<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Mar 2010 06:33:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>BB Desktop Manager Tidak Mau Konek Ke BB device</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 06:31:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai newbie di dunia BB ternyata banyak bener ya tantangan nya. Setelah tiba-tiba List OS hilang di AppLoader ketemu sama BB Desktop Manager baik itu di Windows atau di Mac sama-sama tidak mau konek ke BB.

Sebetulnya saya menggunakan Desktop Manager saat ini hanya untuk melakukan Backup rutin. Karena saya masih terlalu sering gonta ganti OS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai newbie di dunia BB ternyata banyak bener ya tantangan nya. Setelah tiba-tiba List OS hilang di AppLoader ketemu sama BB Desktop Manager baik itu di Windows atau di Mac sama-sama tidak mau konek ke BB.</p>
<p><span id="more-497"></span></p>
<p>Sebetulnya saya menggunakan Desktop Manager saat ini hanya untuk melakukan Backup rutin. Karena saya masih terlalu sering gonta ganti OS jadi Backup sudah jadi keharusan supaya apabila terjadi masalah saya bisa reload OS dengan santai tanpa takut kehilangan banyak data.</p>
<p>Saya baca-baca di beberapa forum, sepertinya banyak juga yang bermasalah seperti itu. Dan untuk kasus saya, masalah terjadi setelah saya mencoba OS Hybrid. Mungkin ada cod yang corupt atau entah lah yang pasti DM tidak lagi mau konek dengan hand set.</p>
<p>Berikut ini list apa yang sudah saya lakukan dan tidak berhasil.</p>
<ol>
<li>Mencoba pindah-pindah port USB</li>
<li>Mencoba Install uninstall Desktop Manager</li>
<li>Menggunakan komputer yang lain yang OS nya seger karena baru diinstall dengan DM yang tentunya seger juga.</li>
<li>Menggunakan OS yang berbeda yaitu Mac dan Windows.</li>
<li>Restart PC</li>
<li>Restart BB</li>
<li>Cabut Batre</li>
</ol>
<p>Semuanya yang saya lakukan diatas tidak menyelesaikan masalah jadi anda yang mengalami hal yang sama gak usah repot-repot melakukan itu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Akhirnya saya dengan sedikit deg-deg an memutuskan untuk Wipe Device dengan menggunakan BBSAK.</p>
<p>Kenapa saya deg-deg an karena pertama saya tidak yakin BBSAK akan mengenali Device tetapi ternyata BBSAK bisa konek ditandai dengan muncul nya PIN di BBSAK.</p>
<p>Kemudian saya juga ragu apakah setelah di Wipe, Apploader akan mengenali device untuk menginstall OS yang baru. Loading Apploader pada proses ini sedikit lebih lama dari biasanya, saya sudah hampir panik <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  tapi ternyata setelah proses loading yang cukup lama. Apploader mampu mengenali device dengan baik dan dilanjutkan Installasi OS. Semuanya sukses.</p>
<p>Setelah OS terinstall sekarang tiba saat nya restore data dari Backup lewat Desktop Manager.</p>
<p>Daaaaaan ternyata sodara-sodara&#8230;&#8230; Desktop Manager bisa mengenali device dengan sukses. Artinya saya bisa restore data dari Backup yang walaupun sudah tidak up 2 date karena saya backup dua hari yang lalu paling tidak semuanya normal kembali hehehehe.</p>
<p>Sekian pengalaman menakutkan saya dengan BB. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi&#8230;</p>
<p>Moral of the story kali ini adalah : &#8220;RAJIN-RAJIN Backup!!!!!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/bb-desktop-manager-tidak-mau-konek-ke-bb-device.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apploader tidak menampilkan list OS</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 06:06:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Sudah beberapa minggu ini saya sedang seneng gonta ganti OS untuk Onyx.
Yang jadi masalah adalah sejak beberapa hari yang lalu ketika menjalankan Apploader, yang muncul hanya list aplikasi nya saja dan OS nya sama sekali tidak ada. Apabila dilanjutkan ke proses installasi bisa dipastikan akan error karena tentu saja OS nya tidak terinstall.

Bisa dilihat gambar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah beberapa minggu ini saya sedang seneng gonta ganti OS untuk Onyx.</p>
<p>Yang jadi masalah adalah sejak beberapa hari yang lalu ketika menjalankan Apploader, yang muncul hanya list aplikasi nya saja dan OS nya sama sekali tidak ada. Apabila dilanjutkan ke proses installasi bisa dipastikan akan error karena tentu saja OS nya tidak terinstall.</p>
<p><span id="more-485"></span><a title="App Loader tanpa List OS" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/No_OS.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-489" title="No_OS" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/No_OS-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>Bisa dilihat gambar diatas, sama sekali tidak muncul list OS nya.</p>
<p>Setelah berpusing-pusing ria akhirnya saya iseng buka BBSAK</p>
<p><a title="BBSAK dan Tombol Load OS" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/bbsak.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-488" title="bbsak" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/bbsak-186x300.jpg" alt="" width="186" height="300" /></a></p>
<p>Tadinya saya pikir Load OS lewat BBSAK akan susah ternyata BBSAK hanya memanggil Apploader juga. Tetapi Apploader yang dipanggil lewat button Load OS BBSAK ternyata tidak memunculkan error seperti ketika AppLoader dipanggil langsung.</p>
<p><a title="App Loader Dan Replace Device Application" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_replace_with_older.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-486" title="app_loader_replace_with_older" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_replace_with_older-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a> <a title="App Loader dengan List OS yang sudah muncul lagi" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_with_os.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-487" title="app_loader_with_os" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/app_loader_with_os-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>Seperti tampilan diatas, sekarang tampilan list OS nya muncul dan apabila kita klik next</p>
<p><a title="Siap untuk install" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/ready-to-install.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-490" title="ready to install" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/03/ready-to-install-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>OS nya akan terinstall dengan sempurna.</p>
<p>Akhirnya, saya bisa bermain-main lagi dengan OS <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Mudah-mudahan pengalaman saya dengan Apploader ini bisa bermanfaat paling tidak untuk saya sendiri <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/apploader-tidak-menampilkan-list-os.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Onyx vs E72 / E71</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 15:53:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[BlackBerry]]></category>
		<category><![CDATA[E71]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lebih dari sebulan menjadi pemakai aktif Onyx, akhirnya saya memberanikan diri untuk sedikit memberikan review dan perbandingan dengan HP yang pernah saya kenal cukup baik lainnya yaitu E71 dan E72.
Perbandingan akan berdasarkan kepada pengalaman menggunakan keduanya sehingga dibeberapa bagian mungkin sangat subjectif dan tergantung mood.
Tetapi sebelum anda para pecinta BB atau E Series protes, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah lebih dari sebulan menjadi pemakai aktif Onyx, akhirnya saya memberanikan diri untuk sedikit memberikan review dan perbandingan dengan HP yang pernah saya kenal cukup baik lainnya yaitu E71 dan E72.</p>
<p>Perbandingan akan berdasarkan kepada pengalaman menggunakan keduanya sehingga dibeberapa bagian mungkin sangat subjectif dan tergantung mood.</p>
<p>Tetapi sebelum anda para pecinta BB atau E Series protes, perlu di ingat bahwa saya adalah pengguna E Series dan Onyx jadi jangan bilang saya pembenci BB, Pencinta Nokia atau sebaliknya semua hanya berdasarkan pengalaman menggunakan keduanya.</p>
<p><span id="more-470"></span></p>
<p><a title="BlackBerry Bold 9700 Onyx" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/blackberry-bold-9700-new.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-473 alignnone" title="blackberry-bold-9700-new" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/blackberry-bold-9700-new-139x150.jpg" alt="" width="139" height="150" /></a><a title="Nokia E 72" rel="lightbox" href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/nokia-e72.jpg"> <img class="size-thumbnail wp-image-474 alignnone" title="nokia-e72" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2010/02/nokia-e72-139x150.jpg" alt="" width="139" height="150" /></a></p>
<p><strong>Bentuk / Ukuran / Dimensi / Design<br />
</strong></p>
<p>Bentuk Onyx lebih ramping dari Bold sehingga bagi saya yang sudah terbiasa dengan E71 tidak terlalu merasa terlalu banyak perubahan ukuran.</p>
<p>Onyx yang sebagian besar case nya terbuat dari plastik masih bukan tandingan untuk E72 apalagi E71 yang menurut saya masih lebih baik dari E72.</p>
<p>Berat Handset E72 / E71 bagi saya merupakan berat yang cukup ideal untuk HP. Onyx bagi saya terlalu ringan bahkan setelah saya tambahkan Alumor Capdase pun masih terasa terlalu ringan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  cukup aneh juga padahal selisih berat E72 dan Onyx hanya 6 gram yang seharusnya tidak terlalu terasa. Tetapi entah kenapa saya merasa ketika menggunakan E71 / E72 posisi jempol untuk mengetik jauh lebih nyaman dibandingkan dengan ketika menggunakan Onyx. Saya juga tidak cepat merasakan lelah di pergelangan tangan ketika menggunakan E71 dibandingkan dengan Onyx yang harus geser-geser posisi tangan setiap kali mengetik agak lama.</p>
<p><strong>Keypad</strong></p>
<p>Untuk urusan yang satu ini saya sudah pasti memberikan rating 10 untuk Nokia. Tombol-tombol E72 / E71 sangat empuk dan nyaman digunakan. Gak ada kesan cetak cetuk seperti di Onyx walaupun ada yang bilang tombol onyx termasuk tompol yang paling enak di gunakan di keluarga BB.</p>
<p>Penempatan Num Key yang berada di sebelah kiri di BB masih jadi pemikiran saya. Kenapa harus di sebelah kiri? Kenapa tidak ditengah saja? padahal dengan posisi num key ada di tengah untuk mengetik angka bisa menggunakan tangan kanan atau kiri dengan sama enak nya.</p>
<p>Sudah lebih dari 1 bulan saya menggunakan Onyx sementara E72 hanya beberapa kali saja saya mencoba nya (punya orang lain <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) dan sampai sekarang saya masih sering melakukan kesalahan dalam mengetik. Walaupun ukuran key Onyx lebih besar dari E 71,  rasanya ada yang salah dengan key tersebut. Saya malahan bisa lebih rapih mengetik dengan menggunakan BB 8320 yang cetak cetuk daripada dengan onyx.</p>
<p><strong>Map / GPS</strong></p>
<p>GPS Satellite Lock untuk E71 / E72 jauh lebih cepat dan kuat dibandingkan GPS yang dibawa oleh onyx. Sebagai contoh dengan E71 saya bisa lock satellite walaupun sedang ada di dalam ruangan (rumah di lantai 2) tetapi dengan Onyx sama sekali tidak bisa lock. Kemudian untuk Lock disaat sedang bergerak, Nokia mampu lock di sekitar 15 &#8211; 30 detik saja sementara onyx sekitar 60 &#8211; 90 detik (kadang lebih).</p>
<p>Nokia Map / Ovi Map dari beberapa sisi masih lebih bagus daripada BlackBerry Map yang dibawa oleh Onyx. Dan perlu di ingat bahwa Nokia juga akan menggratiskan Ovi Map. Kelemahan keduanya adalah Peta harus di download secara online tidak seperti Garmin XP yang bisa menggunakan peta dari provider yang lain.</p>
<p>Satu lagi yang menjadi masalah dengan Onyx yaitu belum ada Garmin XP bajakan nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Untuk Bold sudah ada Garmin XP tetapi dari beberapa review katanya Map nya dibuat seperti Google Map atau BB Map yaitu secara online tidak bisa di copy ke memory card.</p>
<p><strong>Voice Caller ID</strong></p>
<p>Di BlackBerry Onyx anda tidak akan mendapatkan fitur Voice Caller ID seperti di E72 dan E71 dimana ketika ada telpon masuk nama penelpon akan disebutkan sesuai dengan phone book dan saya sangat suka fitur ini.</p>
<p>Untuk BlackBerry anda harus membeli aplikasi bernama HollerID seharga $19.99 (cukup mahal).</p>
<p><strong>LCD </strong></p>
<p>Untuk LCD, Onyx jelas lebih baik dari E72 dan E71. Perbedaan resolusi 480&#215;360 pixel pada Onyx dan 320&#215;240 pixel pada E72 benar-benar terasa. Gambar dan huruf terlihat lebih jernih pada Onyx dibandingkan dengan E72.</p>
<p>Tetapi karena LCD onyx tidak ada screen penghalang lagi maka apabila anda menekan terlalu keras terlihat warna warni yang bagi saya agak menakutkan (takut rusak). Tapi ada juga keuntungan nya yaitu onyx tidak akan mengalami masalah seperti di E71 / E72 yaitu debu masuk diantara LCD dan screen depan (ya iya lah kan screen luar nya juga gak ada <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p><strong>Radio FM</strong></p>
<p>Onyx tidak dilengkap Radio FM, dan menurut saya itu jadi kelemahan yang cukup mengganggu (karena saya penggemar radio <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) walaupun sudah ada aplikasi untuk streaming radio, tapi tetap saja Radio FM lebih ok selain bebas biaya pulsa (paket data) juga acara nya lokal banget.</p>
<p><strong>Browser</strong></p>
<p>Untuk urusan browser rasanya saya lebih suka Browser bawaan Nokia E72 / E71, walaupun browser bawaan BlackBerry lebih mampu mengolah web-web HTML tetapi bagi saya untuk melihat web full di handset yang ukuran layar nya bahkan kurang dari 2.5&#8243; sangat tidak menyenangkan. Jadi kenapa tidak buat yang terbaik untuk wap baru sisipkan pengolah full HTML dan bukan sebaliknya. Ukuran huruf browser Onyx terlalu kecil agak capek apabila berlama-lama membaca berita.</p>
<p>Tapi untung lah Opera Mini 5 sudah cukup stabil jadi apabila perlu membaca berita tinggal pakai Opera Mini set font ke medium dan lanjutkan membaca dengan nyaman.</p>
<p><strong>Aplikasi</strong></p>
<p>Sekali lagi aplikasi menjadi perhatian saya. Nokia (symbian) memiliki ribuan aplikasi gratis, berbayar dan bajakan di Internet sementara BlackBerry bahkan di forum sebesar ip-mart saja hanya sedikit bisa mendapatkan aplikasi gratisan nya. Di kaskus.us anda bisa mendapatkan list aplikasi gratis atau yang sudah di gratiskan untuk BlackBerry tetapi tentu saja jumlah nya tidak sebanyak untuk symbian.</p>
<p>Adanya PIN dan selalu online nya BlackBerry menjadi penyebab susah nya mencari aplikasi bajakan untuk BlackBerry. Dengan kombinasi PIN dan registrasi online membuat para petani (pembajak) sedikit kerepotan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Tetapi untuk kematangan aplikasi, BlackBerry sepertinya masih lebih unggul. Apalagi aplikasi buatan RIM masih lebih unggul dibandingkan dengan buatan Nokia. Sebagai contoh berikut ini list nya.</p>
<p>1. BB Push Mail vs Nokia Email.</p>
<p>Pemenang nya sudah pasti PushMail nya BlackBerry dari segi kecepatan, kompresi dan tampilan Nokia Email masih jauh tertinggal. Ini bisa dimaklumi karena Nokia Email masih pemain baru dibandingkan Push Mail nya BB.</p>
<p>2. BB Messenger vs Nokia OVI Contact.</p>
<p>Untuk Messenger BB masih menang walaupun selisih nya sedikit. Nokia yang menggunakan Email sebagai alat otentifikasi mempermudah dalam berganti-ganti Handset sementara BB menggunakan PIN cukup merepotkan apabila harus ganti handset. Perlu diingat kenapa ICQ saat ini ter gusur oleh IM yang lain seperti Yahoo, AIM dan GTalk karena orang malas menghapal deretan angka (paling tidak saya malas untuk menghapal angka <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) dibandingkan nama@email.com <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>3. BB YM/AIM/Gtalk vs Nokia Messaging.</p>
<p>Disini juga masih menang BB untuk unsur kemudahan dan kecepatan Nokia masih kalah jauh. Nokia masih harus melakukan banyak perbaikan terutama waktu login yang terlalu lama, mungkin gara-gara Nokia tidak terintegrasi dengan Network sementara BlackBerry dari hulu ke hilir dikuasai sendiri.</p>
<p>4. BB SMS vs Nokia Conversation</p>
<p>di Onyx (versi 5) SMS sudah diperlakukan mirip dengan IM dibuat satu layar antara sent dan receive. Nokia sudah memiliki aplikasi untuk model seperti itu hanya belum dijadikan default sehingga harus install dulu.</p>
<p><strong>Kamera</strong></p>
<p>Untuk membandingkan kamera Onyx dengan E72 rasanya terlalu jauh karena E72 sudah memiliki kamera 5Mpx sementara Onyx baru 3.2Mpx. Dari hasil poto nya sendiri saya merasa Onyx harus memperbaiki banyak hal dibagian ini tapi yang paling penting adalah:</p>
<ul>
<li>Capture kamera masih terlalu lambat sehingga sering terjadi gambar bergoyang dan blur.</li>
<li>Pada firmware 5.0.0.442 (terbaru) gambar masih sedikit gelap (cenderung coklat).</li>
<li>Auto fokus lambat.</li>
</ul>
<p><strong>Themes</strong></p>
<p>Themes Onyx (BB) lebih fleksible dibandingkan dengan Themes Nokia (Symbian). E71 dan E72 tidak bisa bebas menempatkan icon yang diinginkan (lokasi icon), sementara BB bisa lebih bebas tidak hanya dalam penempatan icon tetapi juga model dari themes itu sendiri. Dan saya sendiri sangat senang dengan kelebihan BB yang satu ini karena bisa ganti themes serasa memiliki HP baru <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Install / Uninstall Aplikasi</strong></p>
<p>Buat anda pengguna HP selain BlackBerry yang bermigrasi ke BlackBerry siap-siap di berikan pekerjaan extra setiap kali install atau uninstall aplikasi <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Entah apa alasan RIM tetap tidak memperbaiki kelemahan yang satu ini.</p>
<p>Sebagian besar aplikasi di BlackBerry selalu meminta restart dan bahkan cabut batrei. Windows saja yang selama ini sebagai OS paling rajin dalam urusan restart masih kalah dengan jumlah restart yang diminta BlackBerry <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Membandingkan BlackBerry Onyx dengan Nokia E71 / E72 bagi saya seperti membandingkan Mac dengan PC. Ada kelebihan dan ada kekurangan nya. Walau bagaimanapun semua kembali ke selera. Tidak usah fanatik dengan gadget pada kenyataan nya apabila punya dua-dua nya lebih keren <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (walaupun kebanyakan bawa HP dibilang orang gila <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Jadi sementara saya pakai kedua-dua nya dulu, kalau nanti ada yang kira-kira bisa di review ya tinggal review lagi saja <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/onyx-vs-e72-e71.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Layanan Nokia Messaging (Push Mail) Tidak Gratis Lagi</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/layanan-push-mail-nokia-tidak-gratis-lagi.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/layanan-push-mail-nokia-tidak-gratis-lagi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 16:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[E71]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[pushmail]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya mendapat email yang isi nya sedikit membuat kecewa.
Layanan Nokia Messaging akan di komersilkan oleh Nokia dengan menggandeng Telkomsel sebagai partner di Indonesia.
Berikut Email dari Nokia tersebut.

Terimakasih atas partisipasi Anda dalam trial  Nokia Messaging. Kami senang dapat melayani Anda, dan kami telah menerima banyak saran dan masukan dari Anda serta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya mendapat email yang isi nya sedikit membuat kecewa.</p>
<p>Layanan Nokia Messaging akan di komersilkan oleh Nokia dengan menggandeng Telkomsel sebagai partner di Indonesia.</p>
<p>Berikut Email dari Nokia tersebut.</p>
<blockquote>
<pre>Terimakasih atas partisipasi Anda dalam trial  Nokia Messaging. Kami senang dapat melayani Anda, dan kami telah menerima banyak saran dan masukan dari Anda serta puluhan ribu pengguna ponsel Nokia lainnya.
Nokia bekerjasama dengan Telkomsel menyediakan paket hemat layanan ini kepada Anda. Paket Nokia Chat &amp; Mail didesain agar pengiriman email secara otomatis menjadi bagian dari layanan ini.
Anda dapat berlangganan paket hemat layanan ini dengan mengaktifkan paket Nokia Chat &amp; Mail. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi <a href="http://www.telkomsel.com/nokiamessaging">http://www.telkomsel.com/nokiamessaging</a>. Ketika anda mengaktifkan paket hemat layanan ini, maka account Nokia Messaging Anda tetap dapat digunakan.
Anda dapat terus menggunakan Nokia Messaging untuk 30 hari lagi, dan Anda dapat membeli paket berlangganan setiap saat sepanjang sisa periode trial.
Jika anda tidak tertarik untuk berlangganan, Anda tidak perlu melakukan apapun. Account anda akan otomatis berakhir dalam 30 hari. 

Terimakasih,
Tim Nokia Messaging
*** Email ini dikirimkan secara otomatis. Mohon untuk tidak dibalas. ***
</pre>
</blockquote>
<p>Setelah saya membaca email tersebut dan cross check ke website nya telkomsel, ada beberapa hal yang saya bisa simpulkan.</p>
<p>1. Biaya paket harian untuk Push Mail dan Nokia Chat adalah Rp 2000 / Hari atau sekitar Rp 60.000 /bulan</p>
<p>2. Push mail bisa digunakan (Hanya ?) untuk Google, Yahoo dan Ovi Mail.</p>
<p>3. Apabila digunakan untuk mengakses internet yang lain seperti browsing, pull mail, streaming, ceting dengan aplikasi selain Nokia Chat, Mail For Exchange, Lotus Notes Traveler dan lain-lain dikenakan biaya GPRS sebesar Rp 5 / kb atau anda harus berlangganan paket Flash unlimited (masih ada gak ya ?)</p>
<p>4. Anggap saja saya pakai Flash Unlimited Basic yang harganya Rp 125.000 / bulan maka saya harus membayar Rp 125.000 + Rp 60.000 = Rp 185.000 / bulan (belum PPN)</p>
<p>Ok itu yang bisa saya tangkap dari pemberitahuan Nokia tersebut. Yang bisa dipastikan merubah pandangan saya mengenai kenyamanan menggunakan E Series dari Nokia.</p>
<p>Memang masih ada Push mail gratisan di luar sana seperti Seven versi Beta dan lain sebagainya tapi saya terlanjur cinta dengan Nokia Messaging apalagi jika harus dibandingkan dengan push mailnya BlackBerry maka hanya Nokia Messaging lah satu-satunya aplikasi untuk Nokia yang saya rasa memiliki kemampuan mendekati (ingat baru mendekati bukan sama).</p>
<p>Tadinya saya sempat bercita-cita untuk mengganti E71 saya dengan E72 tetapi dengan informasi seperti diatas rasanya saya harus merubah cita-cita belanja saya untuk tetap menggunakan E Series.</p>
<p>Kelebihan yang bisa di dapat ketika saya menggunakan paket Nokia E Series + Flash + Nokia Messaging (yang sebentar lagi gak gratis) adalah saya masih diperbolehkan untuk menggunakan E71 saya sebagai modem tanpa kena charge tambahan. Tapi untuk saya hal tersebut tidak terlalu membantu karena di Rumah pun Internet lewat WIFI sudah bisa dipakai unlimited.</p>
<p>Kekurangan nya apabila di Bandingkan dengan BlackBerry:</p>
<p>1. Harga jadi lebih mahal dari paket standar BIS yang ada di kisaran 100 &#8211; 180rb Rupiah bahkan smart menawarkan BIS unlimited sampai ketika BB dijadikan modem (Cool)</p>
<p>2. Nokia Messaging walaupun cukup bagus tapi masih jauh dari Push Mail BlackBerry. Terutama bermasalah dengan Mail Yahoo saya yang sama sekali tidak mau nyampe dan kadang suka tiba-tiba hilang isi inbox.</p>
<p>3. Nokia Chat masih sangat mengecewakan. Sampai saat ini saya masih tidak mau menggunakan Nokia Chat karena koneksi ke server Yahoo nya sangat lambat dan tampilan nya agak kurang enak. Saya malahan lebih memilih Mobinity.net yang harus bayar per bulan daripada Nokia Chat yang gratisan.</p>
<p>4. Aplikasi untuk social networking seperti FaceBook masih belum bagus di Symbian walaupun sekarang sudah ada aplikasi facebook untuk symbian tapi saya merasa kwalitas nya masih jauh tertinggal dari Aplikasi Facebook BlackBerry.</p>
<p>Dengan kondisi diatas, sepertinya saya sudah harus memikirkan opsi untuk menggunakan BlackBerry Apalagi kenyataan nya saya sudah sangat ketergantungan dengan email yang berbondong-bondong masuk ke HP. Sehingga email tidak masuk dengan cepat sudah terasa mengganggu efektifitas pekerjaan saya.</p>
<p>Apakah berubah nya opsi dari gratisan menjadi berbayar untuk Nokia Messaging ini suatu strategi marketing untuk Nokia? saya rasa Tidak karena saya yang sudah memproklamasikan diri sebagai pencinta Nokia saat ini malah berfikir untuk mencoba yang lain. Apakah mungkin pamor Nokia E Series akan terjun bebas dengan berbayar nya Nokia Messaging? Kita lihat saja nanti.</p>
<p>Saya masih memberi kesempatan sampai akhir Januari (karena terlanjur bayar tagihan telkomsel <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ) apabila ternyata pilihan terbaik tetap menggunakan Nokia berpartner dengan Telkomsel maka saya akan tetap menggunakan nya. Tetapi apabila kemudian harus menambah pengeluaran saya maka mendingan pilih opsi yang lain saja. Saya masih tetap terbuka dengan opsi BlackBerry dan yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/layanan-push-mail-nokia-tidak-gratis-lagi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Windows 7 cukup oke lah..</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 03:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama rasanya saya tidak menggunakan OS Keluaran Microsoft. Terakhir saya pakai sekitar tahun 2005 yang karena alasan ingin merasakan bekerja sehari-hari dengan OS berbasis Linux akhirnya merelakan Laptop di format dan diinstall Mandriva dan kemudian keterusan dengan Ubuntu sampai beberapa bulan yang lalu.
Saya sama sekali tidak pernah merasakan bekerja dengan menggunakan Windows Vista, Bahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama rasanya saya tidak menggunakan OS Keluaran Microsoft. Terakhir saya pakai sekitar tahun 2005 yang karena alasan ingin merasakan bekerja sehari-hari dengan OS berbasis Linux akhirnya merelakan Laptop di format dan diinstall Mandriva dan kemudian keterusan dengan Ubuntu sampai beberapa bulan yang lalu.</p>
<p>Saya sama sekali tidak pernah merasakan bekerja dengan menggunakan Windows Vista, Bahkan ketika tetangga minta tolong untuk memperbaiki setting jaringan di komputer nya saya harus muter-muter mencari cara untuk setting jaringan yang ternyata susaaaah banget.</p>
<p><span id="more-461"></span></p>
<p>Saya bukan orang yang fanatik dengan OS, jadi ketika Microsoft meluncurkan Windows 7 dan kemudian banyak sekali review yang menyatakan bahwa OS ini cukup bagus maka saya pun tergerak untuk mencari &#8220;Bajakan nya&#8221; <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sudah cukup banyak review tentang fitur-fitur baru di Windows 7, Saya tidak akan ikut-ikutan memberikan list apa yang baru di windows 7 saya hanya ingin menceritakan apa pendapat saya setelah saya menginstall dan menggunakan Windows 7 selama kurang lebih 3 hari.</p>
<p>1. Installasi cukup (sangat) Mudah kecuali pada kejadian saya dihadapkan dengan layar hitam dengan keterangan BIOS komputer saya tidak support ACPI. Informasi yang cukup menarik karena ternyata saya lupa meng enable kan kembali ACPI setelah sebelumnya men disable kan ACPI untuk installasi Hackintosh.</p>
<p>2. Waktu installasi cukup cepat untuk ukuran OS baru karena dengan ditinggal nonton Naruto pada saat jeda iklan yang ke dua installasi sudah selesai.</p>
<p>3. Setting awal untuk login dan Password dibuat cukup menyenangkan dan tidak pakai Ribet semua berjalan lancar.</p>
<p>4. Ketika pertama kali login, tampilan nya tidak terlalu wah, karena saya sudah cukup terbiasa dengan Windows XP, maka ketika melihat Windows 7 rasanya ya biasa-biasa saja.</p>
<p>5. Efek-efek ketika minimize dan maksimize windows jelas tidak membuat saya kagum karena saya sudah lama banget merasakan efek seperti itu di Linux dengan Compiz Fussion nya.</p>
<p>6. Kelebihan utama Windows 7 dibanding Vista menurut saya ada pada sisi kompatibilitas dengan driver-driver untuk Windows XP. Kalau di Vista komputer saya ngadat karena banyak driver yang tidak dikenal dan tidak bisa menggunakan driver Windows XP maka di Windows 7 untuk device yang tidak otomatis terinstall driver nya maka saya cukup menggunakan driver Windows XP dan semuanya berjalan lancar.</p>
<p>7. Saya merasa Windows 7 terasa seringan XP, dengan spek komputer yang tetap dan agak Jadul, Windows 7 bisa meluncur dengan mulus.</p>
<p>8. APM bisa berfungsi dengan optimal, ini kali pertama saya menggunakan OS yang mampu hibernate sampai mematikan Processor AMD Athlon X2 lengkap dengan kipas nya di komputer saya. Sebelumnya ketika hibernate selalu saja kipas-kipas masih aktif berputar. Sementara pada Windows 7 ini, kondisi Komputer seperti Mati total. Ketika pertama kali melihat saya menganggap komputer mati karena Listrik padam atau ada yang dengan sengaja men shutdown komputer.</p>
<p>9. Tidak banyak aplikasi yang sudah saya install di komputer ini, tapi sejauh ini tidak ada aplikasi yang biasa saya pakai yang tidak bisa diinstall di Windows 7.</p>
<p>Saya rasa segitu dulu pengalaman saya dengan Windows 7, walaupun disana sini kelihatan banget banyak mengambil ide-ide dari OS yang lain (Mac OS X dan Linux) tapi paling tidak Microsoft tidak kembali melakukan blunder seperti ketika mengeluarkan Windows ME dan Windows Vista.</p>
<p>Dan sangat pantas apabila sambutan produsen dan pengguna komputer di dunia cukup antusias dengan Windows 7 Ini. Kalau saya sudah bosan dengan OS X dan Linux bukan tidak mungkin saya akan melirik Windows 7.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/windows-7-cukup-oke-lah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbaiki master.passwd</title>
		<link>http://www.giest.org/unix/freebsd/memperbaiki-master-passwd.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/unix/freebsd/memperbaiki-master-passwd.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 08:41:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[FreeBSD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini untuk yang ke sekian kali nya, server harus di restart dengan paksa ketika sedang membersihkan user-user yang sudah tidak digunakan. Dan akibatnya seperti sudah bisa dibayangkan, server tidak bisa balik lagi  
Beruntung sebelumnya pernah mendapat kasus seperti ini juga sehingga tidak terlalu panik ketika tidak bisa login baik lewat remote ataupun console.
Kecurigaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini untuk yang ke sekian kali nya, server harus di restart dengan paksa ketika sedang membersihkan user-user yang sudah tidak digunakan. Dan akibatnya seperti sudah bisa dibayangkan, server tidak bisa balik lagi <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Beruntung sebelumnya pernah mendapat kasus seperti ini juga sehingga tidak terlalu panik ketika tidak bisa login baik lewat remote ataupun console.</p>
<p>Kecurigaan saya langsung tertuju ke rusaknya file database password yaitu master.passwd.</p>
<p><span id="more-459"></span></p>
<p>Tanda-tanda master.passwd database password di freeBSD rusak salah satunya adalah tidak bisa login baik remote ataupun lewat console.</p>
<p>Atau ketika kita mencoba merubah password salah satu user akan muncul tulisan seperti berikut ini</p>
<blockquote><p>passwd: /etc/master.passwd: corrupted entry<br />
passwd: /etc/master.passwd: unchanged</p></blockquote>
<p>Untuk memperbaiki nya cukup dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini</p>
<p>1. Login ke box FreeBSD anda dengan single user mode (pilih 4 pada pilihan menu boot).</p>
<p>2. kemudian ketikan</p>
<blockquote><p>mount -u /</p></blockquote>
<p>atau kalau tidak berhasil bisa juga dengan opsi berikut</p>
<blockquote><p>mount -o rw -u /</p></blockquote>
<p>3. Lalu ketikan</p>
<blockquote><p>mount -a</p></blockquote>
<p>4. Dan terakhir kita perbaiki master.passwd dengan mengetikan</p>
<blockquote><p>pwd_mkdb /etc/master.passwd</p></blockquote>
<p>Setelah mengetikan itu semua silahkan restart box anda dan coba untuk login kembali. Apabila ternyata masih belum bisa login berarti error yang terjadi bukan dikarenakan rusaknya database master.passwd.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/unix/freebsd/memperbaiki-master-passwd.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merubah mode forward Thunderbird</title>
		<link>http://www.giest.org/aplikasi/merubah-mode-forward-thunderbird.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/aplikasi/merubah-mode-forward-thunderbird.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 08:32:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Secara default ketika kita memforward email di Mozilla Thunderbird, maka email yang kita forward akan dijadikan attachment ber ekstensi .eml.
Masalahnya adalah tidak semua mail server memperbolehkan attachment dengan ekstensi tersebut, seperti halnya mail server exim dengan konfigurasi bawaan cPanel akan me reject mail dengan attachment ber ekstensi .eml.

Dulu solusi yang saya pakai adalah dengan klik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Secara default ketika kita memforward email di Mozilla Thunderbird, maka email yang kita forward akan dijadikan attachment ber ekstensi .eml.</p>
<p>Masalahnya adalah tidak semua mail server memperbolehkan attachment dengan ekstensi tersebut, seperti halnya mail server exim dengan konfigurasi bawaan cPanel akan me reject mail dengan attachment ber ekstensi .eml.</p>
<p><span id="more-450"></span></p>
<p>Dulu solusi yang saya pakai adalah dengan klik reply kemudian To nya di ganti tetapi ternyata tidak lucu juga kalau memforward mail tetapi subject nya RE: <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut ini gambar sebelum perubahan, masih berupa attachment</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.20.22-PM.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-454" title="Screen shot 2009-10-14 at 3.20.22 PM" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.20.22-PM-300x171.png" alt="Screen shot 2009-10-14 at 3.20.22 PM" width="300" height="171" /></a></p>
<p>Dan ternyata ada solusi untuk masalah tersebut yaitu dengan cara value dari <strong>mail.forward_ message_mode</strong> dari default 0 menjadi 2.</p>
<p>Caranya adalah:</p>
<p>1. Buka Thunderbird anda.</p>
<p>2. klik</p>
<p>Mac : Thunderbird-&gt;preferences</p>
<p>Linux : Edit-&gt;preferences</p>
<p>Advanced-&gt;General-&gt;Config Editor</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.15.06-PM.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-452" title="Screen shot 2009-10-14 at 3.15.06 PM" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.15.06-PM-300x201.png" alt="Screen shot 2009-10-14 at 3.15.06 PM" width="300" height="201" /></a></p>
<p>3. Kemudian anda ketikan forward_message_mode kemudian double klik dan ganti value nya dari 0 menjadi 2</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.18.20-PM.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-453" title="Screen shot 2009-10-14 at 3.18.20 PM" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.18.20-PM-300x53.png" alt="Screen shot 2009-10-14 at 3.18.20 PM" width="300" height="53" /></a></p>
<p>4. Setelah diganti close semua nya dan silahkan dicoba untuk memforward email anda lagi, hasilnya kira-kira seperti berikut ini.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.28.27-PM.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-455" title="Screen shot 2009-10-14 at 3.28.27 PM" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/10/Screen-shot-2009-10-14-at-3.28.27-PM-300x213.png" alt="Screen shot 2009-10-14 at 3.28.27 PM" width="300" height="213" /></a></p>
<p>Dan sekarang anda tidak perlu takut email anda di blok gara-gara atachment .eml lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/aplikasi/merubah-mode-forward-thunderbird.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah saya sudah memerlukan BlackBerry?</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/apakah-saya-sudah-memerlukan-blackberry.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/apakah-saya-sudah-memerlukan-blackberry.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 08:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[E71]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[BlackBerry saat ini benar-benar sedang jadi trend, terkadang saya juga berfikir sepertinya asyik ikut trend ber BB ria, apalagi melihat asesoris BB yang mulai bertebaran dimana-mana membuat saya semakin tertarik.
Tetapi benarkah saya sudah siap untuk menggunakan BlackBerry? atau sudahkah saya memerlukan BlackBerry?
BlackBerry sepintas memang hampir sama dengan smartphone yang lain yang fungsi utama nya ber [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BlackBerry saat ini benar-benar sedang jadi trend, terkadang saya juga berfikir sepertinya asyik ikut trend ber BB ria, apalagi melihat asesoris BB yang mulai bertebaran dimana-mana membuat saya semakin tertarik.</p>
<p>Tetapi benarkah saya sudah siap untuk menggunakan BlackBerry? atau sudahkah saya memerlukan BlackBerry?</p>
<p>BlackBerry sepintas memang hampir sama dengan smartphone yang lain yang fungsi utama nya ber telpon ria, terus apa yang membuat BlackBerry berbeda dengan HP / smartphone yang lain?</p>
<p><span id="more-440"></span></p>
<p>Setelah berusaha mencari dengan cara googling dan baca-baca di forum yang membahas BlackBerry, kelebihan BlackBerry dibandingkan HP / smartphone yang lain adalah:</p>
<p><strong>Push Mail</strong></p>
<p>Push Mail menurut saya adalah fitur utama dari BlackBerry yang membuat BB dianggap lebih superior dibanding Smart Phone yang lain, walaupun saat ini Push Mail bukan lagi kemampuan khusus yang hanya dimiliki oleh BlackBerry. Hampir semua Smartphone keluaran saat ini sudah mampu untuk melakukan push mail walaupun dengan menggunakan aplikasi dari pihak lain.</p>
<p>Kelebihan Push Mail BlackBerry terletak pada lokasi server push mail yang berlokasi di operator. Itu sebab utama kenapa pengguna BlackBerry akan merasakan bahwa email mengalir lebih lancar ketika menggunakan BlackBerry dibandingkan dengan smartphone (misalnya nokia dengan Nokia Mail nya).</p>
<p>Ditambah lagi dengan teknologi kompresi data yang konon mampu memperkecil ukuran email dan attachment menjadi jauh lebih kecil dari ukuran sebenarnya maka makin cepatlah sang email masuk ke Perangkat BlackBerry.<br />
<strong> </strong></p>
<p><strong>BlackBerry Messenger</strong></p>
<p>BlackBerry messenger memberi anda kemampuan untuk memberitahukan lokasi anda saat ini dan juga memiliki kemampuan untuk memberitahu teman anda bahwa anda sedang bertelpon Ria dengan fitur automatic on the phone alert.</p>
<p>Mungkin anda akan protes karena BlackBerry juga bisa digunakan untuk ber ceting di Yahoo Messenger, Google Talk, ICQ dan AIM nah tunda dulu protes anda karena saya akan membahas nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>Social Networking</strong></p>
<p>BlackBerry memiliki aplikasi yang mempermudah anda untuk selalu berinteraksi dengan teman dan kerabat anda melalui Facebook atau MySpace.</p>
<p><strong>Browsing</strong></p>
<p>Browsing dengan menggunakan Browsernya BlackBerry.</p>
<p>Dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh BlackBerry yang mana 4 diantaranya saya tuliskan diatas apakah sekarang saya memerlukan Blackberry? sepertinya masih ada beberapa pertanyaan yang harus saya jawab sebelum memutuskan apakah saya memerlukan atau tidak.</p>
<p>1. Apakah saya memiliki Budget antara 150 &#8211; 180 ribu rupiah per bulan hanya untuk berlangganan BlackBerry service?</p>
<blockquote><p>Sepertinya angka 150 &#8211; 180 / bulan masih bisa diusahakan dengan memotong anggaran bensin dan jajan, tetapi seperti biasa kalau ada yang lebih murah kenapa saya harus pilih yang lebih mahal <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Kalau alasan nya untuk unlimited internet access, Telkomsel Flash 125rb dan Matrix 100rb sepertinya lebih menggiurkan untuk saya.</p></blockquote>
<p>2. Jika iya sudah tahukah bahwa BB service hanya bisa di pakai diperangkat BB saja yang artinya:</p>
<p>- Apabila saya menggunakan BB sebagai modem maka saya harus membayar tarif GPRS yang terpisah dari harga berlangganan BB service. Dan kita semua pasti tahu bahwa bukan perbuatan yang bijak online menggunakan PC dengan internet berbasis quota. Karena kalau over quota suka gak kira-kira.</p>
<blockquote><p>Waduh padahal saya sering juga menjadikan HP sebagai modem. Maklum kalau sedang mudik saya juga perlu membuka web yang tidak bisa dibuka di HP / Smartphone contoh nya web-web yang full flash (FarmVille <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) ditambah lagi saya kadang merasa kurang nyaman dengan internet di HP, sebesar-besar nya tombol gadget pasti jauh lebih kecil dibanding tombol keyboard laptop atau PC.</p>
<p>Dan kalau saya harus bayar lagi? ngga deh.. ketakutan saya saat ini adalah takut over quota dan tiba-tiba harus membayar sekian juta untuk koneksi internet yang belum tentu juga menghasilkan untuk saya.</p>
<p>Kalau ada informasi lain misalnya ada operator yang sudah benar-benar memberikan unlimited internet access baik itu di BB atau ketika dijadikan modem? ditunggu banget siapa tahu bisa menambah keyakinan untuk mencicipi sang BB.</p></blockquote>
<p>- Apabila saya menggunakan Aplikasi tambahan yang tidak terkoneksi dengan BB Service saya harus tetap membayar biaya GPRS walaupun saya sudah membayar biaya berlangganan lebih dari 150 ribu rupiah per bulan.</p>
<blockquote><p>Beberapa aplikasi yang biasa saya pakai seperti radio online dan youtube apakah sudah ada di BB? dan apakah kena biaya GPRS kalau saya menggunakan aplikasi tersebut? kalau iya kena pasti stress karena dua aplikasi tersebut sangat boros bandwidth.</p></blockquote>
<p>3. Apakah saya memiliki dana lebih untuk membayar biaya SMS dan Voice? karena tentu saja 150 &#8211; 180 rb per bulan tidak termasuk penggunaan SMS dan Voice yang anda pakai.</p>
<blockquote><p>Sekarang juga sudah seperti itu jadi No Problem toh pemakaian voice dan SMS saya masih sangat kecil.</p></blockquote>
<p>4. Apakah BB memiliki aplikasi yang anda perlukan? karena saat ini jumlah aplikasi BlackBerry masih jauh dibawah aplikasi Symbian atau Apple IPhone.</p>
<blockquote><p>Setelah browsing kanan kiri sepertinya aplikasi yang biasa saya pakai sudah ada di BB, paling tidak Putty untuk BB sudah ada <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , tapi terus terang saja Symbian jauh lebih mudah mencari nya daripada BB.</p></blockquote>
<p>5. Apakah saya perlu membaca email secara real time seperti membaca SMS? atau saya malah terganggu dengan ring tone yang selalu berbunyi ketika email masuk padahal email tersebut adalah email yang tidak penting atau mungkin saja hanya spam.</p>
<blockquote><p>Beberapa email iya sangat penting, seperti pemberitahuan error di jaringan dan server. Tapi kadang gak gitu penting banget untuk mendapatkan bunyi ting tong di HP apabila email masuk toh saya hampir setiap waktu online pakai PC dan Thunderbird saya sudah di set setiap 5 menit untuk retrieve email, dan itupun tidak berarti setiap 5 menit ada email yang baru.</p></blockquote>
<p>6. Apakah email yang masuk jumlahnya sangat banyak dan ukuran nya cukup besar sehingga push mail dari pihak ke tiga sudah tidak sanggup lagi untuk melayani nya?</p>
<blockquote><p>Sangat banyak sih tidak, hanya sekitar 200 &#8211; 300 email per hari. Itupun sebagian besar email dari milis dan spam tentu nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Pengalaman menggunakan Pushmail dari Nokia sepertinya aman-aman saja belum pernah kejadian HP nge hank gara-gara kebanyakan email yang masuk.</p></blockquote>
<p>7. Apakah saya tidak puas dengan fasilitas yang diberikan oleh m.facebook.com? sehingga saya memerlukan aplikasi khusus untuk mengakses facebook.</p>
<blockquote><p>Tidak puas dengan m.facebook.com? tentu saja, ada beberapa fitur yang saya sangat inginkan tetapi belum tersedia di m.facebook.com salah satunya upload dan tag photo. Tetapi saat ini saya sudah pakai aplikasi dari mobinity jadi sudah bisa upload photo dengan leluasa walaupun tag tetep gak bisa dan kayaknya BB juga blom bisa tag photo deh..</p></blockquote>
<p>8. Apakah teman-teman kontak saya kebanyakan sudah menggunakan BlackBerry sehingga saya akan sangat mudah berkomunikasi dengan menggunakan BB Messenger?</p>
<blockquote><p>Teman-teman saya online menggunakan Yahoo Messenger ada beberapa yang menggunakan BB tetapi mereka online juga di YM jadi ya Yahoo Messenger saja cukup lah.</p></blockquote>
<p>9. Jadi gimana masih mau beli BlackBerry?</p>
<blockquote><p>Terus terang kalau mengikuti kemauan hati sih pengen banget. Tapi melihat isi dompet dan ternyata kebutuhan saya sudah terpenuhi oleh HP saya saat ini rasanya untuk sekarang masih sebatas angan-angan dulu deh. Nanti disaat saya sudah kelebihan duit mungkin akan beli yang namanya BlackBerry <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p></blockquote>
<p>FYI Untuk saat ini saya masih setia dengan E71 (mudah-mudahan bisa kebeli E72 <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) + Telkomflash basic unlimited dan berikut ini aplikasi tambahan untuk mensiasati keinginan Ber BB ria.</p>
<p>1. Push Mail pakai Nokia Email ( email.nokia.com)</p>
<p>2. FaceBook pakai aplikasi dari mobinity.net bayar 5000 / bulan karena saya tidak berlangganan paket data nya. Dan untuk anda yang menggunakan telkomsel bisa membuka facebook, chatting di YM dan membaca berita kompas plus beberapa yang lainnya unlimited dengan hanya membayar 15000 / bulan. Murah bangeeeeet&#8230;</p>
<p>3. Yahoo Messenger pakai aplikasi dari mobinity.net dan Nokia Chat tergantung lagi pengen aplikasi yang mana.</p>
<p>4. Untuk browsing saya masih setia dengan Browser bawaan E71 dan Opera Mini.</p>
<p>Jadi sekali lagi masihkah saya mau membeli BlackBerry? hummmm Masih.. tapi nunggu ada duit dulu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/apakah-saya-sudah-memerlukan-blackberry.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Snow Leopard, Haruskah Upgrade Sekarang?</title>
		<link>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 08:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya pengguna Mac, sedang dilanda euphoria dengan kedatangan versi terbaru Mac OS X yaitu Mac OS 10.6 Snow Leopard.
Saya sebagai pengguna Mac tentu saja terkena euphoria yang sama dan bawaan nya pengen cepet-cepet upgrade ke versi terbaru tersebut tetapi kira-kira haruskah saya upgrade sekarang? atau mungkin saya harus menunggu beberapa waktu sampai Snow Leopard ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya pengguna Mac, sedang dilanda euphoria dengan kedatangan versi terbaru Mac OS X yaitu Mac OS 10.6 Snow Leopard.</p>
<p>Saya sebagai pengguna Mac tentu saja terkena euphoria yang sama dan bawaan nya pengen cepet-cepet upgrade ke versi terbaru tersebut tetapi kira-kira haruskah saya upgrade sekarang? atau mungkin saya harus menunggu beberapa waktu sampai Snow Leopard ini cukup stabil?</p>
<p><span id="more-435"></span></p>
<p>Yang langsung ingin upgrade sepertinya masih terbawa suasana ketika peluncuran Leopard dimana ada hampir 300 fitur baru yang dibenamkan kedalam Leopard dibandingkan Tiger.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-436" title="leopard-300-new-features" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features-300x165.jpg" alt="leopard-300-new-features" width="300" height="165" /></a></p>
<p>Sementara upgrade dari Leopard ke Snow Leopard?</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features.jpg"></a><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/snow-leopard-0-new-features.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-437" title="snow-leopard-0-new-features" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/snow-leopard-0-new-features-300x168.jpg" alt="snow-leopard-0-new-features" width="300" height="168" /></a></p>
<p>0 new features? Apa bener?</p>
<p>Setelah saya baca-baca memang hampir benar bahwa Snow Leopard tidak memberikan fitur yang bener-bener baru. Hanya perbaikan-perbaikan kecil dan besar disana sini. Tapi buat anda yang penasaran berikut ini saya quota artikel tentang beberapa fitur yang ada di snow leopard.</p>
<blockquote><p>Mac OS X akan melakukan update dengan merilis Snow Leopard mulai Jumat (28/8/2009). Hampir semua penggila Apple membicarakan sistem operasi Machintosh terbaru besutan Apple ini.</p>
<p>Selain fokus pada up grade kecepatan yang mereka usung sebagai senjata utama Snow Leopard. Ada beberapa fitur yang telah dimodifikasi, yang menjadikan &#8216;Macan Salju&#8217; lebih mempunyai &#8216;cakar&#8217; tajam. Walaupun, fitur-fitur tersebut masih menuai pro dan kontroversi</p>
<p>Seperti yang dilansir PC World, Kamis (27/8/2009), setidaknya ada beberapa aplikasi baru yang menjadikan sistem operasi yang bernama lain Mac X 10.6 terlihat perubahan besarnya.</p>
<p>Exchange<br />
Fitur terbaru yang termasuk besar adalah dukungan exchange email, seperti Microsoft e-mail yang sangat populer. Dukungan exchange ini juga bisa dimaksimalkan untuk daftar kontak, dan kalendar Server. Fitur ini menjadi pelengkap dari iPhone, yang telah melakukannya sejak setahun lalu, yang ironisnya tidak diterapkan di Microsoft Exchange.</p>
<p>Cara dukungan exchange bekerja di Snow Leopard cukup sederhana. Setelah Anda menambahkan account Exchange di Mail, Anda akan mulai menerima pesan e-mail, Anda akan dapat melihat Exchange kontak di Buku Alamat, dan Exchange kalender.</p>
<p>Selain itu, aplikasi bernama iCal, akan mengerjakan tugas yang terbilang cukup rumit, seperti iCal bahkan mengatur jadwal pertemuan berdasarkan status undangan, yang artinya Anda dapat menerima atau menolak undangan pertemuan langsung dari. Jika Anda sinkornisasikan dengan iPhone untuk server Exchange yang sama, semua jadwal kalender akan sinkron secara otomatis.</p>
<p>Malware Check<br />
Di fitur ini bukan berarti sistem operasi Snow Leopard mudah untuk dibobol oleh virus. Akan tetapi Malware Check lebih diperuntukkan untuk memberikan proteksi yang kuat dari malware. Fitur ini akan memberikan peringatan ketika pengguna mengunduh gambar dari internet akan selalu mengeceknya dari mara bahaya virus.</p>
<p>Expose<br />
Pengaturan jendela sebenarnya sudah diperkenalkan di OS sebelumnya. Namun di seri pendahulu, bila Anda menggunakan Expose untuk menampilkan semua jendela di aplikasi pengaturan jendela akan sedikit serampangan. Dengan &#8216;Macan Tutul Salju&#8217;, Expose akan membuat jendela diselaraskan pada grid, sehingga sebagian besar orang akan menemukan kemudahan untuk dengan cepat memindai melalui layar mereka dan menemukan jendela yang mereka inginkan.</p>
<p>Dock<br />
The Dock juga mengalami perubahan dengan menu yang lebih licin. Ada sejumlah opsi yang bisa di sub menu Options yang membuat menu awal tidak terlalu kelihatan rumit saat pengguna menggunakannya.</p>
<p>QuickTime Player<br />
QuickTime Player kini menggabungkan fitur yang sebelumnya terpisah yaitu QuickTime Pro yang memiliki kemampuan untuk merekam dan memotong video termasuk screencasts dan berbagi video di iTunes, MobileMe, dan YouTube. Selain itu, Apple juga sudah meningkatkan kemampuan kecepatan mesin dari video dan juga penghalusan dari streaming video.</p>
<p>Browser<br />
Safari 4.0 yang baru saja dirilis awal musim panas ini sudah tersedia di Snow Leopard. Pengguna dapat merasakan, kecepatan dan kenikmatan yang sangat ringan dalam melakukan peseluncuran di dunia maya.</p>
<p>Finder<br />
Aplikasi Findet merupakan pusat pengendalian file dan folder di Mac OS X, yang sebenarnya sudah ada di sebelumnya. Namun, Apple menyakini di versi baru ini dapat mendukung aplikasi Cocoa 64-bit. Mereka juga mengatakan Finder baru vb4tini, akan berjalan jauh lebih responsif. Yang tentunya akan berpengaruh pada ketajaman gambar yang dihadirkan.</p></blockquote>
<p>Dengan segala kelebihan yang tertulis diatas, saya rasa saya tidak akan upgrade dahulu ke Snow Leopard <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya akan menunggu sampai beberapa waktu ke depan kira-kira sampai keluar update dari Apple.</p>
<p>Saya masih ragu untuk upgrade dengan pertimbangan:</p>
<ol>
<li>Ada beberapa aplikasi yang biasa saya pakai belum compatible dengan Snow Leopard. Mungkin aplikasi yang biasa anda pakai juga belum cocok silahkan cek disini http://snowleopard.wikidot.com/</li>
<li>Saya belum merasa dikecewakan dengan Leopard yang sekarang saya pakai. Semua masih aman-aman saja.</li>
<li>Kiriman DVD nya belum datang <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Tetapi jangan salah.. saya memilih untuk order Snow Leopard dari sekarang. mumpung lagi promo harga nya murah hehehehe..</p>
<p>So untuk anda apakah mau upgrade sekarang atau sama menunggu waktu yang tepat untuk mencicipi Snow Leopard?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah Charging MacBook Unibody</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 16:10:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Giest</dc:creator>
				<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini tidak akan memberikan how to solve masalah charging ini tetapi hanya berbagi, siapa tahu suatu saat anda mendapat masalah yang sama.
Baru beberapa minggu pakai MBU tiba-tiba ada kejadian aneh yang ternyata masalah nya cukup serius walaupun kalau di lihat dari gejala nya bisa dibilang biasa-biasa saja.

Dimulai dengan MBU mati secara tiba-tiba ketika sedang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini tidak akan memberikan how to solve masalah charging ini tetapi hanya berbagi, siapa tahu suatu saat anda mendapat masalah yang sama.</p>
<p>Baru beberapa minggu pakai MBU tiba-tiba ada kejadian aneh yang ternyata masalah nya cukup serius walaupun kalau di lihat dari gejala nya bisa dibilang biasa-biasa saja.</p>
<p><span id="more-433"></span></p>
<p>Dimulai dengan MBU mati secara tiba-tiba ketika sedang dipakai (adaptor tidak dipasang), secara reflex saya langsung menekan tombol power untuk menyalakan kembali dan memang tidak ada masalah, MBU bisa boot kembali dengan normal dan sayapun melanjutkan pekerjaan seperti biasa.</p>
<p>Beruntung waktu itu batrei MBU saya dalam kondisi full charge, setelah pemakaian tanpa charger sisa batrei masih sekitar 75%.<br />
Ketika saya kembali menggunakan charger (kebiasaan saya jarang kerja tanpa charger, karena kebiasaan laptop yang akan turun perporma kalau charger tidak dipasang), ada sedikit keanehan yaitu seperti yang saya bilang tadi sisa batrei 75% maka harusnya ketika charger dipasang, lampu led MagSafe berwarna orange terang tanda posisi sedang charging, tetapi sekarang warna nya biru redup hampir tidak terlihat kalau menyala.</p>
<p>Ditambah lagi status di menu bar menunjukan tanda <strong>power source : Battery</strong> padahal harusnya <strong>Power Source : Power Adapter</strong>.</p>
<p>Sempat satu malam saya pakai MBU saya dengan kondisi MagSafe terpasang dan aneh nya ternyata magsafe berfungsi karena batrei MBU saya tidak berkurang malahan bertambah walaupun dengan sangat lambat.</p>
<p>Setelah baca-baca di beberapa forum ada yang bilang coba reset PRAM dan SMC ternyata masalah tetap sama.</p>
<p>Ada juga yang menyarankan coba cabut batrei dan gunakan MagSafe saja apabila tidak mau menyala berarti logic board yang kena.. Waduh.. Logic Board = Motherboard di PC benda paling mahal kalau harus ganti.</p>
<p>Akhirnya diputuskan lebih baik ke AASP (Apple Authorised Service Provider) saja, di Bandung AASP hanya ada di Mall Parijs van Java. Tepat nya di Zoom Ground Floor C-02.</p>
<p>Di AASP saya dijanjikan waktu pengerjaan selama 7 hari kerja berhubung pada hari senin berikutnya adalah libur jadi kira-kira 10 hari MBU saya harus menginap. Untung saja ASUS A6Ja saya masih ada kalau tidak bisa repot kerjaan terbengkalai.</p>
<p>Berikut ini list test yang dilakukan oleh AASP</p>
<blockquote><p>- Verified The Symptom, Unit Unable To Charge</p>
<p>- Tried To Reset PRAM And SMC, Failed. Test With Different Power Adapter And Battery But The Symptom Still Persist</p>
<p>- Removed All Peripherals, Boot With Minimal Configuration, Removed Magsafe DC Board, Tried With Known-good Magsafe DC Board, Tried To Power On Without Battery, Connected To Power Adapter But Unit Will Not Power On.</p>
<p>- Logic Board Issue. Request Replacement Part To Apple Under Warranty Coverage. Done</p></blockquote>
<p>Seperti dilihat diatas langkah ke satu dan ke dua sama dengan yang sudah saya lakukan dan langkah mencoba dengan power tanpa batrei juga sudah saya lakukan dan ternyata, hasilnya adalah benar Logic Board nya yang bermasalah.</p>
<p>Untung masih dalam garansi coba kalau tidak, Harga logic board ada di kisaran $650 &#8211; $700 seharga sebuah laptop <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Progress service bisa dimonitor dengan sangat mudah, saya bisa melihat step-step yang dilakukan oleh AASP, jadi bisa tahu kalo benar Mac kita dibenerin atau tidak <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya sekarang MBU saya sudah kembali, dan bisa melanjutkan aktifitas yang sempat tertunda karena data nya ada MBU (males backup).</p>
<p>Kesimpulan yang bisa diambil dari kejadian ini adalah:</p>
<p>1. Garansi MacBook (Apple Product) berlaku internasional dan benar-benar tanpa biaya dengan layanan profesional hanya sayang tidak banyak AASP berdiri di Bandung. Mungkin di kota lain malah tidak ada sama sekali dan apabila di service bukan di AASP garansi sangat mungkin hilang.</p>
<p>2. MacBook mungkin lebih handal ketika di bundle dengan Mac OS X tetapi terus terang saja, hardware versi Intel ini masih diragukan kwalitas nya (banyak orang bilang tidak setangguh versi sebelum intel).</p>
<p>3. Untuk MacBook garansi sangat perlu karena harga sparepart nya yang aduhai mahal. Saya sendiri berencana untuk membeli lisensi Apple Care untuk tambahan garansi selama 2 tahun (walaupun harganya mahaaaaaal 2.5jt).</p>
<p>4. Jangan ragu datangi AASP <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Udah ah tumpah sudah unek-unek nya terima kasih buat akang-akang di Zoom AASP, akang yang tidak kenalan dulu sama akang kenshin_himura (kaskuser katanya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
