<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz &#187; BlackBerry</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/tag/blackberry/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 02:55:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Dari BlackBerry ke Android</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/dari-blackberry-ke-android.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/dari-blackberry-ke-android.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 05:18:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai mantan pengguna Blackberry tentu saja saya merasa kehilangan beberapa fitur BB yang sebelumnya sudah menemani aktifitas saya dalam beberapa bulan terakhir. Tapi pindah dari Blackberry ke Android jelas tidak hanya kehilangan beberapa fitur tapi juga akan menemukan beberapa fitur baru yang tidak ada di Blackberry. Berikut ini yang hilang dan pengganti nya 1. Push [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai mantan pengguna Blackberry tentu saja saya merasa kehilangan beberapa fitur BB yang sebelumnya sudah menemani aktifitas saya dalam beberapa bulan terakhir. Tapi pindah dari Blackberry ke Android jelas tidak hanya kehilangan beberapa fitur tapi juga akan menemukan beberapa fitur baru yang tidak ada di Blackberry.</p>
<p><span id="more-595"></span></p>
<p>Berikut ini yang hilang dan pengganti nya</p>
<p>1. Push Mail</p>
<p>Push mail memang menjadi kelebihan Blackberry yang paling utama, tetapi di Android sudah memiliki pengganti yang cukup mumpuni untuk urusan email yaitu K-9 Mail.</p>
<p>K-9 Mail menurut saya dari sisi fungsi jauh lebih baik dari Stock Email Android. Push mail dengan K-9 bisa dilakukan dengan IMAP. Bahkan kadang lebih cepat dari push mail Blackberry tetapi K-9 +.</p>
<p>http://code.google.com/p/k9mail/</p>
<p>2. Blackberry Messenger</p>
<p>Blackberry Messenger selalu dianggap sebagai aplikasi tidak tergantikan yang dimiliki oleh BlackBerry padahal dari segi fungsi banyak sekali aplikasi di luar sana yang ber fungsi sama dengan BBM bahkan memiliki fitur lebih baik lagi.</p>
<p>BBM menjadi tidak tergantikan hanya dikarenakan kebiasaan dan list kontak BBM yang sudah banyak. Ditambah dengan BBM hanya bisa berkomunikasi dengan sesama pengguna Blackberry saja maka seolah-olah kita dipaksa untuk menggunakan Blackberry.</p>
<p>Untung nya ketika saya menggunakan Blackberry, saya tidak begitu senang dengan BBM sehingga ketika berpindah ke Android saya tidak terlalu merasa kehilangan.</p>
<p>Saat ini sudah mulai banyak digunakan aplikasi pengganti BBM seperti whatsapp dan kakaotalk. Dan jumlah kontak saya di Whatsapp saat ini jauh lebih banyak daripada kontak BBM ketika saya menggunakan BB <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3. Facebook</p>
<p>Facebook untuk blackberry memang masih paling bisa diandalkan, lebih stabil dan mudah digunakan. Tetapi Facebook untuk Android juga sepertinya sedang berjalan ke arah yang benar. Tampilan jelas lebih bagus Facebook untuk android hanya untuk segi kecepatan Facebook blackberry masih jauh lebih unggul.</p>
<p>4. Twitter</p>
<p>Twitter untuk Android sudah lebih baik dari twitter untuk blackberry. Dari segi tampilan dan fungsi twitter untuk Android sudah sangat memuaskan saya jadi pergantian dari Blackberry ke Android adalah satu peningkatan kalau untuk pengguna twitter. Terkecuali untuk anda penggemar ubertwitter mungkin harus tetap pake BB.</p>
<p>Masih banyak aplikasi alternatif dari BB ke Android tapi untuk sementara segitu saja dulu karena artikel ini sudah terlalu lama nyangkut di draft <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/dari-blackberry-ke-android.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Android atau Blackberry?</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/android-atau-blackberry.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/android-atau-blackberry.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 05:12:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=517</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan ini sudah saya dengar beberapa kali dan seperti biasa jawaban nya akan sangat subjektif karena pencinta Android akan membela Android sementara Pencinta Blackberry tentu akan membela Blackberry. Tetapi sebelum dilanjutkan perlu saya garis bawahi bahwa artikel ini tidak akan terlalu fokus membicarakan Android dan Blackberry dari sisi hardware tetapi sebagai sebuah system keseluruhan. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan ini sudah saya dengar beberapa kali dan seperti biasa jawaban nya akan sangat subjektif karena pencinta Android akan membela Android sementara Pencinta Blackberry tentu akan membela Blackberry.</p>
<p>Tetapi sebelum dilanjutkan perlu saya garis bawahi bahwa artikel ini tidak akan terlalu fokus membicarakan Android dan Blackberry dari sisi hardware tetapi sebagai sebuah system keseluruhan. Karena kedua OS ini memiliki ekosistem yang benar-benar berbeda dimana Blackberry hanya terinstall pada perangkat keluaran RIM sementara Android terinstall pada banyak sekali perangkat yang dibuat oleh banyak perusahaan.<br />
<span id="more-517"></span><br />
Ok cukup intro nya mari kita mulai&#8230;</p>
<p><strong>Memilih perangkat</strong></p>
<p>Untuk urusan memilih perangkat, Blackberry jauh lebih mudah karena anda hanya diberikan sedikit pilihan, sementara Android anda akan sangat sulit karena merk dan spesifikasi nya sangat beragam. Bahkan Samsung mengeluarkan seri Galaxy I9000 yang spesifikasi nya hampir sama tetapi memiliki nama yang berbeda-beda di beberapa negara.</p>
<p>Untuk memilih perangkat Blackberry hanya satu opsi yaitu beli yang sesuai dengan budget <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tetapi untuk Android berikut ini tips nya.</p>
<ul>
<li>Sering-sering membuka GSMARENA untuk melihat dan membandingkan spesifikasi antar handset</li>
<li>Ikut komunitas Android untuk bertanya dan membaca review</li>
<li>Perhatikan komponen utama Processor, RAM dan Display semakin bagus spesifikasi nya akan semakin enak handset anda digunakan. Karena perlu diingat bahwa Android adalah OS yang cukup boros resource hardware.</li>
<li>Pilih merk yang memiliki komunitas yang besar (contohnya HTC atau Samsung) karena anda dipastikan akan memerlukan bantuan dari komunitas tersebut untuk mengoptimalkan gadget android anda.</li>
<li>Pilih handset keluaran perusahaan yang memberikan perhatian pada perkembangan Android itu sendiri, karena Android adalah satu-satunya OS untuk Handphone yang bisa merilis versi OS lebih dari 2 kali dalam 1 tahun. Dan anda akan sangat kecewa kalau Handphone anda yang spesifikasi nya sangat mewah tidak bisa menikmati kelebihan dari OS terbaru dari google tersebut.</li>
</ul>
<p>Cukup banyak? sebetulnya masih sangat banyak tapi sementara itu saja dulu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>Stabilitas<br />
</strong></p>
<p>Berbicara mengenai stabilitas OS, tidak terlepas dari hardware, dan menurut pengalaman Blackberry lebih stabil dibanding Android karena RIM lah yang membuat Hardware dan Software untuk Blackberry, sementara untuk Android OS di buat oleh Google sementara Hardware bisa siapa saja.</p>
<p>Kembali ke tips diatas pilih perangkat Android se cermat mungkin jangan tergoda dengan harga murah karena untuk harga murah biasanya akan mengorbankan spesifikasi. Itu sebabnya Nexian keluar dari pakem harga murah khusus untuk produk Android mereka karena percuma mengeluarkan handset dengan harga super murah tetapi super tidak bisa dipakai.</p>
<p>Google sendiri sudah memberikan gambaran mengenai spesifikasi seperti apa yang harus dimiliki oleh handset Android dengan Nexus One nya.</p>
<p><strong>Kemudahan Penggunaan</strong></p>
<p>Untuk masalah kemudahan penggunaan dua-dua nya termasuk kelas moderate alias tidak terlalu mudah tapi tidak juga terlalu susah.</p>
<p>Untuk configurasi dan pengaturan Android sedikit lebih mudah karena setting terpusat dalam satu menu. BlackBerry sediki lebih sulit karena banyaknya fitur yang bisa diatur. Apalagi banyak diantaranya hanya ada di BlackBerry saja.</p>
<p><strong>Backup &amp; Restore</strong></p>
<p>Masalah Backup dan Restore, Blackberry masih belum tertandingi oleh Android. BlackBerry bisa melakukan backup super lengkap kemudian mampu melakukan restore dengan cukup baik.</p>
<p>Sementara Android, anda memerlukan aplikasi pihak ketiga seperti Titanium Backup atau MyBackup untuk urusan backup dan restore. Itupun masih belum bisa melakukan backup dan restore dengan lengkap.</p>
<p>PR besar buat Android karena dengan OS yang masih berkembang, backup dan restore menjadi sangat penting. Masa setiap kali ganti firmware harus kehilangan beberapa kontak (yg tidak ter sync dengan google contact), setting email dan bahkan SMS.</p>
<p>Aplikasi desktop management dari pabrikan handset seperti KiES dari Samsung masih jauh dari baik. Para pengguna handset Samsung malahan memilih untuk melupakan KiES dan hanya menggunakan driver nya saja.</p>
<p><strong>Aplikasi</strong></p>
<p>Untuk urusan aplikasi Android bisa diandalkan. Komunitas yang besar membuat jumlah aplikasi berkembang dengan cepat. Ditambah lagi Android yang base on Linux dan Opensource mempermudah porting aplikasi-aplikasi yang sebelumnya sudah ada untuk handset dengan OS seperti iOS dan Maemo.</p>
<p>Kehandalan hardware yang di syaratkan oleh Gadget Android memiliki pengaruh yang sangat baik untuk perkembangan aplikasi. di Android anda akan bisa menjalankan aplikasi atau game 3D dengan baik. Dimana anda tidak akan mendapatkan hal tersebut di Blackberry.</p>
<p>Tetapi Android sampai saat ini belum memiliki aplikasi yang sebagus Blackberry dalam hal Email dan Social networking.</p>
<p>Untuk Email, Android entah kenapa tidak mau atau tidak ada kemauan untuk bisa lebih baik dari yang ada sekarang. Saya menggunakan K-9 mail dan itu jauh lebih baik dari stock email yg dimiliki Android. Push mail K-9 juga berjalan dengan lancar walaupun tidak secepat BlackBerry.</p>
<p><strong>Oprekable</strong></p>
<p>Android jelas sangat mungkin untuk di oprek, Opensource menjadi senjata nya. Dengan source yang terbuka untuk umum. Maka akan lebih mudah untuk dioprek dibandingkan dengan BlackBerry OS yang closed source.</p>
<p>Ditambah lagi BlackBerry OS adalah proprietary OS salah-salah malah akan dituntut sama RIM kalau kita ngoprek OS tersebut.</p>
<p><strong>Paket Internet</strong></p>
<p>Kalau dulu saya akan bilang BlackBerry mahal sepertinya tidak untuk sekarang. Saat ini paket BlackBerry service sudah sangat murah. Maka harga bukan lagi faktor yang harus diributkan dalam perbandingan ini.</p>
<p>Faktor yang mempengaruhi kwalitas internet via mobile phone menurut beberapa sumber adalah:</p>
<p>1. Signal Operator bersangkutan</p>
<p>ini yang paling penting karena tanpa kwalitas signal yang bagus semua faktor yang lain menjadi percuma.</p>
<p>2. Lebar frekwensi yang digunakan</p>
<p>Ini yang sering menjadi gangguan ketika semakin banyak pengguna menggunakan operator yang sama</p>
<p>3. Pipa link internasional</p>
<p>Semakin banyak client maka bandwidth yg diperlukan semakin besar dan semakin kecil jatah sharing nya. Makanya operator besar biasanya akan terasa lebih cepat karena dia memiliki kapasitas lebih besar juga. Tapi ada juga operator besar yang jadi lemot karena over load.</p>
<p>Khusus untuk BlackBerry maka link nya terpisah karena Operator harus memiliki link khusus ke datacenter nya RIM di kanada. Hal ini bisa jadi baik dan bisa pula jelek.</p>
<p>Baiknya maka garansi kwalitas link akan lebih mudah karena operator hanya perlu memperhatikan link ke arah RIM saja. Berbeda dengan link internet yg digunakan oleh umum termasuk Android dimana sangat terpengaruh oleh routing masing-masing operator dan upstream.</p>
<p>Jeleknya, BlackBerry tidak bisa membedakan mana konten lokal dan mana internasional karena traffik semuanya dialirkan ke Kanada dulu baru kembali ke Indonesia.</p>
<p>Jadi mana yang akan anda pilih? Android atau BlackBerry? untuk saat ini saya lebih memilih Android <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagaimana dengan Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/android-atau-blackberry.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BB Desktop Manager Tidak Mau Konek Ke BB device</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 06:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai newbie di dunia BB ternyata banyak bener ya tantangan nya. Setelah tiba-tiba List OS hilang di AppLoader ketemu sama BB Desktop Manager baik itu di Windows atau di Mac sama-sama tidak mau konek ke BB. Sebetulnya saya menggunakan Desktop Manager saat ini hanya untuk melakukan Backup rutin. Karena saya masih terlalu sering gonta ganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai newbie di dunia BB ternyata banyak bener ya tantangan nya. Setelah tiba-tiba List OS hilang di AppLoader ketemu sama BB Desktop Manager baik itu di Windows atau di Mac sama-sama tidak mau konek ke BB.</p>
<p><span id="more-497"></span></p>
<p>Sebetulnya saya menggunakan Desktop Manager saat ini hanya untuk melakukan Backup rutin. Karena saya masih terlalu sering gonta ganti OS jadi Backup sudah jadi keharusan supaya apabila terjadi masalah saya bisa reload OS dengan santai tanpa takut kehilangan banyak data.</p>
<p>Saya baca-baca di beberapa forum, sepertinya banyak juga yang bermasalah seperti itu. Dan untuk kasus saya, masalah terjadi setelah saya mencoba OS Hybrid. Mungkin ada cod yang corupt atau entah lah yang pasti DM tidak lagi mau konek dengan hand set.</p>
<p>Berikut ini list apa yang sudah saya lakukan dan tidak berhasil.</p>
<ol>
<li>Mencoba pindah-pindah port USB</li>
<li>Mencoba Install uninstall Desktop Manager</li>
<li>Menggunakan komputer yang lain yang OS nya seger karena baru diinstall dengan DM yang tentunya seger juga.</li>
<li>Menggunakan OS yang berbeda yaitu Mac dan Windows.</li>
<li>Restart PC</li>
<li>Restart BB</li>
<li>Cabut Batre</li>
</ol>
<p>Semuanya yang saya lakukan diatas tidak menyelesaikan masalah jadi anda yang mengalami hal yang sama gak usah repot-repot melakukan itu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Akhirnya saya dengan sedikit deg-deg an memutuskan untuk Wipe Device dengan menggunakan BBSAK.</p>
<p>Kenapa saya deg-deg an karena pertama saya tidak yakin BBSAK akan mengenali Device tetapi ternyata BBSAK bisa konek ditandai dengan muncul nya PIN di BBSAK.</p>
<p>Kemudian saya juga ragu apakah setelah di Wipe, Apploader akan mengenali device untuk menginstall OS yang baru. Loading Apploader pada proses ini sedikit lebih lama dari biasanya, saya sudah hampir panik <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  tapi ternyata setelah proses loading yang cukup lama. Apploader mampu mengenali device dengan baik dan dilanjutkan Installasi OS. Semuanya sukses.</p>
<p>Setelah OS terinstall sekarang tiba saat nya restore data dari Backup lewat Desktop Manager.</p>
<p>Daaaaaan ternyata sodara-sodara&#8230;&#8230; Desktop Manager bisa mengenali device dengan sukses. Artinya saya bisa restore data dari Backup yang walaupun sudah tidak up 2 date karena saya backup dua hari yang lalu paling tidak semuanya normal kembali hehehehe.</p>
<p>Sekian pengalaman menakutkan saya dengan BB. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi&#8230;</p>
<p>Moral of the story kali ini adalah : &#8220;RAJIN-RAJIN Backup!!!!!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apploader tidak menampilkan list OS</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 06:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Sudah beberapa minggu ini saya sedang seneng gonta ganti OS untuk Onyx. Yang jadi masalah adalah sejak beberapa hari yang lalu ketika menjalankan Apploader, yang muncul hanya list aplikasi nya saja dan OS nya sama sekali tidak ada. Apabila dilanjutkan ke proses installasi bisa dipastikan akan error karena tentu saja OS nya tidak terinstall. Bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah beberapa minggu ini saya sedang seneng gonta ganti OS untuk Onyx.</p>
<p>Yang jadi masalah adalah sejak beberapa hari yang lalu ketika menjalankan Apploader, yang muncul hanya list aplikasi nya saja dan OS nya sama sekali tidak ada. Apabila dilanjutkan ke proses installasi bisa dipastikan akan error karena tentu saja OS nya tidak terinstall.</p>
<p><span id="more-485"></span><a title="App Loader tanpa List OS" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/No_OS.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-489" title="No_OS" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/No_OS-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>Bisa dilihat gambar diatas, sama sekali tidak muncul list OS nya.</p>
<p>Setelah berpusing-pusing ria akhirnya saya iseng buka BBSAK</p>
<p><a title="BBSAK dan Tombol Load OS" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/bbsak.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-488" title="bbsak" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/bbsak-186x300.jpg" alt="" width="186" height="300" /></a></p>
<p>Tadinya saya pikir Load OS lewat BBSAK akan susah ternyata BBSAK hanya memanggil Apploader juga. Tetapi Apploader yang dipanggil lewat button Load OS BBSAK ternyata tidak memunculkan error seperti ketika AppLoader dipanggil langsung.</p>
<p><a title="App Loader Dan Replace Device Application" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_replace_with_older.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-486" title="app_loader_replace_with_older" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_replace_with_older-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a> <a title="App Loader dengan List OS yang sudah muncul lagi" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_with_os.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-487" title="app_loader_with_os" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_with_os-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>Seperti tampilan diatas, sekarang tampilan list OS nya muncul dan apabila kita klik next</p>
<p><a title="Siap untuk install" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/ready-to-install.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-490" title="ready to install" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/ready-to-install-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>OS nya akan terinstall dengan sempurna.</p>
<p>Akhirnya, saya bisa bermain-main lagi dengan OS <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Mudah-mudahan pengalaman saya dengan Apploader ini bisa bermanfaat paling tidak untuk saya sendiri <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Onyx vs E72 / E71</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 15:53:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>
		<category><![CDATA[E71]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lebih dari sebulan menjadi pemakai aktif Onyx, akhirnya saya memberanikan diri untuk sedikit memberikan review dan perbandingan dengan HP yang pernah saya kenal cukup baik lainnya yaitu E71 dan E72. Perbandingan akan berdasarkan kepada pengalaman menggunakan keduanya sehingga dibeberapa bagian mungkin sangat subjectif dan tergantung mood. Tetapi sebelum anda para pecinta BB atau E [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lebih dari sebulan menjadi pemakai aktif Onyx, akhirnya saya memberanikan diri untuk sedikit memberikan review dan perbandingan dengan HP yang pernah saya kenal cukup baik lainnya yaitu E71 dan E72.</p>
<p>Perbandingan akan berdasarkan kepada pengalaman menggunakan keduanya sehingga dibeberapa bagian mungkin sangat subjectif dan tergantung mood.</p>
<p>Tetapi sebelum anda para pecinta BB atau E Series protes, perlu di ingat bahwa saya adalah pengguna E Series dan Onyx jadi jangan bilang saya pembenci BB, Pencinta Nokia atau sebaliknya semua hanya berdasarkan pengalaman menggunakan keduanya.</p>
<p><span id="more-470"></span></p>
<p><a title="BlackBerry Bold 9700 Onyx" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/blackberry-bold-9700-new.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-473 alignnone" title="blackberry-bold-9700-new" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/blackberry-bold-9700-new-139x150.jpg" alt="" width="139" height="150" /></a><a title="Nokia E 72" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/nokia-e72.jpg"> <img class="size-thumbnail wp-image-474 alignnone" title="nokia-e72" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/nokia-e72-139x150.jpg" alt="" width="139" height="150" /></a></p>
<p><strong>Bentuk / Ukuran / Dimensi / Design<br />
</strong></p>
<p>Bentuk Onyx lebih ramping dari Bold sehingga bagi saya yang sudah terbiasa dengan E71 tidak terlalu merasa terlalu banyak perubahan ukuran.</p>
<p>Onyx yang sebagian besar case nya terbuat dari plastik masih bukan tandingan untuk E72 apalagi E71 yang menurut saya masih lebih baik dari E72.</p>
<p>Berat Handset E72 / E71 bagi saya merupakan berat yang cukup ideal untuk HP. Onyx bagi saya terlalu ringan bahkan setelah saya tambahkan Alumor Capdase pun masih terasa terlalu ringan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  cukup aneh juga padahal selisih berat E72 dan Onyx hanya 6 gram yang seharusnya tidak terlalu terasa. Tetapi entah kenapa saya merasa ketika menggunakan E71 / E72 posisi jempol untuk mengetik jauh lebih nyaman dibandingkan dengan ketika menggunakan Onyx. Saya juga tidak cepat merasakan lelah di pergelangan tangan ketika menggunakan E71 dibandingkan dengan Onyx yang harus geser-geser posisi tangan setiap kali mengetik agak lama.</p>
<p><strong>Keypad</strong></p>
<p>Untuk urusan yang satu ini saya sudah pasti memberikan rating 10 untuk Nokia. Tombol-tombol E72 / E71 sangat empuk dan nyaman digunakan. Gak ada kesan cetak cetuk seperti di Onyx walaupun ada yang bilang tombol onyx termasuk tompol yang paling enak di gunakan di keluarga BB.</p>
<p>Penempatan Num Key yang berada di sebelah kiri di BB masih jadi pemikiran saya. Kenapa harus di sebelah kiri? Kenapa tidak ditengah saja? padahal dengan posisi num key ada di tengah untuk mengetik angka bisa menggunakan tangan kanan atau kiri dengan sama enak nya.</p>
<p>Sudah lebih dari 1 bulan saya menggunakan Onyx sementara E72 hanya beberapa kali saja saya mencoba nya (punya orang lain <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) dan sampai sekarang saya masih sering melakukan kesalahan dalam mengetik. Walaupun ukuran key Onyx lebih besar dari E 71,  rasanya ada yang salah dengan key tersebut. Saya malahan bisa lebih rapih mengetik dengan menggunakan BB 8320 yang cetak cetuk daripada dengan onyx.</p>
<p><strong>Map / GPS</strong></p>
<p>GPS Satellite Lock untuk E71 / E72 jauh lebih cepat dan kuat dibandingkan GPS yang dibawa oleh onyx. Sebagai contoh dengan E71 saya bisa lock satellite walaupun sedang ada di dalam ruangan (rumah di lantai 2) tetapi dengan Onyx sama sekali tidak bisa lock. Kemudian untuk Lock disaat sedang bergerak, Nokia mampu lock di sekitar 15 &#8211; 30 detik saja sementara onyx sekitar 60 &#8211; 90 detik (kadang lebih).</p>
<p>Nokia Map / Ovi Map dari beberapa sisi masih lebih bagus daripada BlackBerry Map yang dibawa oleh Onyx. Dan perlu di ingat bahwa Nokia juga akan menggratiskan Ovi Map. Kelemahan keduanya adalah Peta harus di download secara online tidak seperti Garmin XP yang bisa menggunakan peta dari provider yang lain.</p>
<p>Satu lagi yang menjadi masalah dengan Onyx yaitu belum ada Garmin XP bajakan nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Untuk Bold sudah ada Garmin XP tetapi dari beberapa review katanya Map nya dibuat seperti Google Map atau BB Map yaitu secara online tidak bisa di copy ke memory card.</p>
<p><strong>Voice Caller ID</strong></p>
<p>Di BlackBerry Onyx anda tidak akan mendapatkan fitur Voice Caller ID seperti di E72 dan E71 dimana ketika ada telpon masuk nama penelpon akan disebutkan sesuai dengan phone book dan saya sangat suka fitur ini.</p>
<p>Untuk BlackBerry anda harus membeli aplikasi bernama HollerID seharga $19.99 (cukup mahal).</p>
<p><strong>LCD </strong></p>
<p>Untuk LCD, Onyx jelas lebih baik dari E72 dan E71. Perbedaan resolusi 480&#215;360 pixel pada Onyx dan 320&#215;240 pixel pada E72 benar-benar terasa. Gambar dan huruf terlihat lebih jernih pada Onyx dibandingkan dengan E72.</p>
<p>Tetapi karena LCD onyx tidak ada screen penghalang lagi maka apabila anda menekan terlalu keras terlihat warna warni yang bagi saya agak menakutkan (takut rusak). Tapi ada juga keuntungan nya yaitu onyx tidak akan mengalami masalah seperti di E71 / E72 yaitu debu masuk diantara LCD dan screen depan (ya iya lah kan screen luar nya juga gak ada <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p><strong>Radio FM</strong></p>
<p>Onyx tidak dilengkap Radio FM, dan menurut saya itu jadi kelemahan yang cukup mengganggu (karena saya penggemar radio <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) walaupun sudah ada aplikasi untuk streaming radio, tapi tetap saja Radio FM lebih ok selain bebas biaya pulsa (paket data) juga acara nya lokal banget.</p>
<p><strong>Browser</strong></p>
<p>Untuk urusan browser rasanya saya lebih suka Browser bawaan Nokia E72 / E71, walaupun browser bawaan BlackBerry lebih mampu mengolah web-web HTML tetapi bagi saya untuk melihat web full di handset yang ukuran layar nya bahkan kurang dari 2.5&#8243; sangat tidak menyenangkan. Jadi kenapa tidak buat yang terbaik untuk wap baru sisipkan pengolah full HTML dan bukan sebaliknya. Ukuran huruf browser Onyx terlalu kecil agak capek apabila berlama-lama membaca berita.</p>
<p>Tapi untung lah Opera Mini 5 sudah cukup stabil jadi apabila perlu membaca berita tinggal pakai Opera Mini set font ke medium dan lanjutkan membaca dengan nyaman.</p>
<p><strong>Aplikasi</strong></p>
<p>Sekali lagi aplikasi menjadi perhatian saya. Nokia (symbian) memiliki ribuan aplikasi gratis, berbayar dan bajakan di Internet sementara BlackBerry bahkan di forum sebesar ip-mart saja hanya sedikit bisa mendapatkan aplikasi gratisan nya. Di kaskus.us anda bisa mendapatkan list aplikasi gratis atau yang sudah di gratiskan untuk BlackBerry tetapi tentu saja jumlah nya tidak sebanyak untuk symbian.</p>
<p>Adanya PIN dan selalu online nya BlackBerry menjadi penyebab susah nya mencari aplikasi bajakan untuk BlackBerry. Dengan kombinasi PIN dan registrasi online membuat para petani (pembajak) sedikit kerepotan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Tetapi untuk kematangan aplikasi, BlackBerry sepertinya masih lebih unggul. Apalagi aplikasi buatan RIM masih lebih unggul dibandingkan dengan buatan Nokia. Sebagai contoh berikut ini list nya.</p>
<p>1. BB Push Mail vs Nokia Email.</p>
<p>Pemenang nya sudah pasti PushMail nya BlackBerry dari segi kecepatan, kompresi dan tampilan Nokia Email masih jauh tertinggal. Ini bisa dimaklumi karena Nokia Email masih pemain baru dibandingkan Push Mail nya BB.</p>
<p>2. BB Messenger vs Nokia OVI Contact.</p>
<p>Untuk Messenger BB masih menang walaupun selisih nya sedikit. Nokia yang menggunakan Email sebagai alat otentifikasi mempermudah dalam berganti-ganti Handset sementara BB menggunakan PIN cukup merepotkan apabila harus ganti handset. Perlu diingat kenapa ICQ saat ini ter gusur oleh IM yang lain seperti Yahoo, AIM dan GTalk karena orang malas menghapal deretan angka (paling tidak saya malas untuk menghapal angka <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) dibandingkan nama@email.com <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>3. BB YM/AIM/Gtalk vs Nokia Messaging.</p>
<p>Disini juga masih menang BB untuk unsur kemudahan dan kecepatan Nokia masih kalah jauh. Nokia masih harus melakukan banyak perbaikan terutama waktu login yang terlalu lama, mungkin gara-gara Nokia tidak terintegrasi dengan Network sementara BlackBerry dari hulu ke hilir dikuasai sendiri.</p>
<p>4. BB SMS vs Nokia Conversation</p>
<p>di Onyx (versi 5) SMS sudah diperlakukan mirip dengan IM dibuat satu layar antara sent dan receive. Nokia sudah memiliki aplikasi untuk model seperti itu hanya belum dijadikan default sehingga harus install dulu.</p>
<p><strong>Kamera</strong></p>
<p>Untuk membandingkan kamera Onyx dengan E72 rasanya terlalu jauh karena E72 sudah memiliki kamera 5Mpx sementara Onyx baru 3.2Mpx. Dari hasil poto nya sendiri saya merasa Onyx harus memperbaiki banyak hal dibagian ini tapi yang paling penting adalah:</p>
<ul>
<li>Capture kamera masih terlalu lambat sehingga sering terjadi gambar bergoyang dan blur.</li>
<li>Pada firmware 5.0.0.442 (terbaru) gambar masih sedikit gelap (cenderung coklat).</li>
<li>Auto fokus lambat.</li>
</ul>
<p><strong>Themes</strong></p>
<p>Themes Onyx (BB) lebih fleksible dibandingkan dengan Themes Nokia (Symbian). E71 dan E72 tidak bisa bebas menempatkan icon yang diinginkan (lokasi icon), sementara BB bisa lebih bebas tidak hanya dalam penempatan icon tetapi juga model dari themes itu sendiri. Dan saya sendiri sangat senang dengan kelebihan BB yang satu ini karena bisa ganti themes serasa memiliki HP baru <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Install / Uninstall Aplikasi</strong></p>
<p>Buat anda pengguna HP selain BlackBerry yang bermigrasi ke BlackBerry siap-siap di berikan pekerjaan extra setiap kali install atau uninstall aplikasi <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Entah apa alasan RIM tetap tidak memperbaiki kelemahan yang satu ini.</p>
<p>Sebagian besar aplikasi di BlackBerry selalu meminta restart dan bahkan cabut batrei. Windows saja yang selama ini sebagai OS paling rajin dalam urusan restart masih kalah dengan jumlah restart yang diminta BlackBerry <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Membandingkan BlackBerry Onyx dengan Nokia E71 / E72 bagi saya seperti membandingkan Mac dengan PC. Ada kelebihan dan ada kekurangan nya. Walau bagaimanapun semua kembali ke selera. Tidak usah fanatik dengan gadget pada kenyataan nya apabila punya dua-dua nya lebih keren <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (walaupun kebanyakan bawa HP dibilang orang gila <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Jadi sementara saya pakai kedua-dua nya dulu, kalau nanti ada yang kira-kira bisa di review ya tinggal review lagi saja <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>65</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

