<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Giest Blogz &#187; Mac</title>
	<atom:link href="http://www.giest.org/category/mac/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.giest.org</link>
	<description>Welcome to Free World</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2010 04:05:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Snow Leopard, Haruskah Upgrade Sekarang?</title>
		<link>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 08:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Sepertinya pengguna Mac, sedang dilanda euphoria dengan kedatangan versi terbaru Mac OS X yaitu Mac OS 10.6 Snow Leopard. Saya sebagai pengguna Mac tentu saja terkena euphoria yang sama dan bawaan nya pengen cepet-cepet upgrade ke versi terbaru tersebut tetapi kira-kira haruskah saya upgrade sekarang? atau mungkin saya harus menunggu beberapa waktu sampai Snow Leopard [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya pengguna Mac, sedang dilanda euphoria dengan kedatangan versi terbaru Mac OS X yaitu Mac OS 10.6 Snow Leopard.</p>
<p>Saya sebagai pengguna Mac tentu saja terkena euphoria yang sama dan bawaan nya pengen cepet-cepet upgrade ke versi terbaru tersebut tetapi kira-kira haruskah saya upgrade sekarang? atau mungkin saya harus menunggu beberapa waktu sampai Snow Leopard ini cukup stabil?</p>
<p><span id="more-435"></span></p>
<p>Yang langsung ingin upgrade sepertinya masih terbawa suasana ketika peluncuran Leopard dimana ada hampir 300 fitur baru yang dibenamkan kedalam Leopard dibandingkan Tiger.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-436" title="leopard-300-new-features" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features-300x165.jpg" alt="leopard-300-new-features" width="300" height="165" /></a></p>
<p>Sementara upgrade dari Leopard ke Snow Leopard?</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/leopard-300-new-features.jpg"></a><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/snow-leopard-0-new-features.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-437" title="snow-leopard-0-new-features" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/09/snow-leopard-0-new-features-300x168.jpg" alt="snow-leopard-0-new-features" width="300" height="168" /></a></p>
<p>0 new features? Apa bener?</p>
<p>Setelah saya baca-baca memang hampir benar bahwa Snow Leopard tidak memberikan fitur yang bener-bener baru. Hanya perbaikan-perbaikan kecil dan besar disana sini. Tapi buat anda yang penasaran berikut ini saya quota artikel tentang beberapa fitur yang ada di snow leopard.</p>
<blockquote><p>Mac OS X akan melakukan update dengan merilis Snow Leopard mulai Jumat (28/8/2009). Hampir semua penggila Apple membicarakan sistem operasi Machintosh terbaru besutan Apple ini.</p>
<p>Selain fokus pada up grade kecepatan yang mereka usung sebagai senjata utama Snow Leopard. Ada beberapa fitur yang telah dimodifikasi, yang menjadikan &#8216;Macan Salju&#8217; lebih mempunyai &#8216;cakar&#8217; tajam. Walaupun, fitur-fitur tersebut masih menuai pro dan kontroversi</p>
<p>Seperti yang dilansir PC World, Kamis (27/8/2009), setidaknya ada beberapa aplikasi baru yang menjadikan sistem operasi yang bernama lain Mac X 10.6 terlihat perubahan besarnya.</p>
<p>Exchange<br />
Fitur terbaru yang termasuk besar adalah dukungan exchange email, seperti Microsoft e-mail yang sangat populer. Dukungan exchange ini juga bisa dimaksimalkan untuk daftar kontak, dan kalendar Server. Fitur ini menjadi pelengkap dari iPhone, yang telah melakukannya sejak setahun lalu, yang ironisnya tidak diterapkan di Microsoft Exchange.</p>
<p>Cara dukungan exchange bekerja di Snow Leopard cukup sederhana. Setelah Anda menambahkan account Exchange di Mail, Anda akan mulai menerima pesan e-mail, Anda akan dapat melihat Exchange kontak di Buku Alamat, dan Exchange kalender.</p>
<p>Selain itu, aplikasi bernama iCal, akan mengerjakan tugas yang terbilang cukup rumit, seperti iCal bahkan mengatur jadwal pertemuan berdasarkan status undangan, yang artinya Anda dapat menerima atau menolak undangan pertemuan langsung dari. Jika Anda sinkornisasikan dengan iPhone untuk server Exchange yang sama, semua jadwal kalender akan sinkron secara otomatis.</p>
<p>Malware Check<br />
Di fitur ini bukan berarti sistem operasi Snow Leopard mudah untuk dibobol oleh virus. Akan tetapi Malware Check lebih diperuntukkan untuk memberikan proteksi yang kuat dari malware. Fitur ini akan memberikan peringatan ketika pengguna mengunduh gambar dari internet akan selalu mengeceknya dari mara bahaya virus.</p>
<p>Expose<br />
Pengaturan jendela sebenarnya sudah diperkenalkan di OS sebelumnya. Namun di seri pendahulu, bila Anda menggunakan Expose untuk menampilkan semua jendela di aplikasi pengaturan jendela akan sedikit serampangan. Dengan &#8216;Macan Tutul Salju&#8217;, Expose akan membuat jendela diselaraskan pada grid, sehingga sebagian besar orang akan menemukan kemudahan untuk dengan cepat memindai melalui layar mereka dan menemukan jendela yang mereka inginkan.</p>
<p>Dock<br />
The Dock juga mengalami perubahan dengan menu yang lebih licin. Ada sejumlah opsi yang bisa di sub menu Options yang membuat menu awal tidak terlalu kelihatan rumit saat pengguna menggunakannya.</p>
<p>QuickTime Player<br />
QuickTime Player kini menggabungkan fitur yang sebelumnya terpisah yaitu QuickTime Pro yang memiliki kemampuan untuk merekam dan memotong video termasuk screencasts dan berbagi video di iTunes, MobileMe, dan YouTube. Selain itu, Apple juga sudah meningkatkan kemampuan kecepatan mesin dari video dan juga penghalusan dari streaming video.</p>
<p>Browser<br />
Safari 4.0 yang baru saja dirilis awal musim panas ini sudah tersedia di Snow Leopard. Pengguna dapat merasakan, kecepatan dan kenikmatan yang sangat ringan dalam melakukan peseluncuran di dunia maya.</p>
<p>Finder<br />
Aplikasi Findet merupakan pusat pengendalian file dan folder di Mac OS X, yang sebenarnya sudah ada di sebelumnya. Namun, Apple menyakini di versi baru ini dapat mendukung aplikasi Cocoa 64-bit. Mereka juga mengatakan Finder baru vb4tini, akan berjalan jauh lebih responsif. Yang tentunya akan berpengaruh pada ketajaman gambar yang dihadirkan.</p></blockquote>
<p>Dengan segala kelebihan yang tertulis diatas, saya rasa saya tidak akan upgrade dahulu ke Snow Leopard <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya akan menunggu sampai beberapa waktu ke depan kira-kira sampai keluar update dari Apple.</p>
<p>Saya masih ragu untuk upgrade dengan pertimbangan:</p>
<ol>
<li>Ada beberapa aplikasi yang biasa saya pakai belum compatible dengan Snow Leopard. Mungkin aplikasi yang biasa anda pakai juga belum cocok silahkan cek disini http://snowleopard.wikidot.com/</li>
<li>Saya belum merasa dikecewakan dengan Leopard yang sekarang saya pakai. Semua masih aman-aman saja.</li>
<li>Kiriman DVD nya belum datang <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<p>Tetapi jangan salah.. saya memilih untuk order Snow Leopard dari sekarang. mumpung lagi promo harga nya murah hehehehe..</p>
<p>So untuk anda apakah mau upgrade sekarang atau sama menunggu waktu yang tepat untuk mencicipi Snow Leopard?</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Fmac%2Fsnow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html&amp;t=Snow%20Leopard%2C%20Haruskah%20Upgrade%20Sekarang%3F" id="facebook_share_both_435" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_435') || document.getElementById('facebook_share_icon_435') || document.getElementById('facebook_share_both_435') || document.getElementById('facebook_share_button_435');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_435') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	<center><script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28399" type="text/javascript"></script></center>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/mac/snow-leopard-haruskah-upgrade-sekarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masalah Charging MacBook Unibody</title>
		<link>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 16:10:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Go Blogz]]></category>
		<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=433</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini tidak akan memberikan how to solve masalah charging ini tetapi hanya berbagi, siapa tahu suatu saat anda mendapat masalah yang sama. Baru beberapa minggu pakai MBU tiba-tiba ada kejadian aneh yang ternyata masalah nya cukup serius walaupun kalau di lihat dari gejala nya bisa dibilang biasa-biasa saja. Dimulai dengan MBU mati secara tiba-tiba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini tidak akan memberikan how to solve masalah charging ini tetapi hanya berbagi, siapa tahu suatu saat anda mendapat masalah yang sama.</p>
<p>Baru beberapa minggu pakai MBU tiba-tiba ada kejadian aneh yang ternyata masalah nya cukup serius walaupun kalau di lihat dari gejala nya bisa dibilang biasa-biasa saja.</p>
<p><span id="more-433"></span></p>
<p>Dimulai dengan MBU mati secara tiba-tiba ketika sedang dipakai (adaptor tidak dipasang), secara reflex saya langsung menekan tombol power untuk menyalakan kembali dan memang tidak ada masalah, MBU bisa boot kembali dengan normal dan sayapun melanjutkan pekerjaan seperti biasa.</p>
<p>Beruntung waktu itu batrei MBU saya dalam kondisi full charge, setelah pemakaian tanpa charger sisa batrei masih sekitar 75%.<br />
Ketika saya kembali menggunakan charger (kebiasaan saya jarang kerja tanpa charger, karena kebiasaan laptop yang akan turun perporma kalau charger tidak dipasang), ada sedikit keanehan yaitu seperti yang saya bilang tadi sisa batrei 75% maka harusnya ketika charger dipasang, lampu led MagSafe berwarna orange terang tanda posisi sedang charging, tetapi sekarang warna nya biru redup hampir tidak terlihat kalau menyala.</p>
<p>Ditambah lagi status di menu bar menunjukan tanda <strong>power source : Battery</strong> padahal harusnya <strong>Power Source : Power Adapter</strong>.</p>
<p>Sempat satu malam saya pakai MBU saya dengan kondisi MagSafe terpasang dan aneh nya ternyata magsafe berfungsi karena batrei MBU saya tidak berkurang malahan bertambah walaupun dengan sangat lambat.</p>
<p>Setelah baca-baca di beberapa forum ada yang bilang coba reset PRAM dan SMC ternyata masalah tetap sama.</p>
<p>Ada juga yang menyarankan coba cabut batrei dan gunakan MagSafe saja apabila tidak mau menyala berarti logic board yang kena.. Waduh.. Logic Board = Motherboard di PC benda paling mahal kalau harus ganti.</p>
<p>Akhirnya diputuskan lebih baik ke AASP (Apple Authorised Service Provider) saja, di Bandung AASP hanya ada di Mall Parijs van Java. Tepat nya di Zoom Ground Floor C-02.</p>
<p>Di AASP saya dijanjikan waktu pengerjaan selama 7 hari kerja berhubung pada hari senin berikutnya adalah libur jadi kira-kira 10 hari MBU saya harus menginap. Untung saja ASUS A6Ja saya masih ada kalau tidak bisa repot kerjaan terbengkalai.</p>
<p>Berikut ini list test yang dilakukan oleh AASP</p>
<blockquote><p>- Verified The Symptom, Unit Unable To Charge</p>
<p>- Tried To Reset PRAM And SMC, Failed. Test With Different Power Adapter And Battery But The Symptom Still Persist</p>
<p>- Removed All Peripherals, Boot With Minimal Configuration, Removed Magsafe DC Board, Tried With Known-good Magsafe DC Board, Tried To Power On Without Battery, Connected To Power Adapter But Unit Will Not Power On.</p>
<p>- Logic Board Issue. Request Replacement Part To Apple Under Warranty Coverage. Done</p></blockquote>
<p>Seperti dilihat diatas langkah ke satu dan ke dua sama dengan yang sudah saya lakukan dan langkah mencoba dengan power tanpa batrei juga sudah saya lakukan dan ternyata, hasilnya adalah benar Logic Board nya yang bermasalah.</p>
<p>Untung masih dalam garansi coba kalau tidak, Harga logic board ada di kisaran $650 &#8211; $700 seharga sebuah laptop <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Progress service bisa dimonitor dengan sangat mudah, saya bisa melihat step-step yang dilakukan oleh AASP, jadi bisa tahu kalo benar Mac kita dibenerin atau tidak <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Akhirnya sekarang MBU saya sudah kembali, dan bisa melanjutkan aktifitas yang sempat tertunda karena data nya ada MBU (males backup).</p>
<p>Kesimpulan yang bisa diambil dari kejadian ini adalah:</p>
<p>1. Garansi MacBook (Apple Product) berlaku internasional dan benar-benar tanpa biaya dengan layanan profesional hanya sayang tidak banyak AASP berdiri di Bandung. Mungkin di kota lain malah tidak ada sama sekali dan apabila di service bukan di AASP garansi sangat mungkin hilang.</p>
<p>2. MacBook mungkin lebih handal ketika di bundle dengan Mac OS X tetapi terus terang saja, hardware versi Intel ini masih diragukan kwalitas nya (banyak orang bilang tidak setangguh versi sebelum intel).</p>
<p>3. Untuk MacBook garansi sangat perlu karena harga sparepart nya yang aduhai mahal. Saya sendiri berencana untuk membeli lisensi Apple Care untuk tambahan garansi selama 2 tahun (walaupun harganya mahaaaaaal 2.5jt).</p>
<p>4. Jangan ragu datangi AASP <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Udah ah tumpah sudah unek-unek nya terima kasih buat akang-akang di Zoom AASP, akang yang tidak kenalan dulu sama akang kenshin_himura (kaskuser katanya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ).</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Fgoblogz%2Fmasalah-charging-macbook-unibody.html&amp;t=Masalah%20Charging%20MacBook%20Unibody" id="facebook_share_both_433" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_433') || document.getElementById('facebook_share_icon_433') || document.getElementById('facebook_share_both_433') || document.getElementById('facebook_share_button_433');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_433') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/goblogz/masalah-charging-macbook-unibody.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengeksekusi .app di mac</title>
		<link>http://www.giest.org/mac/mengeksekusi-app-di-mac.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/mac/mengeksekusi-app-di-mac.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 04:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>
		<category><![CDATA[command]]></category>
		<category><![CDATA[console]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Catatan gaptek untuk hari ini adalah, saya menginstall zenoss untuk monitoring tetapi kemudian setelah beberapa saat baru kerasa gak cocok. Masalahnya adalah gimana cara uninstall nya Memang bisa saja sih delete folder /usr/local/zenoss kemudian bersih-bersih database, service dll tapi kan maless. Setelah baca manualnya ternyata cukup mudah, hanya perlu mengeksekusi uninstall.app muncul masalah baru yaitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Catatan gaptek untuk hari ini adalah, saya menginstall zenoss untuk monitoring tetapi kemudian setelah beberapa saat baru kerasa gak cocok.<br />
Masalahnya adalah gimana cara uninstall nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Memang bisa saja sih delete folder /usr/local/zenoss kemudian bersih-bersih database, service dll tapi kan maless.<br />
Setelah baca manualnya ternyata cukup mudah, hanya perlu mengeksekusi uninstall.app muncul masalah baru yaitu saya tidak mengerti bagaimana cara meng eksekusi .app karena ternyata dia berupa folder.<br />
Di *nix, yang saya tahu folder gak bisa di ekseksi tetapi ti mac bisa hehehehe..<br />
Setelah sedikit googling (gak sedikit sebener nya pusing juga cari nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) ketemu juga bahwa untuk mengeksekusi folder .app tinggal ketikan</p>
<pre lang="code">open -a /usr/local/zenoss/uninstall.app</pre>
<p>selanjutnya ikuti saja petunjuk uninstall di bagian GUI.<br />
seperti itu saja gampang kan? <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Fmac%2Fmengeksekusi-app-di-mac.html&amp;t=Mengeksekusi%20.app%20di%20mac" id="facebook_share_both_431" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_431') || document.getElementById('facebook_share_icon_431') || document.getElementById('facebook_share_both_431') || document.getElementById('facebook_share_button_431');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_431') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/mac/mengeksekusi-app-di-mac.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>E71 sebagai modem di Mac</title>
		<link>http://www.giest.org/gadget/e71-sebagai-modem-di-mac.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/gadget/e71-sebagai-modem-di-mac.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 05:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Mac]]></category>
		<category><![CDATA[E71]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata tidak susah untuk konek internet menggunakan E71 di Mac (Padahal tadinya sempet bingung ). Mac OS X Leopard tidak memerlukan driver tambahan untuk mengenali E71, tinggal pasang otomatis akan langsung terdeteksi E71 anda. Berikut langkah-langkah untuk setting nya. 1. Klik Logo Apple dan pilih System Preferences 2. Pilih Network nanti akan terlihat seperti ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata tidak susah untuk konek internet menggunakan E71 di Mac (Padahal tadinya sempet bingung <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Mac OS X Leopard tidak memerlukan driver tambahan untuk mengenali E71, tinggal pasang otomatis akan langsung terdeteksi E71 anda.</p>
<p><span id="more-425"></span></p>
<p>Berikut langkah-langkah untuk setting nya.</p>
<p>1. Klik Logo Apple dan pilih System Preferences<br />
2. Pilih Network nanti akan terlihat seperti ini<br />
<a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/06/picture-1.png"></a><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/06/picture-1.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-428" title="picture-1" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/06/picture-1-300x247.png" alt="picture-1" width="300" height="247" /></a></p>
<p>3. Selanjutnya klik E71 anda</p>
<p>4. Isikan *99# untuk telephone number dan biarkan Account Name dan Password kosong.</p>
<p>5. Selanjutnya anda klik tombol Advanced dan akan muncul tampilan seperti ini</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/06/picture-2.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-427" title="picture-2" src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/06/picture-2-300x215.png" alt="picture-2" width="300" height="215" /></a></p>
<p>6. Pada bagian vendor anda pilih Nokia, Model GPRS (GSM / 3G) sementara untuk APN karena saya menggunakan Telkomsel Flash Unlimited APN nya adalah internet. CID sendiri saya gak tahu apa fungsi nya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>7. Selanjutnya anda klik tombol OK dan silahkan coba untuk Connect.</p>
<p>Sebelumnya pastikan terlebih dahulu kalau E71 anda sudah bisa terkonek ke Internet, karena apabila E71 anda tidak bisa konek ke Internet maka Mac anda juga tidak akan bisa (Hanya Connecting&#8230;. kemudian Disconnect).</p>
<p>Gitu saja ya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Fgadget%2Fe71-sebagai-modem-di-mac.html&amp;t=E71%20sebagai%20modem%20di%20Mac" id="facebook_share_both_425" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_425') || document.getElementById('facebook_share_icon_425') || document.getElementById('facebook_share_both_425') || document.getElementById('facebook_share_button_425');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_425') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/gadget/e71-sebagai-modem-di-mac.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Pertama dengan MacBook Unibody</title>
		<link>http://www.giest.org/mac/pengalaman-pertama-dengan-macbook-unibody.html</link>
		<comments>http://www.giest.org/mac/pengalaman-pertama-dengan-macbook-unibody.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 16:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.giest.org/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun sudah basi, karena sudah keluar dari late 2008 tapi tidak apa-apa toh ini kali pertama saya ngebongkar box MacBook Unibody . Terus terang saja saya tidak merasa benar-benar gelap dengan yang namanya OS X, pengalaman menggunakan Hackintosh yang tadinya hanya iseng saja membuat saya benar-benar merasa ingin mencicipi Real Mac. Walaupun PC saya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walaupun sudah basi, karena sudah keluar dari late 2008 tapi tidak apa-apa toh ini kali pertama saya ngebongkar box MacBook Unibody <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
Terus terang saja saya tidak merasa benar-benar gelap dengan yang namanya OS X, pengalaman menggunakan Hackintosh yang tadinya hanya iseng saja membuat saya benar-benar merasa ingin mencicipi Real Mac. Walaupun PC saya sudah mampu menjalankan Mac OSX Tiger dengan sangat baik, tetap saja saya merasa ada sesuatu yang kurang.<br />
<span id="more-417"></span><br />
<a href="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/05/picture-1-2.jpg"><img src="http://www.giest.org/wp-content/uploads/2009/05/picture-1-2-300x157.jpg" alt="picture-1-2" title="picture-1-2" width="300" height="157" class="alignnone size-medium wp-image-419" /></a><br />
Akhirnya setelah bertahun-tahun menunggu berhasil juga saya membongkar box Mac yang terkenal itu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  benar-benar pengalaman yang luar biasa.<br />
Sudah bukan rahasia lagi kalau produk keluaran Apple selalu pelit dengan accessories, sehingga di artikel unboxing ini tidak banyak yang bisa saya ceritakan.<br />
Kesan pertama saya dengan MacBook Unibody ini adalah sangat rapi.<br />
Dari mulai susunan Dus, Buku Manual, CD dan MacBook nya sendiri di susun sedemikian rapi dan artistik. terasa beda dengan beberapa Laptop yang pernah saya bongkar.<br />
Sayang sekali saya tidak memotret langkah demi langkah, jadi saya coba mencari gambar-gambar dari internet saja buat sebagai gambaran. Tapi kalau benar-benar penasaran dengan yang namanya unboxing silahkan lihat di <a href="http://razzberrie.wordpress.com/2008/11/11/unibody-macbook-unboxing-pictures/">blog berikut ini</a><br />
Setelah bongkar-bongkar selesai selanjutnya saya mulai berusaha mengenal perbedaan MacBook dengan laptop saya terdahulu, kira-kira inilah impresi saya dengan MacBook Unibody.<br />
1. Cukup ringan.<br />
Dibandingkan dengan ASUS A6Ja saya terdahulu berat MacBook Unibody tidak ada apa-apanya <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  apalagi dengan Qosmio F15 yang pernah saya gendong-gendong selama di Timor Leste, benar-benar sangat enteng.</p>
<p>2. Artistik.<br />
Design yang cukup simple, tidak banyak warna aneh nya terlihat sangat serasi dan artistik sekali. Sangat enak untuk dipandang.<br />
Logo Apple dibelakang layar LCD bisa buat sedikit sombong kala nongkrong di cafe sambil menikmati internet gratisan <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>3. Where the h*** PC standard button.<br />
Sungguh saya kehilangan banyak sekali tombol di MacBook ini.<br />
Kira-kira inilah tombol-tombol yang saya sangat kehilangan.<br />
- Del (Delete di MacBook sama dengan backspace)<br />
- Insert<br />
- Page up &#038; Page down<br />
- Num Lock<br />
sampai sekarang saya masih kesulitan dengan kehilangan tombol-tombol tersebut. Mungkin suatu saat saya akan menemukan kombinasi tombol untuk menggantikan tombol-tombol tersebut.</p>
<p>4. Hey mana tombol trackpad nya?<br />
Di MacBook Unibody, sudah tidak ada lagi yang namanya tombol trackpad karena semua bagian dari trackpad ini adalah tombol. Anda bisa klik dibagian mana saja dari trackpad benar-benar sebuah revolusi dari pakem trackpad yang selama ini ada.<br />
Perlu waktu untuk membiasakan diri menggunakan trackpad multi touch ini. Apalagi saya sudah sangat terbiasa dengan yang namanya click kanan di Linux / Windows.</p>
<p>5. Jarak antar key terlalu jauh.<br />
Bertahun-tahun biasa menggunakan keyboard standar, kemudian dikasih keyboard versi Mac benar-benar tersiksa <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
Saya seolah disuruh belajar mengetik lagi karena posisi jari yang sudah terbiasa dengan ukuran antar key yang tidak terlalu renggang sekarang harus sedikit dibuka lebar-lebar yang akbiatnya sering salah pijit tombol.</p>
<p>6. ALT dan CTRL<br />
posisi ALT dan CTRL yang kebalik antara di standar keyboard dengan mac keyboard terasa aneh karena saya sering sekali salah memijit control dengan command.</p>
<p>7. OS dan Aplikasi</p>
<p>Ok itu semua dari segi design. Dari segi OS sendiri seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, saya tidak mengalami banyak kesulitan karena pengalaman bermain dengan Hackintosh ditambah Ubuntu yang saya pakai menggunakan Mac4Lin themes membuat look and feel nya benar-benar mendekati Mac OS X dan itu mempercepat saya bedaptasi dengan Mac OS X.</p>
<p>Dari segi tampilan yang benar-benar membuat perasaan kehilangan hanyalah tidak adanya start menu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Dan itu satu-satu nya kekurangan Mac OS X yang saya rasa cukup mengganggu.<br />
Memang benar sudah ada Stacks pada Mac OS 10.5 (leopard) tetapi tetap saja tidak selengkap dan se otomatis start menu.</p>
<p>Mac OS X yang berbasis FreeBSD membuat saya benar-benar tidak merasa menggunakan barang baru. Command-command *nix bisa digunakan dengan lancar walaupun harus menyesuaikan lagi dengan struktur directory yang agak berbeda dengan FreeBSD. Tapi itu bisa saya lalui dengan cukup mudah.</p>
<p>Aplikasi Macports yang berfungsi mirip ports di FreeBSD sangat membantu saya dalam menginstall aplikasi-aplikasi tambahan via console. Dan akibatnya sekarang MacBook saya sudah memiliki aplikasi-aplikasi yang tidak jauh berbeda dengan aplikasi yang saya pakai sebelumnya di Ubuntu <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sekarang saya mungkin masih jauh dari kata efektif dalam menggunakan MacBook ini. Karena saya lebih sering berkutat dengan console daripada GUI OS X yang indah. Tetapi saya masih punya cukup waktu untuk belajar dan mencari apa saja yang harus saya optimalkan dengan MacBook ini.</p>
<p>Mudah-mudahan saja harddisk tidak cepat penuh dengan aplikasi-aplikasi aneh yang saya install <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau nemu sesuatu yang baru saya pastikan akan selalu di Post disini. Dan dengan ini saya juga menambah satu tag dan categori di blog ini yaitu category Mac <img src='http://www.giest.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fwww.giest.org%2Fmac%2Fpengalaman-pertama-dengan-macbook-unibody.html&amp;t=Pengalaman%20Pertama%20dengan%20MacBook%20Unibody" id="facebook_share_both_417" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_417') || document.getElementById('facebook_share_icon_417') || document.getElementById('facebook_share_both_417') || document.getElementById('facebook_share_button_417');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_417') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.giest.org/mac/pengalaman-pertama-dengan-macbook-unibody.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
