Ketika Kebebasan Sudah Di Tindas
Tadi siang sekitar jam 11:30 an tiba-tiba masuk SMS dari temen yang udah lama banget gak ada kontak. Isinya lumayan mengejutkan “Sep, tolong lafaek ditutup dulu soalnya yg pro mari lagi ancam media termasuk lafaek dan bisa membahayakan saya dan fongtil soalnya mereka baru merusak tvtl.” mungkin anda bingung siapa yang kirim dan apa yang terjadi dengan si pengirim SMS tersebut.
Yang kirim SMS tersebut temen saya di Timor Leste, bernama Lemi yang bisa dikatakan teman terdekat saya ketika saya bekerja selama beberapa tahun di Timor Leste, dia rekan kerja yang sangat ingin melihat Timor Leste bisa berkembang dan dilihat dimata Dunia. Terus mungkin anda juga bingung apa sih lafaek yang harus di tutup itu?, Lafaek dalam bahasa Tetum artinya Buaya, tapi kita ngga ngomongin soal buaya disini Lafaek yang dimaksud adalah http://www.lafaek.com/ sebuah portal berita tanpa modal yang berusaha mengakomodir semangat dan keinginan Putra - Putri Timor Leste baik yang ada di dalam negri atau yang lagi merantau untuk berkomunikasi dan mengemukakan pendapat mereka tentang apa yang terjadi di Timor Leste saat ini. Lafaek.com lumayan berkembang dengan cepat, hanya dalam beberapa bulan saja sudah menjadi sedemikian populer dikalangan mahasiswa Timor diperantauan. Mereka bilang belum lengkap buka internet tanpa mengunjungi Lafaek.com disana mereka bisa saling teriak adu argumentasi dan mengemukakan pendapat dengan leluasa tidak seperti ketika jaman-jaman kolonialisme dulu dimana bicara berarti siksaan. Setelah Timor Leste merdeka tahun 2002 (referendum 1999 tapi masih belum punya pemerintahan sendiri) sepertinya angin segar mulai berhembus negara baru telah berdiri dengan label Demokrasi tertanam. Ya Republik Demokratik Timor Leste telah berdiri tahun 2002 negara termuda di era millenium ini. Tapi apa daya baru kurang dari empat tahun kebebasan itu dirasakan kini mulai datang lagi gangguan, sekarang bukan dari luar tapi dari dalam Timur dan Barat mulai bertengkar, Para pemimpin menggunakan masa untuk mengukuhkan kekuatan nya yang jadi korban siapa? pasti rakyat kecil yang selalu terhimpit ditengah-tengah. Para pemimpin berkelahi, saling menyalahkan dan saling menuding. Media dimanfaatkan oleh kedua belah pihak untuk mengungkapkan apa yang mereka inginkan. Walaupun kadang Media-media di negara termuda ini masih belum 100% profesional, masih sering memasukan berita yang tidak di cross check terlebih dahulu tetapi saat ini hanya Media lah yang jujur terhadap masyarakat Timor Leste bagaimana keadaan sebenar nya. Lafaek.com yang baru berusia sekitar 6 bulan adalah salah satu media yang hanya berusaha mengumpulkan informasi seputar Timor Leste dari berbagai sumber. Keterbatasan dana dan orang mengakibatkan Lafaek.com tidak bisa memiliki jurnalis untuk mendapatkan berita. Mungkin Lafaek.com bisa dianggap melanggar hak cipta karena main copy paste berita dari tempat orang tanpa permisi tapi sepertinya pengunjung Lafaek.com tidak peduli dengan berita nya karena memang dituliskan juga dari mana sumber berita tersebut diambil. Yang mereka sukai adalah adanya tempat meluapkan perasaan dengan berkomentar terhadap suatu berita dimana di Lafaek.com pengunjung dikasih kebebasan untuk berkomentar dan menanggapi komentar yang lainnya. Berita-berita di Lafaek.com mungkin sangatlah tidak up-to date karena ya namanya juga copyan. Tapi tetap saja orang-orang datang berkunjung. Kenapa orang tetap datang walaupun beritanya tidak hangat lagi? hanya satu alasannya, mereka setia berkunjung karena mereka berharap dapat membaca komentar dari yang lain dan berusaha mengomentarinya lagi. Lucu memang kalau dilihat komentar yang diberikan selalu jauh lebih panjang dari berita yang ditampilkan. Tapi itu adalah seni dari Lafaek.com. Sekarang kebebasan berkomentar itu berusaha dimatikan oleh segelintir orang yang mungkin merasa tersentil oleh berita copyan yang ada ditampilkan di Lafaek.com. Ancaman demi ancaman di tebar, terror mulai dilakukan. Demi kebaikan orang-orang yang berusaha memberikan wadah untuk Putra-Putri Lorosa’e dalam berkomentar. Akhirnya mulai hari ini, Untuk sementara tetapi untuk waktu yang sangat tidak ditentukan. Lafaek.com ditutup Semoga secepatnya bisa dibuka kembali!!!
Info Artikel

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 License.


(1 Votes, nilai: 4 dari 5)
2 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]