Gateway Sederhana Dengan Fedora Core
Setelah bikin artikel tentang installasi gateway sederhana dengan Slackware ternyata ada pertanyaan dari bung wong_ct mengenai gateway sederhana di Fedora, Yaa biar gak dibilang pilih kasih akhirnya dibikin juga buat FC (buat FreeBSD nya malahan belum aja :D).
Ya gini deh jadinya, sorry kalo hasilnya kasar banget, walaupun sudah dianggap selesai tapi post ini tetep akan di edit apabila ada kekurangan, kesalahan atau mau nambah sesuatu so kalo ada apa-apa comment aja ya.
Ok kita mulai dengan setting IP address aja ya
IP Address settings
Berhubung yang akan kita setup adalah sebuah gateway, pastikan bahwa komputer ini memiliki minimal 2 ethernet. Satu untuk konek ke Internet dan satu ke client.
Untuk setup IP address di Fedora Core anda tinggal melihat folder /etc/sysconfig/network-scripts/ maka minimal anda harus memiliki dua file ini yaitu ifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1 yang isi nya kira-kira mirip seperti ini:
dan
Kemudian anda juga harus mengecek dan mengedit (apabila diperlukan) file /etc/sysconfig/network yang isinya kira-kira seperti berikut ini
silahkan di edit dengan editor kesayangan anda untuk disesuaikan dengan configurasi network anda.
setelah selesai meng edit file ifcfg-eth0 dan ifcfg-eth1 silahkan restart network dengan perintah
Atau apabila anda pusing dengan langkah diatas silahkan ketika setup dan pilih menu Network Configuration dan ikuti petunjuknya
DNS Server / Named
Apabila anda memilih untuk menginstall DNS server pada saat installasi maka tahap ini bisa dilewat, tetapi apabila anda lupa memilih untuk menginstall dns server silahkan anda masukan DVD installer fedora core 6 dan ketikan perintah berikut ini.
apabila dengan perintah diatas anda menemukan pesan seperti berikut ini, berarti bind sudah terinstall.
Apabila bind sudah terinstall yang harus anda lakukan sekarang adalah mengaktifkan nya dengan cara mengetikan perintah.
file config yang dipakai saat ini adalah /etc/named.caching-nameserver.conf apabila anda tidak puas silahkan edit sendiri file tersebut ![]()
supaya server memakai dns server sendiri sebelum mencari ke luar silahkan edit file /etc/resolv.conf menjadi kira-kira seperti ini.
value untuk search dan nameserver kedua silahkan disesuaikan.
kemudian sekarang kita test dns server kita dengan perintah seperti berikut
kira-kira akan menghasilkan jawaban seperti diatas. Silahkan di test sendiri ![]()
Supaya named dijalankan setiap kali restart silahkan ketik setup kemudian pilih System services –> pilih named –> tekan spacebar sampai ada tanda * pada kotak named –> tab –> panah kiri / kanan untuk memilih ok –> enter –> pilih quit dan enter.
DHCP Server
Secara default dhcp server belum terinstall dan tidak ada didalam pilihan paket ketika installasi jadi anda harus menginstallnya secara manual seperti berikut ini;
seperti biasa perintah ls dhcp-* untuk melihat list file yang bernama dhcp- bagian depannya selanjutnya anda tinggal mengetikan rpm -Uvh dan nama file rpm dari dhcp server.
setelah installasi selesai, selanjutnya anda harus membuat sebuah config file dhcpd.conf yang disimpan di /etc. File yang sudah ada di /etc/dhcpd.conf itu masih kosong jadi lebih baik anda mengambil dari contoh dhcpd.conf.example caranya seperti berikut ini.
Silahkan sesuaikan IP address dan subnetmask serta range IP address yang akan anda perbolehkan untuk dipakai oleh client anda.
Apabila anda ingin contoh dhcpd.conf silahkan buka artikel berikut ini
http://www.giest.org/linux/installasi-dhcpd.html
Setelah selesai editing file dhcpd.conf sekarang coba jalankan dhcpd dengan perintah
Apabila ketika mengetikan service dhcpd start muncul failed silahkan anda buka messages log untuk melihat dimana kesalahan nya. kemudian perbaiki dan ulangi.
Setelah semuanya ok seperti DNS server diatas sekarang kita pasang dhcpd sebagai service yang dijalankan setiap kali boot dengan cara mengetikan setup dan memilih system services.
SQUID
Squid secara default bisa diinstall dari pertama kali pada Fedora Core 6 tetapi apabila belum untuk menginstallnya dari paket RPM tidak lah sulit, cukup lakukan seperti berikut ini.
Selanjutnya yang harus anda lakukan adalah setting squid.conf yang tersimpan di folder /etc/squid. Silahkan edit dengan menggunakan text editor kesayangan anda.
Kalau anda perlu contoh squid.conf yang sudah jadi silahkan buka
http://www.giest.org/linux/squid-26-installation.html
Setelah anda selesai otak-atik squid.conf Selanjutnya untuk memulai pertama squid anda silahkan ketik
Perintah pertama adalah untuk membuat cache_dir dan perintah yang kedua untuk menjalankan squid dalam debug mode untuk melihat apakah ada kesalahan configurasi atau tidak. Apabila squid sudah bisa jalan silahkan terminate debug mode dengan mengetikan ctrl+c
Selanjutnya jalankan squid dengan perintah
seperti biasa biar bisa jalan secara otomatis jalankan ketikan setup dan pilih system service dan pilih squid.
IP Forward
Supaya komputer yang diinstall FC6 anda bisa menjadi jembatan untuk komunikasi antara client LAN dengan Internet maka terlebih dahulu harus mengaktifkan ip forward caranya dengan mengetikan seperti berikut ini.
Selanjutnya supaya ip_forward dijalankan setiap kali restart silahkan edit file /etc/sysctl.conf dan rubah nilai nol untuk net.ipv4.ip_forward menjadi 1.
iptables
Setelah semua aplikasi pendukung siap sekarang kita lanjutkan dengan sentuhan terakhir yaitu setting IP tables. Silahkan sesuaikan perintah berikut ini dengan kebutuhan anda.
Supaya rules iptables diatas bisa jalan setiap kali restart sepertinya lebih enak kalau rules tersebut dipasang di /etc/rc.local dengan terlebih dahulu flush rules default FC6.
Kayaknya cukup segitu ya? ato masih kurang? ato malah error hehehehehe ya maaf, abis ngetiknya keburu-buru ngejar setoran.
dedicated buat wong_ct
Info Artikel

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.




4 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]