<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz &#187; ubuntu</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/tag/ubuntu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2010 04:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Ubuntu 9.04 Countdown</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-904-countdown.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-904-countdown.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 07:34:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 23 April 2009 Ubuntu 9.04 direncanakan akan resmi di release. Ada beberapa fitur yang saya tunggu di versi tersebut, diantaranya adalah : 1. X.org versi terbaru yang mudah-mudahan bisa memperbaiki permasalahan grafis di ATI Radeon X1600 Mobility saya. 2. Improved Multiple Monitor Support, biar bisa enak nonton pake Projektor atau TV Gede yang selama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 23 April 2009 Ubuntu 9.04 direncanakan akan resmi di release.</p>
<p><iframe src="http://www.ubuntu.com/files/countdown/904/countdown-9.04-1/countdown.html" width="180" height="150" frameborder="0" scrolling="no" name="ubuntucountdown"><a href="http://www.ubuntu.com/"><img src="http://www.ubuntu.com/files/countdown/904/countdown-9.04-1/00.png" alt="Ubuntu 9.04 - on desktops, netbooks, servers and in the cloud" width="180" height="150" border="0" /></a></iframe></p>
<p><span id="more-411"></span><br />
Ada beberapa fitur yang saya tunggu di versi tersebut, diantaranya adalah :</p>
<p>1. X.org versi terbaru yang mudah-mudahan bisa memperbaiki permasalahan grafis di ATI Radeon X1600 Mobility saya.</p>
<p>2. Improved Multiple Monitor Support, biar bisa enak nonton pake Projektor atau TV Gede yang selama ini harus restart setiap kali dipasang monitor tambahan.</p>
<p>3. New Style Notification, dari demo nya sepertinya asik notifikasi nya.. tapi gak tau apakah setelah di pakai nanti bermanfaat atau malah mengganggu.</p>
<p>4. Boot performance, ini yang paling penting. Ubuntu 8.10 yang sekarang saya pakai kalau boot lamaaaaaaa banget. Mudah-mudahan di versi 9.04 bisa ada perbaikan yang signifikan.</p>
<p>5. Gnome versi terbaru 2.26, mudah-mudahan ada sesuatu yang baru disini.</p>
<p>Rencana nya apabila versi ini sudah resmi di release, sudah waktu nya saya re install ni laptop <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sudah dari Ubuntu 7.04 gak pernah install ulang yang artinya sudah hampir 2 tahun hanya upgrade dan upgrade saja. Supaya lebih segar dan lebih mak nyossss&#8230;</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Fubuntu-904-countdown.html&amp;t=Ubuntu%209.04%20Countdown" id="facebook_share_both_411" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_411') || document.getElementById('facebook_share_icon_411') || document.getElementById('facebook_share_both_411') || document.getElementById('facebook_share_button_411');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_411') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	<center><script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28399" type="text/javascript"></script></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-904-countdown.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Network Printing di Ubuntu</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/network-printing-di-ubuntu.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/network-printing-di-ubuntu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 07:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Share printer di Ubuntu ternyata tidak sesusah yang dibayangkan. Cukup beberapa kali klik printer langsung bisa di share, dan cukup beberapa kali klik juga kita sudah bisa menggunakan printer yang di share. Gak kalah deh sama windows, dan berikut ini langkah-langkah nya. Pertama contoh gambar yang saya berikan adalah gambar-gambar dari Ubuntu 8.10 beberapa menu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Share printer di Ubuntu ternyata tidak sesusah yang dibayangkan. Cukup beberapa kali klik printer langsung bisa di share, dan cukup beberapa kali klik juga kita sudah bisa menggunakan printer yang di share.</p>
<p>Gak kalah deh sama windows, dan berikut ini langkah-langkah nya.</p>
<p><span id="more-300"></span>Pertama contoh gambar yang saya berikan adalah gambar-gambar dari Ubuntu 8.10 beberapa menu di versi ubuntu terdahulu sedikit berubah tata letak nya. Tetapi inti nya tetap sama saja asalkan anda rajin mencari pasti ketemu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Setting Print Server</strong></p>
<p>Ok di PC yang akan dijadikan print server atau PC yang printer langsung terhubung silahkan buka</p>
<p><strong>System -&gt; Administration -&gt; Printing</strong></p>
<p>Nanti akan muncul tampilan seperti berikut (Tampilan list printer yang terdaftar akan berbeda di tiap komputer)</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/printer-configuration-localhost.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-medium wp-image-301" title="printer-configuration-localhost" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/printer-configuration-localhost-300x133.png" alt="printer-configuration-localhost" width="300" height="133" /></a></p>
<p>Kemudian klik <strong>Server -&gt; Settings </strong>sehingga muncul menu seperti berikut</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/basic-print-server-settings.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-medium wp-image-302" title="basic-print-server-settings" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/basic-print-server-settings-300x183.png" alt="basic-print-server-settings" width="300" height="183" /></a></p>
<p>Silahkan klik opsi-opsi yang anda perlukan, Biasanya kalau tidak tahu apa yang harus di klik saya akan klik semua kecuali menu Save debugging information for troubleshooting.</p>
<p>Setelah menekan tombol OK print server anda sudah siap untuk dipakai (gampang ya? ya gampang banget <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><strong>Setting Client</strong></p>
<p>Setelah selesai setting server sekarang kita lakukan setting client.</p>
<p>Bukalah menu administrasi printing dengan meng klik <strong>System -&gt; Administration -&gt; Printing</strong></p>
<p>Tampilan yang muncul seperti ini (sama seperti diatas)</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/printer-configuration-localhost.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-medium wp-image-301" title="printer-configuration-localhost" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/printer-configuration-localhost-300x133.png" alt="printer-configuration-localhost" width="300" height="133" /></a></p>
<p>Dibawah tulisan Server terdapat button silahkan anda klik button tersebut sampai kemudian muncul tampilan seperti berikut</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/new-printer.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-medium wp-image-304" title="new-printer" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/new-printer-300x273.png" alt="new-printer" width="300" height="273" /></a></p>
<p>Biasanya secara otomatis Ubuntu akan mencari print server yang aktif dalam jaringan kita sehingga akan langsung muncul list seperti diatas. Kita tinggal klik printer yang mana yang mau dipakai.</p>
<p>Tetapi apabila print server yang kita inginkan berada di ip yang beda subnet silahkan anda klik menu <strong>Internet Printing Protocol (IPP) </strong>kemudian anda masukan IP address dari print server yang anda tuju. kemudian pilih verify.</p>
<p>Ok karena ditempat saya sudah langsung muncul sekarang saya tinggal klik <strong>verify</strong> dan berikut ini hasilnya.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/print-share-verified.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-full wp-image-305" title="print-share-verified" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/print-share-verified.png" alt="print-share-verified" width="283" height="131" /></a></p>
<p>Selanjutnya klik Close dan dilanjutkan dengan meng klik <strong>Forward</strong></p>
<p>Berikut nya adalah halaman konfirmasi seperti dibawah ini</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/new-printer-confirm.png" rel="lightbox"><img class="alignnone size-medium wp-image-306" title="new-printer-confirm" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/new-printer-confirm-300x273.png" alt="new-printer-confirm" width="300" height="273" /></a></p>
<p>Rasanya disini menu nya sudah cukup mudah tinggal isi atau kalau males langsung saja klik <strong>Apply</strong> dan selesai.</p>
<p>Silahkan test printer yang baru saja anda install.</p>
<p>Selamat mencoba dan jangan menyerah <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Fnetwork-printing-di-ubuntu.html&amp;t=Network%20Printing%20di%20Ubuntu" id="facebook_share_both_300" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_300') || document.getElementById('facebook_share_icon_300') || document.getElementById('facebook_share_both_300') || document.getElementById('facebook_share_button_300');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_300') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	<center><!-- Begin: KlikSaya.com -->
<script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=14537" type="text/javascript">
</script>
<!-- End: KlikSaya.com -->
</center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/network-printing-di-ubuntu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Optimalisasi Ubuntu dengan Ubuntu Tweak</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/optimalisasi-ubuntu-dengan-ubuntu-tweak.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/optimalisasi-ubuntu-dengan-ubuntu-tweak.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 16:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Ubuntu memang linux for human being. Tetapi tetap saja tidak ada OS yang sempurna, tweaking dan penambahan aplikasi jelas merupakan sebuah keharusan. Ubuntu tidak datang dengan codec multi media yang sering dipakai seperti MP3. Ubuntu juga memiliki repository yang sangat banyak yang sayang nya saking banyaknya repository tersebut, jadi agak menyusahkan untuk pemula seperti saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ubuntu memang linux for human being. Tetapi tetap saja tidak ada OS yang sempurna, tweaking dan penambahan aplikasi jelas merupakan sebuah keharusan.<br />
Ubuntu tidak datang dengan codec multi media yang sering dipakai seperti MP3. Ubuntu juga memiliki repository yang sangat banyak yang sayang nya saking banyaknya repository tersebut, jadi agak menyusahkan untuk pemula seperti saya dalam mencari mana repository yang penting untuk di tambahkan dan mana yang tidak.<br />
Ubuntu Tweak mempermudah semua hal di atas termasuk tweaking desktop system dan start up.<br />
Berhubung Ubuntu Tweak sudah dibuat sedemikian mudah nya untuk di pakai saya hanya akan menuliskan langkah-langkah installasi dan sedikit review mengenai menu-menu nya.<br />
<span id="more-286"></span><br />
Seperti biasa langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memasukan repository Ubuntu Tweak kedalam sources.list.<br />
Caranya sebagai berkut:</p>
<pre lang="bash">sudo pico /etc/apt/sources.list</pre>
<p>Edit config dan tambahkan baris berikut</p>
<pre lang="config">deb http://ppa.launchpad.net/tualatrix/ubuntu intrepid main
deb-src http://ppa.launchpad.net/tualatrix/ubuntu intrepid main</pre>
<p>Simpan dan update source dengan command</p>
<pre lang="bash">sudo apt-get update</pre>
<p>Setelah selesai silahkan install ubuntu tweak dengan command</p>
<pre lang="bash">sudo apt-get install ubuntu-tweak</pre>
<p>Ok setelah selesai installasi anda kembali ke desktop anda yang indah <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  kemudian masuk ke menu <strong>Application -&gt; System Tools -&gt; Ubuntu Tweak</strong></p>
<p>Anda akan dihadapkan pada tampilan seperti berikut ini</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-287" title="ubuntu-tweak-040-8" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/ubuntu-tweak-040-8-300x210.png" alt="ubuntu-tweak-040-8" width="300" height="210" /></p>
<p>Seperti yang anda lihat anda akan menemukan Menu Application, Startup, Desktop,  Personal dan System.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-288" title="ubuntu-tweak-040-2" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/ubuntu-tweak-040-2-300x211.png" alt="ubuntu-tweak-040-2" width="300" height="211" /></p>
<p>Pada Menu Application anda akan menemukan menu <strong>Add Remove</strong>, dimana disini anda akan menemukan installer dan de installer aplikasi yang lebih asik daripada bawaan asli Ubuntu.</p>
<p>Kemudian <strong>Source Editor</strong> yang akan mempermudah anda untuk melakukan editing source.list tanpa harus masuk shell terlebih dahulu.</p>
<p>Yang paling menarik adalah <strong>Third Party Sources</strong> yang memberikan kemudahan untuk anda menginstall aplikasi-aplikasi pihak ketiga yang tidak dibawa dalam paket Ubuntu Default seperti:</p>
<ul>
<li>Medibuntu (Kumpulan Codec multimedia seperti support untuk menjalankan file .mp3 dan lain sebagainya)</li>
<li>AWN (Avant Window Navigator) Menu Dock mirip Mac OS X</li>
<li>Firefox terbaru</li>
<li>Wine</li>
<li>Google Repository</li>
<li>Banshee dan lain-lain</li>
</ul>
<p>Kemudian <strong>Package Cleaner</strong> yang bisa membantu anda membersihkan sisa-sisa installer yang memenuhi harddisk.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-289" title="ubuntu-tweak-040-3" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/ubuntu-tweak-040-3-300x210.png" alt="ubuntu-tweak-040-3" width="300" height="210" /></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-290" title="ubuntu-tweak-040-4" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/ubuntu-tweak-040-4-300x210.png" alt="ubuntu-tweak-040-4" width="300" height="210" /></p>
<p>Untuk Menu <strong>Startup</strong> anda bisa menemukan cara mengatur aplikasi apa saja yang otomatis dijalankan ketika startup. Dengan pilihan yang tepat bisa membuat system anda berjalan lebih cepat.</p>
<p>Kemudian untuk menu <strong>Desktop</strong> banyak sekali opsi yang bisa anda tweak. Diantaranya</p>
<ul>
<li>Menempatkan atau menghilangkan ikon-ikon tertentu dari desktop</li>
<li>Anda bisa menginstall screenlet atau desktop effect dengan beberapa klik saja</li>
<li>Mengatur tampilan window</li>
<li>Mengatur Compiz</li>
<li>Atau merubah Icon Menu</li>
</ul>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-291" title="ubuntu-tweak-040-5" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/12/ubuntu-tweak-040-5-300x210.png" alt="ubuntu-tweak-040-5" width="300" height="210" /></p>
<p>Pada Menu <strong>Personal</strong> anda bisa menemukan</p>
<ul>
<li>Cara merubah default path untuk folder-folder istimewa seperti Document, Video, Pictures dll</li>
<li>Memanage default template</li>
<li>Memanage script</li>
<li>dan yang paling mengasikan adalah anda bisa mengkostumisasi tombol-tombol short cut supaya anda bisa bekerja lebih cepat.</li>
</ul>
<p>Kemudian untuk menu <strong>System</strong> anda akan disugui menu untuk mengatur system seperti</p>
<ul>
<li>Mengasosiasikan file-file tertentu dengan aplikasi tertentu pula misal Video dengan Mplayer sehingga ketika anda klik file Video .mpg akan otomatis dibuka oleh Mplayer</li>
<li>Mengatur file browser</li>
<li>Mengatur ukuran thumbnail</li>
<li>Mengatur Power Management supaya komputer anda lebih hemat listrik</li>
<li>Dan anda juga bisa mengatur beberapa feature yang dianggap berbahaya supaya tidak jalan secara default.</li>
</ul>
<p>Kira-kira seperti itu gambaran mengenai Ubuntu Tweak. Saya yakin anda akan mudah mempelajari dan mengoperasi kan nya.</p>
<p>Jadi tinggal coba-coba saja dan jangan lupa. Selalu baca petunjuk yang ada.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Foptimalisasi-ubuntu-dengan-ubuntu-tweak.html&amp;t=Optimalisasi%20Ubuntu%20dengan%20Ubuntu%20Tweak" id="facebook_share_both_286" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_286') || document.getElementById('facebook_share_icon_286') || document.getElementById('facebook_share_both_286') || document.getElementById('facebook_share_button_286');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_286') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/optimalisasi-ubuntu-dengan-ubuntu-tweak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Pemakaian &#8216;WGET&#8217;</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/panduan-pemakaian-wget.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/panduan-pemakaian-wget.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 18:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[*NIX]]></category>
		<category><![CDATA[command]]></category>
		<category><![CDATA[console]]></category>
		<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[wget adalah salah satu aplikasi favorit saya untuk urusan download mendownload. Banyak fitur yang dimiliki dan yang pasti sangat ringan. Tapi kadang saya sendiri suka lupa apa saja opsi yang bisa dipakai ketika kita mendownload. Oleh karena itu saya catat disini biar tidak lupa. wget tidak selalu secara default terinstall secara langsung. Kadang anda perlu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wget adalah salah satu aplikasi favorit saya untuk urusan download mendownload.<br />
Banyak fitur yang dimiliki dan yang pasti sangat ringan.<br />
Tapi kadang saya sendiri suka lupa apa saja opsi yang bisa dipakai ketika kita mendownload. Oleh karena itu saya catat disini biar tidak lupa.<br />
<span id="more-232"></span></p>
<p>wget tidak selalu secara default terinstall secara langsung. Kadang anda perlu menginstall nya secara manual terlebih dahulu sebelum aplikasi ini bisa dipakai.</p>
<p>Untuk anda pengguna bsd wget bisa ditemukan di /usr/ports/ftp/wget silahkan langsung saja di install <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  </p>
<p>- Mendownload secara langsung tanpa embel-embel option apapun</p>
<pre lang="bash">wget http://www.webtujuan.com/namafile.exe
wget ftp://ftpserver.com/namafile.exe</pre>
<p>- mendownload satu web secara langsung (recursive) kalau anda pengen punya backup web orang di harddisk anda sendiri</p>
<pre lang="bash">wget -r http://www.webtujuan.com</pre>
<p>- mengaktifkan mode continue biar bisa dilanjutkan kalau download terhenti</p>
<pre lang="bash">wget -c http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- mengaktifkan mode background biar kalau akses shell nya secara remote apabila kita disconnect download tetap jalan</p>
<pre lang="bash">wget -b http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- Mengaktifkan jumlah percobaan mendownload bisa dipake untuk web yang sering down, koneksi lemot dan sering mati atau bisa juga apabila anda tidak ingin wget mencoba terlalu sering</p>
<pre lang="bash">wget --tries=10 http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>contoh diatas akan mencoba mendownload namafile.exe sebanyak 10kali percobaan kalo udah 10 kali gagal maka berhenti. atau kalau anda mau paksakan download walau ada keterangan koneksi di refuse pake option ini</p>
<pre lang="bash">wget --retry-connrefused http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- Mendownload hanya file terbaru (atau yang lebih baru) dari file yang sudah ada di local dimana disini akan diperiksa dulu apakah file target lebih baru atau tidak.</p>
<pre lang="bash">wget -N http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- membatasi download pada speed tertentu misal 32kbps</p>
<pre lang="bash">wget --limit-rate=32k http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- mendownload dari web / ftp server yang diproteksi dengan password</p>
<pre lang="bash">wget --http-user=USERNAME --http-password=PASSWORDNYA http://www.webtujuan.com/namafile.exe
wget --ftp-user=USERNAME --ftp-password=PASSWORDNYA http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- Mendownload melalui proxy (tanpa di set secara langsung di wgetrc)</p>
<pre lang="bash">wget --proxy-user=USERNAME --proxy-password=PASSWORDNYA http://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- mendownload lewat https tanpa harus cek certificate nya dulu</p>
<pre lang="bash">wget --no-check-certificate https://www.webtujuan.com/namafile.exe</pre>
<p>- membuat mirror dari sebuah ftp server</p>
<pre lang="bash">wget -m ftp://ftp.webtujuan.com
wget -r -N -l inf --no-remove-listing ftp://ftp.webtujuan.com</pre>
<p>seluruh opsi diatas bisa digabungkan dan supaya lebih enak silahkan gabungkan opsi-opsi yang tidak memerlukan argumen disusul dengan opsi yang memerlukan argumen contoh</p>
<pre lang="bash">wget -Nbrc --http-user=USERNAME --http-password=PASSWORDNYA http://www.webtujuan.com -o lognya</pre>
<p>Kira-kira gitu saja tentang wget <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Fpanduan-pemakaian-wget.html&amp;t=Panduan%20Pemakaian%20%27WGET%27" id="facebook_share_both_232" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_232') || document.getElementById('facebook_share_icon_232') || document.getElementById('facebook_share_both_232') || document.getElementById('facebook_share_button_232');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_232') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/panduan-pemakaian-wget.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengaktifkan VPN di Ubuntu 8.10</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/mengaktifkan-vpn-di-ubuntu-810.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/mengaktifkan-vpn-di-ubuntu-810.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 07:33:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang sudah diketahui salah satu perubahan yang terdapat pada Ubuntu 8.10 adalah network manager. Fasilitas tambahan yang terdapat pada network manager baru ini adalah kemudahan untuk mengakses VPN. Tetapi sayang sekali VPN di Ubuntu 8.10 ini tidak secara default membawa aplikasi untuk konek ke VPN server ketika anda coba untuk configure VPN client anda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti yang sudah diketahui salah satu perubahan yang terdapat pada Ubuntu 8.10 adalah network manager.</p>
<p>Fasilitas tambahan yang terdapat pada network manager baru ini adalah kemudahan untuk mengakses VPN.</p>
<p>Tetapi sayang sekali VPN di Ubuntu 8.10 ini tidak secara default membawa aplikasi untuk konek ke VPN server ketika anda coba untuk configure VPN client anda, anda sama sekali tidak bisa melakukan click tombol add.</p>
<p><span id="more-172"></span></p>
<p>Untuk mengaktifkan tombol Add, anda harus terlebih dahulu menginstall aplikasi vpn client dengan cara.</p>
<p>Klik Application =&gt; Add / Remove</p>
<p>Sampai muncul gambar seperti dibawah ini.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/11/ubuntuvpn-addremove.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-176" title="ubuntuvpn-addremove" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/11/ubuntuvpn-addremove-300x224.png" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>Kemudian pada pop up Show, anda pilih All available application.</p>
<p>baru kemudian searc dengan keyword <strong>vpn</strong> atau <strong>vpn connection</strong></p>
<p>Selanjutnya anda centang aplikasi yang ingin anda install (sesuaikan dengan keperluan).</p>
<p>Sedikit tips:</p>
<p>vpn yang biasa di pakai (termasuk vpn dengan server mikrotik) biasanya menggunakan pptp sehingga yang harus anda pilih adalah PPTP vpn Connection Manager.</p>
<p>Setelah anda centang aplikasi yang anda inginkan sekarang klik <strong>Apply Changes</strong></p>
<p>dan akan otomatis menginstall aplikasi tersebut.</p>
<p>Sekarang VPN manager yang terdapat pada Network Manager sudah bisa dipakai.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/11/ubuntuvpn-add.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-174" title="ubuntuvpn-add" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/11/ubuntuvpn-add-300x249.png" alt="" width="300" height="249" /></a></p>
<p>Seperti anda lihat tombol Add sudah bisa di klik sekarang <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sebagai tambahan untuk PPTP vpn anda hanya memerlukan Login, Password dan IP dari VPN server. yang lainnya biarkan kosong kecuali Admin VPN server mengatakan harus diisi.</p>
<p>Tips tambahan:</p>
<p>untuk PPTP vpn, ketika pertama kali saya coba selalu saja failed untuk onek dengan reason <strong>no valid vpn secret</strong> padahal saya sudah yakin kalau password yang saya masukan sudah bener.</p>
<p>Untuk mengatasi nya, silahkan anda kosongkan kolom password pada VPN Manager, dan kemudian anda coba konek ke vpn server.</p>
<p>Anda akan ditanyakan Password dan silahkan isi.</p>
<p>Kira-kira begitu saja.. Maaf setelah tragedi data hilang rasa malas buat ngetik masih terus hinggap <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Fmengaktifkan-vpn-di-ubuntu-810.html&amp;t=Mengaktifkan%20VPN%20di%20Ubuntu%208.10" id="facebook_share_both_172" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_172') || document.getElementById('facebook_share_icon_172') || document.getElementById('facebook_share_both_172') || document.getElementById('facebook_share_button_172');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_172') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/mengaktifkan-vpn-di-ubuntu-810.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubuntu 8.10 CountDown</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-810-countdown.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-810-countdown.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 04:42:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda pencinta Ubuntu, release Ubuntu berikutnya (8.10) dengan name intrepid hanya tinggal menghitung hari. Di versi baru ini Ubuntu akan memberikan beberapa perbaikan dan feature yang baru yang akan membuat pengalaman anda menggunakan Linux semakin menyenangkan. Berikut ini list feature baru di Intrepid Gnome 2.24 X.org 7.4 Linux kernel 2.6.27 Encrypted Private Folder Guest [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><script src="http://www.ubuntu.com/files/countdown/display2.js" type="text/javascript"></script><br />
Bagi anda pencinta Ubuntu, release Ubuntu berikutnya (8.10) dengan name intrepid hanya tinggal menghitung hari.<br />
Di versi baru ini Ubuntu akan memberikan beberapa perbaikan dan feature yang baru yang akan membuat pengalaman anda menggunakan Linux semakin menyenangkan.</p>
<p><span id="more-154"></span><br />
Berikut ini list feature baru di Intrepid</p>
<ol>
<li>Gnome 2.24</li>
<li>X.org 7.4</li>
<li>Linux kernel 2.6.27</li>
<li>Encrypted Private Folder</li>
<li>Guest Session</li>
<li>Network Manager 0.7</li>
<li>&#8220;Last Successful Boot&#8221; Recovery entry</li>
<li>DKMS</li>
<li>Samba 3.2</li>
<li>PAM Authentication Framework</li>
<li>Totem BBC Plugin</li>
</ol>
<p>Apabila anda ingin mencicipi versi beta intrepid dan lebih mengenal apa kelebihan serta bug yang masih tersisa silahkan kunjungi <a href="http://www.ubuntu.com/testing/intrepid/beta">http://www.ubuntu.com/testing/intrepid/beta</a></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Fubuntu-810-countdown.html&amp;t=Ubuntu%208.10%20CountDown" id="facebook_share_both_154" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_154') || document.getElementById('facebook_share_icon_154') || document.getElementById('facebook_share_both_154') || document.getElementById('facebook_share_button_154');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_154') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/ubuntu-810-countdown.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HP Laserjet P1006 di Ubuntu 8.04</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/linux/hp-laserjet-p1006-di-ubuntu.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/linux/hp-laserjet-p1006-di-ubuntu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 03:01:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Printer keluaran HP memang terkenal cukup bersahabat dengan Linux, tidak terkecuali HP Laserjet P1006 yang baru saja datang ketempat saya beberapa hari yang lalu. Begitu ditancapkan langsung terdeteksi dan self configure.. Tetapi masalah baru terjadi ketika coba test print. Data yang akan di print terlihat masuk queue kemudian setelah beberapa saat list queue menghilang tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Printer keluaran HP memang terkenal cukup bersahabat dengan Linux, tidak terkecuali HP Laserjet P1006 yang baru saja datang ketempat saya beberapa hari yang lalu.</p>
<p>Begitu ditancapkan langsung terdeteksi dan self configure.. Tetapi masalah baru terjadi ketika coba test print. Data yang akan di print terlihat masuk queue kemudian setelah beberapa saat list queue menghilang tetapi printer tetap saja tidak mau bergerak untuk print.</p>
<p><span id="more-113"></span></p>
<p>Setelah cukup bingung karena kejadian ini pernah terjadi juga dengan printer Epson CX 5500 dan sampai sekarang tidak bisa diselesaikan masalahnya.</p>
<p>Akhirnya saya dapat juga solusi untuk HP Laserjet P1006 ini dan bisa dibilang hanya satu baris command saja untuk menyelesaikan masalah tersebut <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Printer HP Laserjet P1006 ternyata walaupun otomatis terdeteksi oleh Ubuntu 8.04 tetapi masih memerlukan plugin yang harus di download dari internet.</p>
<p>Oleh karena itu setelah anda memasang P1006 ke USB, selanjutnya anda ketikan</p>
<blockquote><p>sudo hp-setup</p></blockquote>
<p>Dan untuk selanjutnya anda akan diberi beberapa pertanyaan</p>
<blockquote><p>HP Linux Imaging and Printing System (ver. 2.8.2)<br />
Printer/Fax Setup Utility ver. 7.0</p>
<p>Copyright (c) 2001-7 Hewlett-Packard Development Company, LP<br />
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY.<br />
This is free software, and you are welcome to distribute it<br />
under certain conditions. See COPYING file for more details.</p>
<p>error: PyQt not installed. GUI not available. Exiting.<br />
warning: PyQt init failed. Reverting to interactive mode.<br />
(Note: Defaults for each question are maked with a &#8216;*&#8217;. Press &lt;enter&gt; to accept the default.)</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
| CHOOSE CONNECTION TYPE |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Num.        Connection  Connection Type Description<br />
Type<br />
&#8212;&#8212;&#8212;-  &#8212;&#8212;&#8212;-  &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
0*          usb         Universal Serial Bus (USB)<br />
1           net         Network/Ethernet/Wireless (direct<br />
connection or JetDirect)<br />
2           par         Parallel Port (LPT:)</p>
<p>Enter number 0&#8230;2 for connection type (q=quit, enter=usb*) ?</p>
<p>Using connection type: usb</p></blockquote>
<p>Karena saya menggunakan USB untuk menghubungkan laptop dengan P1006 maka saya cukup enter saja untuk selanjutnya dibawa ke menu berikutnya.</p>
<blockquote><p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
| DEVICE DISCOVERY |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Using device: hp:/usb/HP_LaserJet_P1006?serial=AC1B8B5</p>
<p>Setting up device: hp:/usb/HP_LaserJet_P1006?serial=AC1B8B5</p>
<p>|<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
| PLUG-IN INSTALLATION |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>A plug-in is required for this printer.<br />
An additional software plug-in is required to operate this printer. You may<br />
download the plug-in directly from HP, or, if you already have a copy, you can<br />
specify a path to the file.</p>
<p>Download plug-in from HP (recomended) or specify a path to the plug-in (d=download*, p=specify path, q=quit) ? d</p></blockquote>
<p>Saya pilih d untuk mendownload plugin yang diperlukan. Kemudian anda akan diberikan license agreement yang mau tidak mau anda harus jawab yes <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (maksa).</p>
<blockquote><p>Do you agree to the terms of this license (y=yes, n=no*, q=quit) ? y</p>
<p>Checking for network connection&#8230;<br />
Downloading configuration: [*****************************] 100%  8.0 KB<br />
Downloading plugin: [************************************] 100%  200.0 KB<br />
Installing plug-in&#8230;</p>
<p>Plug-in installation complete.</p>
<p>Downloading firmware&#8230;<br />
Done.</p></blockquote>
<p>Setelah selesai menginstall plugin yang diperlukan selanjutnya anda akan ditanya apakah anda ingin menginstall print queue tambahan untuk printer yang baru saja kita install. Saya jawab no dan selesai lah sudah proses installasi plugin tersebut.</p>
<blockquote><p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
| PRINT QUEUE SETUP |<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>warning: One or more print queues already exist for this device: HP_LaserJet_P1006.</p>
<p>Would you like to install another print queue for this device (y=yes, n=no*, q=quit) ? n</p>
<p>Done.</p></blockquote>
<p>Untuk selanjutnya silahkan mencoba <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Flinux%2Fhp-laserjet-p1006-di-ubuntu.html&amp;t=HP%20Laserjet%20P1006%20di%20Ubuntu%208.04" id="facebook_share_both_113" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_113') || document.getElementById('facebook_share_icon_113') || document.getElementById('facebook_share_both_113') || document.getElementById('facebook_share_button_113');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_113') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/linux/hp-laserjet-p1006-di-ubuntu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
