Virtual Machine (Ms Virtual PC)
Setelah sebelumnya berhasil membuat fixed size virtual harddisk sekarang kita lanjutkan membuat virtual Machine yang nantinya akan kita pakai sebagai Komputer Virtual untuk coba-coba OS
Kalau komputer anda cukup bertenaga anda bisa mencoba-coba aplikasi dengan GUI yang aduhai semacam Windows XP atau Linux / *nix dengan Xwindows nya. Tapi tentu saja kalau Virtual PC ini dibebani dengan OS yang haus resource kayak gitu kayaknya Virtual PC gak akan nyaman untuk dipake. Berikut ini langkah-langkah membuat virtual Machine di Ms Virtual PC yang walaupun sudah pakai wizard sangat mudah tetep saja ada yang nanya gimana cara bikin virtual machine nya :P.
Seperti biasa dihalaman berikutnya akan ada beberapa gambar jadi sabar aja ya kalo agak lelet.
Ok Kita mulai disini pertama jalankan virtual PC. Apabila anda masih belum memiliki satupun virtual machine anda akan otomatis dibawa ke tampilan new virtual machine wizard jadi silahkan lewat langkah ini. Tetapi apabila anda tidak dibawa langsung ke wizard pembuatan virtual machin jangan takut anda bisa memulai nya dengan klik File kemudian pilih New Virtual Machine Wizard (Sorry gambar nya pake yang lama jadi nunjuk ke Virtual Disk Wizard :P)
Langkah berikutnya anda tinggal klik Next karena pilihan nya cuman ada Next sama Cancel. Kecuali kalo anda memang mau keluar dari Virtual Machine Wizard pilihan nya cuman satu yaitu Next. Berikutnya anda akan disuruh untuk memilih membuat virtual machine baru, membuat virtual machine dengan opsi default dimana anda tidak memiliki keinginan untuk melakukan perubahan dari setingan standar nya virtual PC atau anda sudah punya Virtual Machine di Harddisk dan mau di masukan ke List virtual Machine.
Disini karena saya tidak mau pake opsi standar Virtual PC dan belum memiliki Virtual Machine sebelumnya saya memilih Create New Virtual Machine.
Berikutnya adalah menentukan lokasi virtual Machine akan disimpan. Tolong diperhatikan bahwa virtual Machine dan Virtual Harddisk itu berbeda disini yang akan disimpan adalah settingan dari Virtual Machine saja tidak beserta harddisk nya jadi space yang diperlukan tidak akan terlalu besar. Apabila anda memiliki space harddisk yang cukup besar anda mungkin ingin menyatukan virtual machine dengan virtual hard disk nya dalam satu folder. Setelah anda menentukan lokasi penyimpanan virtual machine berikutnya adalah menentukan OS apa yang anda ingin install.
Ms Virtual PC yang saya pakai masih belum support OS non Microsoft secara default (padahal waktu masih sama connectics sudah support
dibuang kali ya sama Mikocok) tetapi tenang saja bukan berarti Virtual PC tidak bisa dipakai untuk mencoba OS non Microsoft bisa sih bisa cuman gak ditampilkan secara langsung disitu hanya ada pilihan Others dan memang kita akan memilih itu :D. Selanjutnya adalah menentukan besar memory yang akan dipakai. Disarankan memory yang dipakai tidak lebih dari setengah total memory sebenar nya yang kita miliki. Alasan nya ketika dijalankan Virtual PC akan memakai memory yang ditentukan ini untuk dipakai oleh OS yang di install di Virtual PC sementara Virtual PC nya sendiri memerlukan Memory untuk dirinya sendiri jadi ketika aktif virtual PC akan memakai memory lebih dari yang kita alokasikan di setting ini.
Nah sekarang kita akan ditanya apakah akan memakai Virtual Harddisk yang sudah ada atau akan Membuat virtual Harddisk yang baru. Disini kita pilih existing virtual hard disk karena sebelumnya sudah membuat virtual harddisk sesuai keinginan kita jadi dilangkah berikutnya tinggal kita tunjukan saja ke lokasi virtual Harddisk tersebut.
Ok semuanya selesai dan inilah hasilnya sebuah virtual machine telah selesai dibuat dan akan muncul di virtual PC console.
Info Artikel

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.



5 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]