“GRATIS” Palsu Dari Astro

Setelah ASTRO blackout selama 4 hari akhirnya datanglah tagihan bulanan dengan embel-embel stiker “GRATIS” yang ternyata cuman 4 hari itu saja yang dibilang “GRATIS”. Mengingat alasan saya memilih ASTRO daripada Indovision adalah Liga Inggris dan dalam rentang waktu 4 hari blackout itu ada satu pertandingan wajib tonton (MU vs Arsenal) yang jadinya terlewat, sepertinya “GRATIS” 4 hari yang kalau di uangkan sama dengan Rp 12.259 (Dua Belas Ribu Dua Ratus Lima Puluh Sembilan Rupiah) terasa sangatlah tidak adil.

Kata-kata GRATIS sepertinya sangat tidak pas untuk ditempelkan di amplop tagihan bulanan karena seharusnya itu adalah kompensasi dan bukan GRATIS. Kompensasi ketidak becusan ASTRO untuk mengikuti peraturan pemerintah dan juga kompensasi untuk hilangnya kesempatan menikmati siaran yang menjadi alasan dipilihnya ASTRO.

Dengan kata-kata gratis seolah-olah itu adalah bonus yang diberikan oleh ASTRO untuk pelanggan. Padahal dengan nilai segitu untuk mengganti blackout rutin setiap kali hujan saja saya rasa tidak mencukupi.

Untuk diketahui ASTRO mati (tidak ada gambar ato gambar patah-patah) di Bandung dan di musim hujan ini bisa dirata-ratakan lebih dari 15menit per hari dan itu tidak pernah jadi pertimbangan untuk “GRATIS” atau kompensasi. ASTRO hanya memberikan  “GRATIS” untuk sesuatu yang besar saja sementara yang kecil-kecil tidak menjadi perhitungan mereka.

Saya masih ingat ketika saya berlangganan Internet ke salah satu ISP lokal di Bandung, Mereka menerapkan perhitungan kompensasi per menit apabila kurang dari 2 jam dalam satu hari dan akan dianggap  mati  satu hari penuh apabila ada masalah lebih dari 2 jam. Dan kalau saya tidak salah (tolong koreksi kalau salah) Telkom juga menerapkan prinsip yang sama yaitu apabila terjadi gangguan lebih dari sekian hari maka tagihan bulan tersebut akan dihilangkan.

Tetapi ASTRO dengan santai nya menyebut kompensasi sebagai “GRATIS” dan entah muncul dari mana perhitungan  Rp 12.259 untuk empat hari ini muncul, karena kalau saya hitung Rp 250.000 / 30 (jumlah hari pada bulan April) = Rp 8.333 / hari atau untuk empat hari harusnya minimal kompensasi nya (kalo tidak tahu malu) adalah sekitar Rp 33.333. Sementara kalau hanya Rp. 12.259 berarti saya hanya dikasih kompensasi Rp. 3.064,75 / hari. Yang artinya lagi “GRATIS” yang dibilang oleh ASTRO justru dari saya sebagai pelanggan kepada mereka bukan dari ASTRO ke saya karena saya telah membayar Rp. 5.268,58 selama 4 hari untuk service yang tidak mereka berikan.

Sekali lagi kekecewaan saya bertambah, setelah Signal Jelek, Fasilitas Decoder yang sangat minim, sekarang ditambah tidak tahu diri membohongi public dengan kata “GRATIS”.

Mudah-mudahan Indovision mempunyai keberanian untuk menayangkan Liga Inggris sehingga saya bisa terbebas dari “No Signal” dan “GRATIS” palsu ala ASTRO dan saya bisa langsung memutuskan untuk memilih Indovision daripada ASTRO.


Info Artikel

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.