<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz &#187; installasi</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/tag/installasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2010 04:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Menginstall Aplikasi di FreeBSD</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/freebsd/menginstall-aplikasi-di-freebsd.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/freebsd/menginstall-aplikasi-di-freebsd.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 05:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[installasi]]></category>
		<category><![CDATA[shell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Di artikel-artikel sebelumnya, saya tidak pernah menjelaskan betapa mudahnya menginstall aplikasi di FreeBSD. Saya selalu beranggapan terlalu mudah sehingga tidak perlu dijelaskan lagi Tapi berhubung sedang tidak ada ide mau buat artikel apa ya sudah saya buat artikel tentang cara menginstall aplikasi di FreeBSD. FreeBSD seperti Unix Like OS yang lain bisa memberikan kebebasan menginstall [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di artikel-artikel sebelumnya, saya tidak pernah menjelaskan betapa mudahnya menginstall aplikasi di FreeBSD. Saya selalu beranggapan terlalu mudah sehingga tidak perlu dijelaskan lagi <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi berhubung sedang tidak ada ide mau buat artikel apa ya sudah saya buat artikel tentang cara menginstall aplikasi di FreeBSD.</p>
<p><span id="more-383"></span>FreeBSD seperti Unix Like OS yang lain bisa memberikan kebebasan menginstall aplikasi dari source nya langsung, tetapi cara itu terlalu umum jadi saya gak akan bahas <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  saya hanya akan bercerita tentang cara menginstall yang spesifik di FreeBSD saja.</p>
<p>Cara install aplikasi yang khusus di FreeBSD ada dua cara yaitu:</p>
<ol>
<li>Lewat koleksi Ports</li>
<li>Paket Binary</li>
</ol>
<p><strong>Cara install Aplikasi Lewat Ports</strong></p>
<p>FreeBSD memiliki koleksi Aplikasi yang sangat lengkap yang tersimpan di folder /usr/ports anda hanya perlu browse saja untuk mencari aplikasi apa yang anda inginkan.</p>
<p>Koleksi aplikasi ini harus selalu anda update dengan menggunakan <strong>cvsup</strong> supaya tetap up2date dan terhindar dari masalah bug aplikasi dan lebih terjamin keamanan nya.</p>
<p>- Mencari Aplikasi</p>
<p>Untuk mencari lokasi aplikasi yang tersedia di ports yang harus anda lakukan adalah mengetikan</p>
<pre lang="bash">whereis apache22
apache22: /usr/ports/www/apache22</pre>
<p>Contoh diatas adalah mencari lokasi apache22, dan hasilnya apache22 terdapat pada folder /usr/ports/www/apache22</p>
<p>Cara yang lain adalah dengan menggunakan echo</p>
<pre lang="bash">echo /usr/ports/*/apache22
/usr/ports/www/apache22</pre>
<p>atau apabila anda bingung dengan versi apache apa saja yang mau diinstall silahkan ketikan</p>
<pre lang="bash">echo /usr/ports/*/apache/*
/usr/ports/devel/apache-ant /usr/ports/russian/apache13 /usr/ports/russian/apache13-modssl /usr/ports/security/apache-xml-security-c /usr/ports/sysutils/apachetop /usr/ports/www/apache-contrib /usr/ports/www/apache-forrest /usr/ports/www/apache-jserv /usr/ports/www/apache-mode.el /usr/ports/www/apache13 /usr/ports/www/apache13+ipv6 /usr/ports/www/apache13-modperl /usr/ports/www/apache13-modssl /usr/ports/www/apache13-modssl+ipv6 /usr/ports/www/apache13-ssl /usr/ports/www/apache20 /usr/ports/www/apache22 /usr/ports/www/apache22-peruser-mpm</pre>
<p>maka semua yang berawalan apache akan muncul. Tampilan nya memang sedikit membingungkan, setiap satu spasi adalah satu aplikasi jadi silahkan diurutkan.</p>
<p>Kalau masih bingung juga karena yang dimunculkan hanya nama folder nya saja tetapi tidak ada keterangan nya sama sekali anda bisa menggunakan cara berikut ini</p>
<pre lang="bash">cd /usr/ports
make search name=apache13
Port:	www/apache13-fp
Moved:
Date:	2004-08-20
Reason:	Obsolete and has unfixed security vulnerabilities</pre>
<p>Diatas terlihat folder, tanggal update terakhir dan alasan yang bisa jadi pertimbangan untuk anda menginstall atau tidak aplikasi tersebut.</p>
<p>Ok sekarang anda sudah bisa mencari lokasi ports aplikasi yang anda inginkan. Sekarang kita install.<br />
Silahkan anda berpindah ke directory ports yang akan anda install</p>
<pre lang="bash">cd /usr/ports/www/nginx</pre>
<p>Untuk mengecek apakah ada opsi khusus yang bisa anda pilih anda tinggal ketikan</p>
<pre lang="bash">make config
===> No options to configure</pre>
<p>apabila muncul tulisan No options berarti tidak ada opsi khusus yang harus anda pilih. Tetapi apabila muncul layar seperti berikut<br />
<a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/01/nginx.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-384" title="nginx" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/01/nginx-300x182.jpg" alt="nginx" width="300" height="182" /></a><br />
Berarti anda bisa memilih opsi-opsi tersebut. Silahkan pergunakan panah atas bawah untuk navigasi antara opsi dan space untuk memilih.<br />
Apabila sudah selesai memilih opsi-opsi tersebut selanjutnya anda tinggal keluar dari menu dengan memilih OK dan enter.</p>
<p>Setelah selesia dengan pemilihan opsi selanjutnya anda tinggal mengetikan</p>
<pre lang="bash">make install clean</pre>
<p>dan menunggu sampai proses installasi selesai.</p>
<p><strong>Cara Install Aplikasi dari Paket Binary</strong></p>
<p>Paket Binary adalah paket aplikasi yang sudah di compile dan tidak perlu melewati proses compile ulang seperti yang dilakukan oleh ports.</p>
<p>Proses ini memiliki kelebihan:</p>
<ol>
<li>Lebih cepat karena tidak compile</li>
<li>Bisa dilakukan Offline (tidak harus tersambung ke internet)</li>
</ol>
<p>Kekurangan:</p>
<ol>
<li>Sangat mungkin terjadi kekurangan library yang mengakibatkan aplikasi tidak jalan</li>
<li>Tidak se optimal compile dari source (seperti ports) karena sangat mungkin spesifikasi hardware ketika aplikasi tersebut di compile berbeda dengan yang kita miliki.</li>
</ol>
<p>Sementara cara installasi nya sangatlah mudah. Pertama anda harus mendownload aplikasi yang diinginkan. Saya ambil contoh berikut ini dari doc FreeBSD.</p>
<pre lang="bash">ftp -a ftp2.FreeBSD.org
Connected to ftp2.FreeBSD.org.
220 ftp2.FreeBSD.org FTP server (Version 6.00LS) ready.
331 Guest login ok, send your email address as password.
230-
230-     This machine is in Vienna, VA, USA, hosted by Verio.
230-         Questions? E-mail freebsd@vienna.verio.net.
230-
230-
230 Guest login ok, access restrictions apply.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp> cd /pub/FreeBSD/ports/packages/sysutils/
250 CWD command successful.
ftp> get lsof-4.56.4.tgz
local: lsof-4.56.4.tgz remote: lsof-4.56.4.tgz
200 PORT command successful.
150 Opening BINARY mode data connection for 'lsof-4.56.4.tgz' (92375 bytes).
100% |**************************************************| 92375       00:00 ETA
226 Transfer complete.
92375 bytes received in 5.60 seconds (16.11 KB/s)
ftp> exit</pre>
<p>Baru kemudian anda install dengan command berikut</p>
<pre lang="bash">pkg_add lsof-4.56.4.tgz</pre>
<p>dan selesai <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Apabila anda malas untuk mendownload sendiri, pkg_add juga bisa mendownloadkan aplikasi yang anda inginkan untuk anda yang kemudian akan dilanjutkan dengan menginstall nya. Perintah nya seperti berikut</p>
<pre lang="bash">pkg_add -r lsof</pre>
<p>dan anda tinggal terima beres.</p>
<p>Kayaknya segitu saja yang bisa saya tulis disini. Selanjutnya silahkan mencoba.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Ffreebsd%2Fmenginstall-aplikasi-di-freebsd.html&amp;t=Menginstall%20Aplikasi%20di%20FreeBSD" id="facebook_share_both_383" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_383') || document.getElementById('facebook_share_icon_383') || document.getElementById('facebook_share_both_383') || document.getElementById('facebook_share_button_383');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_383') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	<center><script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28399" type="text/javascript"></script></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/freebsd/menginstall-aplikasi-di-freebsd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Installasi FreeBSD</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-freebsd.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-freebsd.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 08:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[installasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini langkah-langkah installasi freeBSD yang berhasil diselamatkan karena ada backup Udah lama banget pengen nulis langkah-langkah installasi FreeBSD cuman koq malah jadinya nulis yang lain terus ya . FreeBSD sudah dirancang sedemikan rupa sehingga Installasi nya cukup mudah untuk dilakukan oleh orang yang awam sekalipun. Syarat nya cuman satu yaitu mau membaca petunjuk yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini langkah-langkah installasi freeBSD yang berhasil diselamatkan karena ada backup <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Udah lama banget pengen nulis langkah-langkah installasi FreeBSD cuman koq malah jadinya nulis yang lain terus ya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . FreeBSD sudah dirancang sedemikan rupa sehingga Installasi nya cukup mudah untuk dilakukan oleh orang yang awam sekalipun. Syarat nya cuman satu yaitu mau membaca petunjuk yang diberikan. Cuman sayang karena bahasa pengantar nya bahasa Inggris jadinya banyak yang mau mencoba FreeBSD mentok gagal install gara-gara gak ngerti petunjuk yang diberikan.</p>
<p>Karena hal diatas lah akhirnya ya udah lah diputuskan untuk bikin langkah-langkah installasi yang pake gambar aja walaupun ujung-ujung nya pasti bikin berat loading tapi daripada nanti gak jelas dan bikin pusing orang ya udah lah gpp <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Peringatan pemerintah: dihalaman berikutnya anda akan menemukan lebih dari 50 buah images dengan size hampir 600kbyte tapi tenang aja yang ditampilin cuman thumbnail nya jadi gak segede itu yang terlihat nanti. Kalau anda gak puas dengan ukuran kecil silahkan klik thumbnail nya dan anda akan dibawa melihat image dengan ukuran sebenarnya.<br />
<span id="more-30"></span></p>
<p>Pertama kita boot dari CD 1 FreeBSD. Ketika pertama kali boot yang akan tampil adalah 8 pilihan menu. Kita pilih no 1 yaitu Boot FreeBSD [default] pilihan yang lain bisa dipakai untuk mengatasi beberapa masalah yang mungkin terjadi. Untuk kondisi standar kita pilih nomor 1 saja.</p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/1.png"><img class="imagecaptioneasy_left size-medium wp-image-33" title="1" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/1-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<ul>
<li>Setelah sukses boot yang pertama anda akan lihat adalah Sysinstall Main Menu. Disini kita juga akan memilih Standard saja dilanjutkan dengan pesan bahwa dilayar berikutnya akan ditampilkan layar pembuatan partisi dengan gaya DOS (fdisk).</li>
</ul>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/2.png"><img class="size-medium wp-image-35 alignnone" title="2" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/2-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<ul>
<li>Selanjutnya kita akan dibawa ke FDISK Partition Editor Window disini kita diharuskan membuat minimal satu slice yang akan dipergunakan untuk membuat partisi FreeBSD nanti. Untuk mempergunakan menu-menu yang ada cukup menekan huruf-huruf yang ditampilkan beserta keterangan nya. Disini dicontoh kan saya membuat satu buah slice dengan menekan huruf A untuk mempergunakan seluruh space yang ada untuk digunakan sebagai partisi nya FreeBSD. Setelah pembuatan slice selesai silahkan tekan huruf Q untuk Finish dan dilanjutkan ke tahap installasi berikutnya.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/3.png"><img class="size-thumbnail wp-image-36 alignnone" title="3" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/3-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/4.png"><img class="size-thumbnail wp-image-37 alignnone" title="4" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/4-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/5.png"><img class="size-thumbnail wp-image-38 alignnone" title="5" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/5-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Disini kita akan ditanya apakah akan menginstall Boot Manager di Drive yang barusan kita slice atau mungkin mau install mbr nya saja? Untuk anda yang akan mempergunakan Box FreeBSD ini sebagai dedicated server yang gak digabung dengan OS yang lain (misal dual boot sama windows) pilihlah Install MBR sementara untuk anda yang menginstall FreeBSD barengan sama OS yang lain seperti Windows silahkan pilih install Boot Manager.</li>
<li>Kemudian anda akan kembali dihadapkan pada menu untuk membuat Disk Label,</li>
<li>Sampai tahap ini Partisi anda masih cukup aman artinya apabila karena sesuatu hal anda membatalkan rencana pembuatan partisi tidak ada data yang hilang.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/6.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-39" title="6" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/6-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/7.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-40" title="7" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/7-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-46" title="8" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Sekarang kita lanjutkan dengan pembuatan partisi dan pemberian label untuk partisi-partisi tersebut.</li>
<li>Kalau anda memiliki kapasitas Harddisk yang cukup besar dan anda juga tidak memiliki keinginan khusus untuk mengatur kapasitas partisi maka anda cukup ketikan huruf A dan FreeBSD akan membuatkan partisi yang kira-kira cocok untuk anda. Sementara apabila anda ingin membuat partisi dengan ukuran yang ditentukan anda tinggal tekan huruf C kemudian masukan besar dari Partisi yang mau kita buat diakhiri dengan M untuk mega contoh nya 128M yang artinya partisi yang kita buat berukuran 128M. Partition type silahkan pilih FS dan Partisi yang pertama kita buat akan di mount sebagai partisi / (root) sebagai partisi utama Selanjutnya yang harus kita buat adalah partisi swap. Partisi Swap diusahakan berukuran dua kali ukuran Memory apabila memory anda kurang dari 1Gb. Apabila Memory anda sudah sama dengan atau lebih dari 1Gb ketentuan tersebut tidak berlaku lagi. Tetapi kalau anda rasa FreeBSD box ini tidak akan dipergunakan untuk menjalakan aplikasi yang boros memory anda tidak harus mengikuti anjuran dua kali ukuran memory ini. Silahkan tekan kembali huruf C kemudian masukan besar size disini saya masukan 256M selanjutnya partition type dipilih swap. Silahkan lanjutkan untuk partisi-partisi selanjutnya. Yang harus anda perhatikan adalah FreeBSD memerlukan space yang lumayan besar di folder /usr dimana disini tersimpan file-file binary dan source FreeBSD begitu juga file-file port dan home directory jadi diusahakan /usr memiliki space yang cukup besar.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/9.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-47" title="9" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/9-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/10.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-48" title="10" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/10-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/11.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-49" title="11" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/11-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/12.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-50" title="12" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/12-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/13.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-51" title="13" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/13-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/14.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-52" title="14" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/14-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/15.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-53" title="15" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/15-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/16.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-54" title="16" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/16-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/17.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-55" title="17" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/17-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/18.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-56" title="18" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/18-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/19.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-57" title="19" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/19-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Kemudian kita akan memilih distribusi yang akan kita install. Minimal anda memilih developer untuk di install tetapi ada baiknya apabila anda kemudian memilih customs untuk memilih sendiri paket paket yang akan di install. Apabila anda akan melakukan kompilasi ulang kernel coba anda pilih kernel developer atau anda bisa memilih nya di costums. Jangan lupa supaya anda tidak pusing nanti silahkan masukan juga ports. Setelah selesai memilih distribusi yang akan di install lanjutkan dengan memilih exit sampai anda menemukan menu Choose Installation Media.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-1.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-41" title="8-1" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-1-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-3.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-42" title="8-2" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-2-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-43" title="8-3" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-3-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-4.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-44" title="8-4" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-4-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-5.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-45" title="8-5" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/8-5-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/20.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-58" title="20" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/20-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a></p>
<ul>
<li>Choose installation media adalah menu pemilihan source untuk installasi.  Karena kita melakukan installasi dengan menggunakan CD kita bisa langsung saja pilih CD/DVD tetapi itu bukan satu-satunya pilihan apabila kita memiliki koneksi internet yang cukup kencang kita bisa memilih installasi melalui FTP, HTTP atau NFS tetapi rasanya untuk di Indonesia pilihan installasi dari CD masih pilihan paling murah dan cepat. Selanjutnya adalah konfirmasi apakah anda yakin akan menginstall atau tidak, disinilah pilihan terakhir anda untuk memilih tidak karena apabila lewat dari menu ini maka HDD anda sudah pasti terformat dan data anda yang lama akan hilang.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/21.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-59" title="21" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/21-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/22.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-60" title="22" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/22-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/23.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-61" title="23" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/23-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/22.png"> </a></p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/23.png"><br />
</a></p>
<ul>
<li>Ok sekarang Installasi FreeBSD sudah beres tinggal melakukan configurasi saja. Pertama kita diminta untuk melakukan configurasi network (ethernet). Pada menu pilihan apakah anda akan melakukan configurasi ethernet sekarang silahkan pilih Yes. Selanjutnya anda akan diberikan list dari device yang terdeteksi secara otomatis oleh FreeBSD. Apabila Ethernet card anda tidak terdeteksi disini maka anda tidak akan bisa melanjutkan proses configurasi network tetapi jangan takut setelah restart dan login ke FreeBSD nanti bisa di usahakan supaya FreeBSD mengenali Ethernet card anda. Setelah memilih device yang benar (jangan salah pilih device soalnya disini tidak hanya ethernet yang akan ditampilkan tetapi communication device yang lain pun akan ditampilkan) anda akan ditanya apakah anda akan mengaktifkan IPV6 di device yang bersangkutan dan apabila network anda masih belum mendukung IPV6 silahkan pilih No saja. Kemudian anda akan ditanya apakah anda ingin menggunakan DHCP untuk mendapatkan IP address atau tidak apabila ya FreeBSD akan langsung mencari apakah ada DHCP server di network anda dan berusaha mendapatkan IP address.</li>
</ul>
<ul>
<li>Apabila pada FreeBSD tidak menemukan adanya DHCP server atau anda menjawab tidak ketika ditanyakan apakah akan menggunakan DHCP untuk mendapatkan IP Address maka anda secara otomatis akan dibawa ke menu pengisian IP secara manual. Silahkan isi setiap kolom yang diberikan. Untuk Host cukup isikan nama komputer anda tanpa domain misalkan latihan baru kemudian masukan domain name di kolom berikutnya contoh nya giest.org maka kolom host akan secara otomatis berubah menjadi latihan.giest.org. IPV4 gateway adalah IP address dari IP gateway atau router yang menghubungkan network anda dengan network lain nya atau internet. Begitu juga name server silahkan masukan IP address dari nameserver (dns server) yang bisa anda pakai baru kemudian anda masukan IP Address untuk box FreeBSD yang anda pakai dan tentu saja netmasknya juga. Apabila anda tidak mengetahui apa yang harus di isi silahkan tanyakan ke Admin network anda. Apabila anda adalah admin network “masa sih gak tau apa yang harus di isikan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ”</li>
</ul>
<ul>
<li>Selanjutnya anda akan ditanya apakah anda mau mengaktifkan Ethernet yang barusan di set atau tidak disini pilih saja Ya supaya ethernet anda aktif. Kemudian apabila komputer yang anda install FreeBSD ini juga akan digunakan sebagai network gateway maka pilih yes pada menu selanjutnya dan apabila akan dijadikan server non gateway (penghubung antar network) silahkan pilih no.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/24.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-62" title="24" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/24-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/25.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-63" title="25" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/25-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26.png"> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-66" title="26" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26-1.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-64" title="26-1" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26-1-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26-2.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-65" title="26-2" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/26-2-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/27.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-67" title="27" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/27-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/28.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-68" title="28" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/28-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/29.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-69" title="29" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/29-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Berikutnya adalah setting service yang akan dijalankan ketika startup, silahkan tentukan sendiri disini saya hanya akan mengaktifkan SSH saja karena saya anggap yang lain nya ngga perlu atau memiliki celah keamanan yang cukup mengganggu seperti public FTP.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/30.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-70" title="30" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/30-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/31.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-71" title="31" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/31-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/32.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-72" title="32" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/32-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/33.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-73" title="33" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/33-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/34.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-74" title="34" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/34-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /> </a><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/35.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-75" title="35" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/35-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Selanjutnya set Time Zone, sesuaikan dengan lokasi anda berada.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/36.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-76" title="36" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/36-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/37.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-77" title="37" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/37-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/38.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-78" title="38" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/38-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/39.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-79" title="39" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/39-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/40.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-80" title="40" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/40-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/41.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-81" title="41" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/41-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Berikutnya adalah mengaktifkan kompatibiliti dengan aplikasi-aplikasi linux. Seperti anda tahu bahwa BSD dan Linux masih sama-sama satu keturunan *nix tetapi berbeda. Supaya kita bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Linux kita aktifkan fitur ini.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/42.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-82" title="42" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/42-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/43.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-83" title="43" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/43-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Selanjutnya adalah opsi untuk mendeteksi dan mengaktifkan mouse. Walaupun anda tidak menginstall xwindows tetapi dengan menggunakan mouse anda bisa dengan mudah melakukan copy &amp; paste text.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/44.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-84" title="44" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/44-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/45.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-85" title="45" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/45-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Selanjutnya adalah pilihan untuk menginstall aplikasi-aplikasi tambahan. Saya tidak menganjurkan anda menginstall nya langsung sekarang karena terus terang saja saya sangat tidak senang dengan cara FreeBSD menambahkan aplikasi yang membuat kita mengganti CD berkali-kali sampai aplikasi yang kita pilih terinstall semua jadi saya pilih no disini.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/46.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-86" title="46" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/46-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan user dan memberikan password untuk account root. Silahkan lihat contoh pembuatan account user dari gambar dibawah ini.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/47.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-87" title="47" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/47-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/48.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-88" title="48" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/48-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/49.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-89" title="49" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/49-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/50.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-90" title="50" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/50-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/51.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-91" title="51" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/51-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<ul>
<li>Ok installasi dan configurasi hampir semuanya selesai berikut ini langkah-langkah berikut adalah keluar dari menu installasi keluarkan CD dan restart untuk kemudian boot FreeBSD yang telah berhasil kita install.</li>
</ul>
<p><a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/52.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-92" title="52" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/52-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/53.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-93" title="53" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/53-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a> <a rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/54.png"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-34" title="54" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/54-150x150.png" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Berhasil <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  cobalah boot dan kemudian login dengan menggunakan account user yang telah anda buat dan kemudian subtitute user ke root.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2008/09/23.png"><br />
</a></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Ffreebsd%2Finstallasi-freebsd.html&amp;t=Installasi%20FreeBSD" id="facebook_share_both_30" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_30') || document.getElementById('facebook_share_icon_30') || document.getElementById('facebook_share_both_30') || document.getElementById('facebook_share_button_30');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_30') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-freebsd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Installasi CPanel</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-cpanel.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-cpanel.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 04:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>
		<category><![CDATA[cpanel]]></category>
		<category><![CDATA[installasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa teman yang menanyakan cara bagaimana menginstall CPanel yang terkenal itu di FreeBSD. Tidak tahu sudah berapa kali saya bilang kalau installasi CPanel itu sangat mudah tapi tetap tidak percaya. Ya sudah sekarang saya coba tulis saja disini biar kelihatan mudah nya. Tahap I Persiapan installasi CPanel. Siapkan Box FreeBSD dengan Spesifikasi minimal Processor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa teman yang menanyakan cara bagaimana menginstall CPanel yang terkenal itu di FreeBSD.</p>
<p>Tidak tahu sudah berapa kali saya bilang kalau installasi CPanel itu sangat mudah tapi tetap tidak percaya.</p>
<p>Ya sudah sekarang saya coba tulis saja disini biar kelihatan mudah nya.</p>
<p><span id="more-190"></span></p>
<p>Tahap I Persiapan installasi CPanel.</p>
<p>Siapkan Box FreeBSD dengan Spesifikasi minimal</p>
<ol>
<li>Processor Sekelas Pentium 266 (tapi sudah pasti akan sangat kurang saya menyarankan untuk sekarang minimal sekelas core2duo)</li>
<li>Memory 256MB (Seperti diatas saya menyarankan minimal 1Gb dan lebih bagus lagi kalau minimal 2Gb)</li>
<li>dan Harddisk minimal 20GB (untuk harddisk sesuaikan dengan jumlah user dan keperluan)</li>
</ol>
<p>Kemudian install dengan komposisi pembagian partisi minimal seperti berikut</p>
<ul>
<li>/ = 2GB</li>
<li>/tmp = 1Gb</li>
<li>/usr = 10Gb</li>
<li>/var = 5Gb</li>
<li>sisanya untuk /home</li>
</ul>
<p>Ok sekali lagi saya ingatkan diatas adalah minimal untuk lebih bagus nya lagi silahkan disesuikan.</p>
<p>Kemudian anda harus memastikan juga bahwa kernel FreeBSD anda sudah support Quota dengan mengecek keberadaan <strong>OPTION QUOTA</strong> di kernel config anda.</p>
<p>Lalu di cek pula apakah di rc.conf quota sudah diaktifkan begitu juga di fstab.</p>
<p>Setelah selesai installasi FreeBSD, selanjutnya ada beberapa aplikasi yang harus dipastikan telah terinstall dengan sempurna yaitu :</p>
<ol>
<li>Perl 5.8</li>
<li>Wget</li>
</ol>
<p>Untuk tambahan anda bisa menginstall rsync untuk sinkronisasi ports.</p>
<p>Setelah semua siap sekarang dilanjutkan dengan installasi CPanel (dan akan saya tunjukan kalau memang sangat mudah <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) berikut ini langkah-langkah nya</p>
<p>Silahkan berpindah ke folder /home</p>
<pre lang="bash">cd /home</pre>
<p>Download installer cpanel dari layer1.cpanel.net</p>
<pre lang="bash">wget http://layer1.cpanel.net/latest</pre>
<p>Kemudian eksekusi dan tunggu sampai dengan selesai</p>
<pre lang="bash">sh latest</pre>
<p>Dan selesai lah sudah, segitu saja? ya segitu saja tidak ada yang lain.</p>
<p>Sebagai final touch anda tinggal login ke http://ipaddress:2086</p>
<p>kemudian silahkan login dengan user root. Selanjutnya anda akan dibimbing untuk menjawab beberapa pertanyaan.</p>
<p>Dan satu lagi, pastikan license CPanel anda sudah aktif, karena apabila belum aktif anda bisa dipastikan tidak bisa login ke whm/cpanel.</p>
<p>Untuk mengetahui bagaimana mendapatkan lisensi CPanel silahkan kunjungi www.cpanel.net <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Funix%2Ffreebsd%2Finstallasi-cpanel.html&amp;t=Installasi%20CPanel" id="facebook_share_both_190" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_190') || document.getElementById('facebook_share_icon_190') || document.getElementById('facebook_share_both_190') || document.getElementById('facebook_share_button_190');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_190') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/freebsd/installasi-cpanel.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
