Installasi FC6 Buat Pemula (banget)
Setelah bikin artikel installasi Slackware yang full screenshoot kayaknya agak kurang fair kalo distro yang installasi nya pake GUI gak dibikinin artikelnya, jadinya ya dibuat juga artikel Installasi Fedora Core 6 dengan screenshoot yang lumayan banyak juga.
Fedora Core saat ini merupakan salah satu dari beberapa distro Linux yang memiliki banyak penggemar. Walaupun banyak pro kontra mengenai keberadaan distro yang didukung oleh RedHat ini, tetapi tetap saja FC memiliki banyak penggemar terutama para pemula Linux.
Ok enough cuap-cuap nya kalau anda ingin lanjutkan silahkan klik readmore tapi seperti biasa artikel ini banyak gambarnya jadi sabar aja ya kalo agak lambat ketika load.
Installasi Fedora Core 6 sangatlah mudah, apalagi untuk anda yang pernah mencoba installasi Windows pasti tidak akan mengalami banyak kesulitan. GUI nya sudah bagus dan mudah untuk di ikuti ditambah dengan dukungan bahasa yang cukup lengkap anda tidak perlu pusing lagi menerjemahkan setiap perintah yang ada.
Seperti biasa installasi dimulai dari memasukan CD / DVD FC6 anda dan setting bios supaya bisa boot dari CD / DVD. Setelah semua selesai anda akan menemui boot menu seperti berikut ini.
Selanjutnya anda tinggal tekan enter saja dan akan dibawa ke menu untuk mengecek CD / DVD anda. Kalau anda cukup sabar dan tidak yakin dengan CD / DVD anda maka pilih oke. Tetapi karena saya orang nya tidak sabaran ya saya pilih skip saja :).
Berikutnya anda akan memulai mode GUI dalam installasi FC6 ini. Disini anda harus menggunakan mouse. Setelah pilih Next pertama kali kemudian anda akan diminta untuk memilih bahasa pengantar installasi. Anda bisa memilih bahasa Indonesia kalau menurut anda Bahasa Inggris cukup merepotkan.
Berikutnya adalah proses pemilihan dan pembuatan partisi. Bagian inilah yang selalu menjadi masalah pemula di Linux apalagi yang ingin menginstall Linux secara dual boot dengan Windows atau OS yang lain. Disini saya hanya akan menampilkan installasi Linux pada dedicated harddrive dimana Linux akan di Install pada harddisk yang hanya di isi oleh Linux saja.
Pilihan model pembuatan partisi ada empat yaitu, menghapus semua partisi linux yang sudah ada (berarti harus sudah ada partisi linux sebelumnya dan apabila ada partisi non linux akan diabaikan). Kemudian pilihan lainnya yaitu menghapus seluruh partisi yang ada baik itu Linux, Non Linux maupun Partisi yang tidak dikenal ataupun kosong kemudian akan dibuat partisi default. Selanjutnya adalah hanya mempergunakan partisi kosong saja (artinya kalau ada partisi yang sudah terisi apa saja baik itu linux atau non linux maka tidak akan disentuh). Dan yang terakhir adalah custom. Model custom membebaskan anda untuk memilih sendiri partisi yang mau dibikin. Memang sedikit advance tapi tidak terlalu sulit koq jadi jangan terlalu takut mencoba model ini.
Untuk Membuat partisi dengan custom mode anda tinggal pilih partisi kosong yang mau dibuat partisi, kemudian klik new, tentukan ukuran dan jenis partisi nya, seperti biasa buat juga swap partition dengan ukuran 2 kali kapasitas memory RAM anda apabila anda memiliki ram kurang dari 512MB.
Setelah selesai proses pembuatan partisi selanjutnya anda akan ditanya dimana anda akan menginstall boot loader. Anda bisa membiarkan pilihan default nya tidak usah di rubah langsung next saja.
Selanjutnya adalah setting network IP address. Disini anda bisa menggunakan DHCP atau mengisikan nya secara manual, itu semua tergantung setup dari jaringan anda tetapi apabila FC6 ini akan dijadikan server biasanya anda harus memasukan IP statik disini. Jadi silahkan anda atur sendiri IP nya atau tanyakan ke admin jaringan anda.
Berikutnya adalah setting timezone, beruntung sekali pengguna Fedora Karena setting timezone sudah menggunakan peta sehingga anda tinggal klik dilokasi anda dimana dan Installer Fedora akan otomatis memilih timezone wilayah yang anda klik tersebut.
Setelah pemilihan timezone berikutnya adalah mengisikan password root. Isikan password dua kali dan harus sama.
Berikutnya adalah memilih paket yang akan di install. Silahkan dipilih paket berdasarkan keperluan apabila anda menginstall FC6 hanya untuk pemakaian sehari-hari maka cukup anda pilih Office and Productivity tetapi apabila anda ingin menggunakan FC6 sebagai server maka Office and Productivity nya yang di buang dan pilih yang lain.
Selanjutnya anda tinggal menunggu sampai proses pemilihan paket dan installasi selesai kemudian restart untuk boot FC6 untuk pertama kali dan melakukan configurasi.
Inilah tampilan boot loader Grub yang dipakai oleh FC6. Anda tinggal tekan enter saja untuk boot.
Setelah proses boot selesai, berikutnya adalah Welcome Screen dan License agreement anda cukup pilih yes dan next.
Kemudian anda diminta untuk memilih apa saja yang akan diperbolehkan untuk diakses di komputer anda oleh user dari luar atau lebih dikenal dengan Firewall. Anda tentukan sendiri apa saja yang akan dipilih tinggal klik saja.
Setelah configurasi firewall selanjutnya silahkan set Jam dan tanggal dari komputer anda apabila masih belum benar, kalau sudah benar bisa dilewat.
![]()
Untuk penggunaan sehari-hari sangat tidak disarankan untuk menggunakan account root oleh karena itu anda diharuskan membuat satu account regular user untuk dipakai sehari-hari. Silahkan isikan informasi nya dibagian ini.
Kemudian anda akan diminta untuk test soundcard anda, apabila speaker anda mengeluarkan suara berarti semua sudah ok dan siap dipakai. Apabila belum ya terpaksa dilewat dulu untuk kemudian di set lagi nanti.
Ok sekarang semuanya sudah beres selanjutnya anda tinggal mencoba untuk login dengan user dan password yang baru saja anda buat.
Ok sekarang semuanya sudah beres dan Fedora Core anda sudah siap untuk dipakai.
Selamat Menggunakan Linux anda.
Info Artikel

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.



(3 Votes, nilai: 3.67 dari 5)
22 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]