings -&gt; Pilih Applications -&gt; Development -&gt;dan klik USB debugging.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112750.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-572" title="SC20101031-112750" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112750-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112758.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-573" title="SC20101031-112758" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112758-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112807.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-574" title="SC20101031-112807" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/10/SC20101031-112807-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Setelah posisi USB debugging di ceklist silahkan untuk kembali ke home screen dengan tombol escape.</p>
<p>Selanjutnya adalah menyambungkan devices dengan komputer.</p>
<p>Ketika pertama kali dipasang anda akan diminta untuk menginstall Driver. Caranya tentu berbeda-beda. Saya menggunakan Galaxy S dan Galaxy Spica cara yang saya lakukan cukup dengan menginstall software bawaan Samsung yang bernama KiES. Untuk merk lain caranya pasti berbeda silahkan gunakan Google untuk lengkap nya.</p>
<p>Demikan tahap persiapan penggunaan ADB sudah selesai.</p>
<p>Tadinya saya akan membuat artikel ini sampai penggunaan tetapi ternyata jadinya terlalu panjang.</p>
<p>Untuk penggunaan ADB disambung di Artikel http://www.giest.org/gadget/menggunakan-adb-android-debug-bridge.html</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/menginstall-adb-android-debug-bridge.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Windows 7 cukup oke lah..</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 03:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama rasanya saya tidak menggunakan OS Keluaran Microsoft. Terakhir saya pakai sekitar tahun 2005 yang karena alasan ingin merasakan bekerja sehari-hari dengan OS berbasis Linux akhirnya merelakan Laptop di format dan diinstall Mandriva dan kemudian keterusan dengan Ubuntu sampai beberapa bulan yang lalu. Saya sama sekali tidak pernah merasakan bekerja dengan menggunakan Windows Vista, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama rasanya saya tidak menggunakan OS Keluaran Microsoft. Terakhir saya pakai sekitar tahun 2005 yang karena alasan ingin merasakan bekerja sehari-hari dengan OS berbasis Linux akhirnya merelakan Laptop di format dan diinstall Mandriva dan kemudian keterusan dengan Ubuntu sampai beberapa bulan yang lalu.</p>
<p>Saya sama sekali tidak pernah merasakan bekerja dengan menggunakan Windows Vista, Bahkan ketika tetangga minta tolong untuk memperbaiki setting jaringan di komputer nya saya harus muter-muter mencari cara untuk setting jaringan yang ternyata susaaaah banget.</p>
<p><span id="more-461"></span></p>
<p>Saya bukan orang yang fanatik dengan OS, jadi ketika Microsoft meluncurkan Windows 7 dan kemudian banyak sekali review yang menyatakan bahwa OS ini cukup bagus maka saya pun tergerak untuk mencari &#8220;Bajakan nya&#8221; <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sudah cukup banyak review tentang fitur-fitur baru di Windows 7, Saya tidak akan ikut-ikutan memberikan list apa yang baru di windows 7 saya hanya ingin menceritakan apa pendapat saya setelah saya menginstall dan menggunakan Windows 7 selama kurang lebih 3 hari.</p>
<p>1. Installasi cukup (sangat) Mudah kecuali pada kejadian saya dihadapkan dengan layar hitam dengan keterangan BIOS komputer saya tidak support ACPI. Informasi yang cukup menarik karena ternyata saya lupa meng enable kan kembali ACPI setelah sebelumnya men disable kan ACPI untuk installasi Hackintosh.</p>
<p>2. Waktu installasi cukup cepat untuk ukuran OS baru karena dengan ditinggal nonton Naruto pada saat jeda iklan yang ke dua installasi sudah selesai.</p>
<p>3. Setting awal untuk login dan Password dibuat cukup menyenangkan dan tidak pakai Ribet semua berjalan lancar.</p>
<p>4. Ketika pertama kali login, tampilan nya tidak terlalu wah, karena saya sudah cukup terbiasa dengan Windows XP, maka ketika melihat Windows 7 rasanya ya biasa-biasa saja.</p>
<p>5. Efek-efek ketika minimize dan maksimize windows jelas tidak membuat saya kagum karena saya sudah lama banget merasakan efek seperti itu di Linux dengan Compiz Fussion nya.</p>
<p>6. Kelebihan utama Windows 7 dibanding Vista menurut saya ada pada sisi kompatibilitas dengan driver-driver untuk Windows XP. Kalau di Vista komputer saya ngadat karena banyak driver yang tidak dikenal dan tidak bisa menggunakan driver Windows XP maka di Windows 7 untuk device yang tidak otomatis terinstall driver nya maka saya cukup menggunakan driver Windows XP dan semuanya berjalan lancar.</p>
<p>7. Saya merasa Windows 7 terasa seringan XP, dengan spek komputer yang tetap dan agak Jadul, Windows 7 bisa meluncur dengan mulus.</p>
<p>8. APM bisa berfungsi dengan optimal, ini kali pertama saya menggunakan OS yang mampu hibernate sampai mematikan Processor AMD Athlon X2 lengkap dengan kipas nya di komputer saya. Sebelumnya ketika hibernate selalu saja kipas-kipas masih aktif berputar. Sementara pada Windows 7 ini, kondisi Komputer seperti Mati total. Ketika pertama kali melihat saya menganggap komputer mati karena Listrik padam atau ada yang dengan sengaja men shutdown komputer.</p>
<p>9. Tidak banyak aplikasi yang sudah saya install di komputer ini, tapi sejauh ini tidak ada aplikasi yang biasa saya pakai yang tidak bisa diinstall di Windows 7.</p>
<p>Saya rasa segitu dulu pengalaman saya dengan Windows 7, walaupun disana sini kelihatan banget banyak mengambil ide-ide dari OS yang lain (Mac OS X dan Linux) tapi paling tidak Microsoft tidak kembali melakukan blunder seperti ketika mengeluarkan Windows ME dan Windows Vista.</p>
<p>Dan sangat pantas apabila sambutan produsen dan pengguna komputer di dunia cukup antusias dengan Windows 7 Ini. Kalau saya sudah bosan dengan OS X dan Linux bukan tidak mungkin saya akan melirik Windows 7.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NTLDR is Missing</title>
		<link>http://www.giest.org/microsoft/ntldr-is-missing.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/microsoft/ntldr-is-missing.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 15:51:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Anda para penggemar windows, mungkin pernah mengalami dimana ketika komputer anda dinyalakan malah muncul tulisan NTLDR missing. Padahal anda ngga ngerasa berbuat apa-apa yang bisa bikin komputer anda bertingkah aneh seperti itu. Dulu yang saya lakukan hanyalah install ulang. Karena komputer dengan NTLDR missing biasanya ketika kita coba masukan CD installer windows pilihan untuk memperbaiki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda para penggemar windows, mungkin pernah mengalami dimana ketika komputer anda dinyalakan malah muncul tulisan NTLDR missing. Padahal anda ngga ngerasa berbuat apa-apa yang bisa bikin komputer anda bertingkah aneh seperti itu.</p>
<p>Dulu yang saya lakukan hanyalah install ulang. Karena komputer dengan NTLDR missing biasanya ketika kita coba masukan CD installer windows pilihan untuk memperbaiki windows gak ada.</p>
<p>Tapi setelah bosan dengan install ulang beberapa kali yang tentu saja kalau windows nya di install ulang, banyak aplikasi yang juga harus di install ulang (ces bilang cape deeeee).</p>
<p><span id="more-183"></span></p>
<p>Ok ini beberapa trik untuk mengatasi masalah NTLDR Missing di windows 2000 / XP.<br />
<strong>WINDOWS 2000.</strong></p>
<p>Untuk Win2k pekerjaan nya agak ribet karena anda harus boot dari disket, tapi gimana lagi sementara yang saya tahu cuman ini caranya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<ul>
<li>Bikin satu bootable disket (tau kan caranya?)</li>
<li>Bikin file boot.ini dengan text editor kesayangan anda isi nya kira-kira seperti ini.</li>
</ul>
<pre lang="html">[boot loader]
timeout=30
default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT
[operating systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINNT="Microsoft Windows 2000 Professional" /fastdetect</pre>
<ul>
<li>Copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari computer yang lain (Win2k yang gak ada masalah tentunya). Biasanya file-file ini dalam keadaan hiden jadi untuk melihat dan kemudian mengcopy nya anda perlu merubah option view.</li>
<li>Boot dengan disket tersebut</li>
<li>Copy file NTLDR dan NTDETECT.COM ke drive C komputer yang tidak boot.</li>
</ul>
<pre lang="html">A:
copy ntldr c:
copy ntdetect.com c:</pre>
<ul>
<li>Keluarkan floppy drive dan reboot.</li>
<li>Berdo’a mudah-mudahan gak error lagi</li>
<li>Selesai</li>
</ul>
<p><strong>WINDOWS XP</strong><br />
Mengatasi masalah NTLDR Missing di windows XP sedikit lebih mudah karena Win XP memiliki opsi repair dalam bootable installer CD nya jadi gak perlu bikin-bikin boot disket. Yang harus anda lakukan adalah</p>
<ul>
<li>Set bios komputer anda supaya first boot nya adalah CD drive.</li>
<li>Masukan CD Installer Windows XP anda, Kemana??? tentu saja ke CDROM/DVDROM Drive bukan ke tempat yang lain.</li>
<li>Boot komputer anda</li>
<li>Ketika pilihan press anykey to boot from CD silahkan pijit tombol apa saja, tapi ingat tombol yang ada di keyboard ya bukan tombol kamera digital anda apalagi tombol HP.</li>
<li>Setelah masuk ke setup menu, nanti ada pilihan untuk tekan R untuk repair, anda tekan huruf R di keyboard anda untuk masuk ke Repair command line.</li>
<li>Ketika masuk tunggu sebentar jangan langsung enter kecuali kalau anda ingin reboot <img class="wp-smiley" src="http://web.archive.org/web/20080214144516/http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif" alt=":P" /></li>
<li>Apabila ditanyakan system mana yang mau anda perbaiki biasanya ada pilihan nomor 1 C:\Windows seperti itu pilih 1 dan enter.</li>
<li>Nanti anda akan ditanyakan password Administrator komputer anda silahkan di isi dan  enter</li>
<li>Setelah berhasil login silahkan copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari CD installer anda. Sebelumnya pastikan dulu apa nama drive CD/DVD anda. Saya contohkan disini bernama E:</li>
</ul>
<pre lang="html">copy e:\i386\ntldr c:\
copy e:\i386\ntdetect.com c:\</pre>
<ul>
<li>Apabila sudah selesai silahkan keluar dari editor dan restart komputer anda</li>
<li>Jangan lupa untuk set boot order anda menjadi Harddisk pertama.</li>
<li>Selesai.</li>
</ul>
<p>Mudah-mudahan dengan tutorial ini anda bisa semakin tidak sering memformat komputer anda setiap kali ada masalah.</p>
<pre lang="html"></pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/microsoft/ntldr-is-missing.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>151</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

